Path: TopS1-Final ProjectUrban and Regional Planning-SAPPK2010

KEMAMPUAN MEMBAYAR MASYARAKAT SEBAGAI MASUKAN BAGI BESARAN TARIF AIR BERSIH (STUDI KASUS : KELURAHAN TAMBAKJATI, KECAMATAN PATOKBEUSI, KABUPATEN SUBANG)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:30:34
Oleh : MIRANDA MELI KATERINA (NIM : 15406035); , S1 - Regional and City Planning Study Programme
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Air Bersih, ATP,MWTP

Wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) adalah salah satu wilayah di Indonesia yang sebagian besar penduduknya belum terlayani air bersih dengan kualitas yang baik. Salah satu kabupaten di wilayah Pantura adalah Kabupaten Subang yang terdiri dari beberapa kelurahan, dimana salah satu kelurahannya adalah Kelurahan Tambakjati yang menjadi wilayah penelitian dalam penelitian ini. Dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari masyarakat Kelurahan



Tambakjati menggunakan air tanah atau air permukaan yang sudah tercemar atau membeli air bersih dengan harga yang mahal. Kondisi ini menyebabkan masyarakat Kelurahan Tambakjati tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih mereka sehari-hari dengan air bersih layak dan menyebabkan mereka untuk menggunakan air tanah dan air permukaan yang sudah tercemar. Permasalahan air bersih di Kelurahan Tambakjati yang telah dipaparkan sebelumya dapat diatasi dengan penyediaan pelayanan air bersih publik dengan tarif yang berdasarkan kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan tarif pelayanan air bersih berdasarkan ATP responden di



Kelurahan Tambakjati, selain itu tarif berdasarkan ATP akan dibandingkan dengan kemauan membayar maksimum responden (MWTP). Terdapat dua metode analisis yang digunakan utnuk menjawab tujuan penelitian ini, yaitu



metode analisis statistik deskriptif dan pendekatan stated preference.



Metode analisis statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis tarif berdasarkan kemampuan membayar responden yang dilihat berdasarkan pengeluaran responden untuk memperoleh pelayanan air bersih selama 1 bulan. Pendekatan stated preference digunakan untuk mengetahui MWTP respoden yang terdiri dari tiga golongan pendapatan, yaitu pendapatan rendah (I), sedang (II) dan tinggi (III). Metode dalam pendekatan stated preference yang digunakan untuk mengetahui MWTP responden adalah metode contingent valuation dengan teknik bidding game.



Starting point pada teknik bidding game dalam penelitian ini adalah sebesar Rp 5.000 dengan nilai bidding sebesar Rp 2.500 Apabila dibandingkan dengan MWTP responden, tarif berdasarkan ATP lebih besar. Hal ini menunjukkan penilaian responden terhadap air bersih rendah. Apabila dibandingkan dengan tarif pelayanan air bersih PDAM, tarif berdasarkan ATP lebih besar tetapi MWTP responden lebih rendah dibandingkan MWTP responden. Hal ini dikarenakan pendapatan tetap responden yang rendah sehingga MWTP responden rendah untuk pelayanan air bersih dan selama ini responden menggunakan air yang tidak layak dan sudah merasa cukup sehingga penilaian mereka terhadap air bersih rendah.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Sri Maryati, ST., MIP., Editor: Alice Diniarti

Download...