Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2012

SCENARIO PLANNING DEVELOPMENT FOR PT KRAKATAU STEEL

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:34
Oleh : MOHAMAD TANTRA MAULANA (NIM 29109396) ; Pembimbing : Dr. Yos Sunitiyoso , S2 - Business Administration
Dibuat : 2012, dengan 6 file

Keyword : Scenario Planning, Strategic Decision Making, Steel Industry, PT Krakatau Steel, Industry Driving Forces.

Steel industry as strategic industry in the development of nation has many external factors that interrelated and influencing the direction of the industry which cannot be predicted only with linear forecasting method. Some of these, especially in external factors like political, economical, social, environmental, and technological has its level of uncertainties. The transformation of steel industry changes the game of play within the business competition, which more competitive than before. The challenge of steel producers is how to make long strategic planning in the midst of those uncertainties that have significant impact to the industry while they are required to accommodate every change in business environment that might happen and be responsive and adaptable to deliver the suitable value for its customers. The study objective is to develop scenario planning for PT Krakatau Steel as the method of strategic planning to face the future alternative situation following the changes on the driving forces in steel industry as their business environment. The scenario development is created to give an overview of the future market situation in Indonesian steel industry and all driving forces that have an impact to this industrial sector then used it as a tool to make any strategic decision for the organization to give consideration for PT Krakatau Steel in makes any option for those implications in each scenarios situation. As a leader in domestic steel market, PT Krakatau Steel, a State Own Enterprise steel company, now began to expand their business by making several strategic projects which marked with their decision to be a public company in 2010. With their momentum to prepare the future business environment, a study was conducted in PT Krakatau Steel in 2012 to analyzed their business issues and seek the major driving forces that have the most impact with high level of uncertainty to the firm. Three critical driving forces has been found as the axes of the uncertainty matrix in scenario planning, which are global steel price, government support, and realization of national economic development plans. Then those three forces becoming the axes of uncertainty in four scenarios: Steel in Power, Steel Carry On, Steel Looking for Land, and Steel Battle for Life. By having the scenarios, the firm can see both implications and options in future situation and aligned it with corporate strategic road map with monitoring process to see the shift of each scenario in their early warning signs. The purpose of scenario planning is to prepare the firm for the entire possible scenarios situation that might come. Even each scenario has a specific option to response the implications that might happened, based on this research, PT Krakatau Steel should have a robust strategies that cover and applicable in all possible scenarios, which are: develop a high skilled workforce, revitalize all the aging production facilities, create a new supply chain management strategy, makes a strategic alliance with another industries, and create a government relation department.

Deskripsi Alternatif :

Industri baja sebagai industri strategis dalam pembangunan bangsa memiliki faktor-faktor eksternal yang saling terkait dan mempengaruhi arah industri yang tidak dapat diprediksi hanya dengan metode peramalan linier. Beberapa di antaranya, terutama dalam faktor eksternal seperti politik, ekonomi, sosial, lingkungan, dan teknologi memiliki tingkat ketidakpastian tersendiri. Transformasi industri baja mengubah jalannya kompetisi bisnis di dalam industry tersebut, menjadi lebih kompetitif darisebelumnya. Tantangan produsen baja adalah bagaimana membuat perencanaan strategis jangka panjang di tengah ketidakpastian yang memiliki dampak signifikan terhadap industry, sementara mereka diharapkan dapat mengakomodasi setiap perubahan dalam lingkungan bisnis yang mungkinterjadi dan bersikap responsif serta mudah beradaptasi dalam memberikan nilai kepada konsumennya. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan perencanaan skenario untuk PT Krakatau Steel sebagai metode perencanaan strategis untuk menghadapi situasi alternatif masa depan mengikutiperubahan pada gaya pendorong yang terjadi di industri baja. Pengembangan perencanaan skenario dibuat untuk memberikan gambaran tentang situasi pasar masa depan dalam industri baja Indonesia dan semua gaya pendorong yang memiliki dampak ke sektor industri ini kemudian digunakan sebagai alat untuk membuat keputusan strategis bagi organisasi untuk memberikan pertimbangan bagi PT Krakatau Steel dalam membuat setiap pilihan bagi mereka berdasarkan implikasi yang ada dalam setiap situasi skenario. Sebagai pemimpin dalam pasar baja domestik, PT Krakatau Steel sebagai perusahaan baja nasional, kini mulai mengembangkan bisnis mereka dengan membuat proyek- royek strategis yang ditandai dengan keputusan mereka untuk menjadi perusahaan publik pada tahun 2010. Dengan momentum mereka untuk mempersiapkan lingkungan bisnis masa depan, sebuah studi dilakukan di PT Krakatau Steel pada tahun 2012 untuk menganalisa isu bisnis yang dihadapi oleh PT Krakatau Steel dan mencari gaya pendorong utama yang memiliki dampak terbesar pada industry baja dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi. Tiga gaya pendorong kritis didapat dari studi ini sebagai sumbu matriks ketidakpastian dalam perencanaan skenario, yaitu: harga baja global, dukungan pemerintah, dan realisasi rencana pembangunan ekonomi nasional. Kemudian tiga gaya ini menjadi sumbu ketidakpastian dalam empat skenario: Steel on Power, Steel Carry On, Steel Looking for Land, dan Steel Battle for Life. Dengan adanya skenario, perusahaan dapat melihat implikasi dan membuat pilihan dalam skenario masa depan, lalu menselaraskan hasil dari penercanaan scenario tersebut dengan Strategy Roadmap perusahaan dengan dilanjutkan proses pengawasan untuk melihat pergeseran dari masing-masing skenario dalam sinyal peringatan yang telah dibuat pada perencanaan scenario. Tujuan dari perencanaan skenario adalah untuk mempersiapkan perusahaan untuk keseluruhan situasi skenario yang mungkin terjadi. Walaupun tiap skenario memiliki pilihan yang spesifik sebagai respon dari implikasi yang ada, berdasarkan penelitian ini, PT Krakatau Steel harus memiliki strategi yang dapat berlaku di semua skenario yang mungkin terjadi, yaitu: engembangkan organisasi dan tenaga kerja terampil, merevitalisasi semua fasilitas produksi yang telah usang, menciptakan strategi supply chain management baru, membuat aliansi strategis dengan industri lainnya, dan membuat departemen hubungan pemerintah. Setelah proses pengembangan skenario, sebagai rekomendasi, PT Krakatau Steel harus mengkomunikasikan hasilnya ke dalam organisasi, menyelaraskan dalam ke dalam peta jalan strategis perusahaan, menciptakan kegiatan pemantauan, dan sebelum membuat keputusan strategis, mereka harus menganalisis kembali kecocokan dari pilihan stratgeis yang telah dibuat untuk lingkungan masa depan mereka pada saat itu.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Yos Sunitiyoso , Editor: Dwina Fatimiyah Shidiq

File PDF...