Path: Top > S1-Final Project > School of Business and Management > 2017

ANALYSIS OF EFFECTIVENESS OF ENTREPRENEURSHIP TRAINING ON INMATES IN BIMKER RUTAN KELAS 1 BANDUNG

ANALYSIS OF EFFECTIVENESS OF ENTREPRENEURSHIP TRAINING ON INMATES IN BIMKER RUTAN KELAS 1 BANDUNG

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-15 20:47:51
Oleh : Muhammad Adriansyah (NIM 19014189), School of Business and Management
Dibuat : 2017-09-15, dengan 1 file

Keyword : inmates, entrepreneurship, training, training effectiveness, Bimker Rutan Kelas 1 Bandung

Dalam Penjelasan UU Republik Indonesia nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan

disebutkan jika penghuni Lembaga Pemasyarakatan memiliki hak untuk memperoleh

pembekalan. Rutan Kelas 1 Bandung, sebagai salah satu Lembaga Pemasyarakatan, memiliki

salah satu tempat pelatihan untuk pembekalan kewirausahaan para narapidana yang disebut

Bimker Rutan Kelas 1 Bandung. Penelitian pendahuluan yang dilakukan di Bimker

menunjukkan jika terdapat keluhan dari manajer kepala terkait dengan aktivitas pelatihan yang

dilakukan oleh para peserta. Manajer merasa jika ada ketidak-sesuaian antara aktivitas di

pelatihan kewirausahan dengan tujuan dari pelatihan ini dilaksanakan.

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketidak-sesuaian

antara aktivitas pelatihan dengan tujuan pelatihan beserta memahami dan menemukan solusi

supaya pelatihan bisa berjalan secara efektif. Penelitian ini menggunakan metode naratif

dengan memahami sudut pandang narasumber berdasarkan cerita (narasi) tentang pelatihan

kewirausahaan yang disampaikan melalui wawancara. Wawancara dilakukan dengan

mengajukan pertanyaan yang bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan kewirausahaan

berdasarkan 3 dari 4 ukuran evaluasi pelatihan dari Kirkpatrick, yaitu: reaksi, pembelajaran,

dan perilaku.

Hasil dari evaluasi pelatihan kewirausahaan menunjukkan jika para peserta pelatihan berhasil

meningkatkan kemampuan di bidang keahlian tertentu, namun mereka merasa jika kompetensi

kewirausahaan yang mereka miliki belum meningkat. Maka kebutuhan pelatihan

kewirausahaan di Bimker ialah pelatihan untuk pembekalan kompetensi kewirausahaan.

Selama ini, pelatihan dilakukan dengan metode pelatihan di dalam kerja yang dikelola oleh

manager-manager yang tidak kompeten di bidang kewirausahaan. Peneliti merekomendasikan

solusi agar pelatihan dilakukan dengan metode pelatihan di luar kerja dengan tujuan agar

kompetensi kewirausahaan para peserta dapat meningkat dan mereka dapat menampilkan

aktivitas kewirausahaan dengan kapabilitas kewirausahaan yang dimiliki.

Deskripsi Alternatif :

In the Elucidation of Law of the Republic of Indonesia number 12 of 1995 on Pemasyarakatan

is mentioned if the residents of the Penitentiary have the right to obtain training and learning.

Rutan Kelas 1 Bandung, as one of the Penitentiary, has one of the training places for the

prisoners' entrepreneurial training called Bimker Rutan Kelas 1 Bandung. Preliminary research

conducted in Bimker shows if there is a complaint from head manager related to the training

activities undertaken by the participants. The manager felt that there was a discrepancy

between the activities in entrepreneurship training with the purpose of the training being

carried out.

Therefore, this study aims to determine the factors causing the discrepancy between training

activities with training objectives and understand and find solutions so that training can run

effectively. This research uses the narrative method by understanding the perspective of

resource based on the story (narrative) about entrepreneurship training delivered through the

interview. Interviews were conducted by asking questions aimed at evaluating

entrepreneurship training based on 3 of 4 training evaluation measures from Kirkpatrick,

namely: reaction, learning, and behavior.

The results of the evaluation of entrepreneurship training show that if trainees succeed in

improving technical skills in certain areas of expertise, they feel that their entrepreneurial

competence has not increased. Then the need for entrepreneurship training in Bimker is

training for debriefing entrepreneurial competencies. During this time, the training was

conducted with on-the-job training methods managed by incompetent managers in the field of

entrepreneurship. The researcher recommends the solution for the training to be done with an

off-the-job method in order to increase the entrepreneurship competence of the participants

and they can show entrepreneurial activity with their entrepreneurial capabilities.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Anggara Wisesa, S.Hum., MM., Editor: Taupik Abidin

File PDF...