Path: Top > Member > hidayat@unix.lib.itb.ac.id

PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM UNIT IKK KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT (Studi Kasus: Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-11-24 13:45:15
Oleh : Muhamad Akmaludin (15713024), S1 - Environmental Infrastructure Engineering-FTSL
Dibuat : 2017-11-24, dengan 11 file

Keyword : SPAM Unit IKK, perlingungan mata air (PMA), transmisi, desinfeksi, distribusi ; water supply system Unit IKK , spring water protection (PMA), transmition, desinfection, distribution

Kecamatan Karangpawitan memiliki luas wilayah 5.207 Ha, terdiri dari 16 desa dan 4 kelurahan. Perencanaan penyediaan air minum di Kecamatan Karangpawitan dipertimbangkan selama 10 tahun sebagai periode perencanaan yang dibagi ke dalam 2 tahap. Tahap I dilaksanakan dari tahun 2018 hingga tahun 2022 dengan kapasitas pengolahan 96,55 L/detik, meliputi pengerjaan pemasangan pipa transmisi baru, pemasangan jaringan distribusi, dan pembangunan broncaptering dan reservoir distribusi. Tahap II dilaksanakan dari tahun 2023 hingga tahun 2027 dengan kapasitas pengolahan 135,92 L/detik, meliputi perluasan instalasai air bersih untuk memenuhi kebutuhan pelayanan sampai tahun 2027. Pemenuhan kebutuhan air tersebut akan diambil dari sumber mata air Ciburial yang memiliki debit sebesar 2.440 L/detik, secara kuantitas pemanfaatan 135,92 L/detik untuk periode waktu 10 tahun hanya sebesar 5,57 % dari kapasitas mata air Ciburial, sehingga kehidupan akuatik air masih tetap terjaga. Kualitas air dari mata air Ciburial hasil analisa dan dibandingkan dengan baku mutu air minum Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Perencanaan dimulai dengan memproyeksikan jumlah penduduk, memproyeksikan fasilitas umum dan sosial, menghitung kebutuhan air minum, dan mengukur kualitas air baku. Sistem penyediaan air yang direncanakan untuk mengolah mata air Ciburial adalah perlindungan mata air (PMA) atau intake, sistem transmisi secara pemompaan dengan menggunakan pompa sentrifugal dengan spesifikasi total head (HT) 155 meter dan kapasitas (Q) 75 L/detik, pengaliran digunakan pipa HDPE berdiameter 10 inchi, dan dua buah reservoir dengan masing-masing kapasitas reservoir sebesar 1.500 m3. Kebutuhan desinfeksi dengan kaporit untuk menyisihkan coliform sebelum distribusi dengan pipa HDPE diameter ¾ inchi – 12 inchi ke wilayah pelayanan dengan kebutuhan kaporit sebesar 37,52 Kg/hari. Rancangan anggaran biaya (RAB) untuk sistem penyediaan air minum di kecamatan Karangpawitan sekitar Rp. 32,978,000,000.

Deskripsi Alternatif :

Karangpawitan District was as broad as 5,207 Ha, consist of 16 villages and 4 sub-districts. Its distance to the center of the Regency was 6 km. Water supply planning in Karangpawitan District was determined for 10 years divided into two pases. Phase I would be ran from 2018 to 2022 with managed capacity of 96.55L/second consist of new transmission pipe installation, distribution network installation, and construction of broncaptering and distribution reservoir. Phase II from 2023 to 2027 managing capacity of 135.92L/second, including water installation expansion to fulfill the needs fro 2027. The fulfillment of the water would be taken from Ciburial water spring with 2,440L/second debit, with quantity of utilization 135.92 L/second for 10 years only cover 5.57% from its capacity so the water aquatic can be conserved. From the analysis and compared to the drinking water quality base from Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010 the quality of Ciburial water spring vary. The Planning is conducted by projecting the population, projecting public and social facilities, calculating drinking water requirements, and measuring the quality of raw water. The planned water supply system for Ciburial spring consist of the protection of springs or intake, the pumping transmission system using a centrifugal pump with a head total specification of 155 m and a flow capacity of 75 L/second, HDPE pipeline diameter OF 10 inches, and two reservoirs with each reservoir capacity of 1,500 m3. Disinfection needs using chlorine is to remove coliform before distribution with HDPE pipe diameter from ¾ innchi to 12 inches to service area with chlorine requirement of 37.52 Kg/day. The budget plan for drinking water supply system in Karangpawitan sub-district is around Rp.32,978,000,000.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Rofiq Iqbal, ST., M.Eng., Ph.D, Editor: hidayat