Path: Top S1-Final Project Chemistry 2012

EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI BIOPIGMEN DARI MIKROALGA AIR LAUT NANNOCHLOROPSIS SP.

EXTRACTION AND CHARACTERIZATION BIOPIGMENT FROM MARINE MICROALGAE NANNOCHLOROPSIS SP.

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-11 08:01:06
Oleh : MILA IRVA SARI ( NIM : 10508067); Pembimbing I : Dr. Zeily Nurachman Pembimbing II : Dr. Santi Nurbaiti, S1 - Department of Chemistry
Dibuat : 2012, dengan 7 file

Keyword : biopigmen, mikroalga, Nannochloropsis sp., kromatografi, spektrometri

Biopigmen yang umumnya diperoleh dari sayuran dan buah digunakan dalam banyak aplikasi seperti pada makanan, kosmetik, farmasi, pewarna, energi, dan medis. Mikroalga





































merupakan organisme yang potensial sebagai penghasil biopigmen karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman lainnya, seperti mudah untuk dibudidayakan, tidak memerlukan area yang luas, dan dapat tumbuh dengan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi biopigmen yang terdapat dalam biomassa





































mikroalga laut Nannochloropsis sp. Untuk mencapai tujuan tersebut, langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi pengulturan mikroalga dalam dua medium yang





































berbeda:Walne dan modifikasi, pemanenan biomassa basah, ekstraksi biopigmen, pemisahan biopigmen, dan identifikasi biopigmen mikroalga. Kerapatan sel mikroalga yang diperoleh





































dari kultur medium Walne dan modifikasi selama 6 hari berturut-turut adalah 31,78 x 106 dan 17,73 x 106 sel/mL, sementara itu konsentrasi biomassa basah yang diperoleh dari kultur selama 14 hari berturut-turut adalah 4,76 dan 3,09 g/L. Nannochloropsis sp. yang dikultur baik dalam medium Walne maupun modifikasi mengandung biopigmen beta-karoten, feofitin a, klorofil c, klorofil a, xantofil, dan dua biopigmen lain yang masih belum diketahui jenisnya.





































Nilai Rf (persentase) biopigmen yand diperoleh dari kultur medium Walne adalah beta-karoten 0,27 (22,10%), feofitin a 0,41 (16,35%), klorofil c 0,56 (30,44%), klorofil a 0,62 (4,17%), xantofil 0,83 (3,30%), biopigmen lain I 0,59 (19,64%), dan biopigmen lain II 0,96 (3,99%). Sementara itu, nilai Rf (persentase) biopigmen yang diperoleh dari kultur medium modifikasi adalah beta-karoten 0,19 (6,66%), feofitin a 0,41 (9,10%), klorofil c 0,55 (20.43%), klorofil a 0,59 (23,35%), xantofil 0,80 (8.23%), biopigmen lain I 0,57 (13,98%), dan biopigmen lain II 0,97 (18,25%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mikroalga Nannochloropsis sp. merupakan organisme yang potensial dalam menghasilkan biopigmen.

Deskripsi Alternatif :

Biopigments that are typically obtained from vegetables and fruits are used for many applications such as foods, cosmetics, pharmaceuticals, dyes, energy, and medicine.





































Microalgae are a potential organism for producing biopigment because they have several advantages compared with other crops, such as can be cultivated easily, does not require a large area, and grow quickly. The objective of the present study is to identify biopigment from biomass of marine microalgae Nannochloropsis sp. To achieve this objective, research steps include cultivating microalgae in two different media:Walne and modification, harvesting wet biomass, extracting biopigments, separating biopigments, and identifying microalgal biopigments. The cell density obtained from the culture in Walne and modification medium for 6 d was 31.78 x 106 and 17.73 x 106 cells/mL, respectively, while, the concentration of wet biomass obtained from the culture for 14 d was 4.76 and 3.09 g/L,





































respectively. Nannochloropsis sp. pigments obtained from the culture both in Walne and modification medium contained beta-carotene, pheophytin a, chlorophyll c, chlorophyll a,





































xantophyll, and two unknown biopigments. Rf value (percentage) of biopigments obtained from the culture Walne medium was beta-carotene 0.27 (22.10%), pheophytin a 0.41 (16.35%), chlorophyll c 0.56 (30.44%), chlorophyll a 0.62 (4.17%), xantophyll 0.83 (3.30%), unknown biopigment I 0.59 (19.64%), and unknown biopigment II 0.96 (3.99%). Meanwhile, Rf value (percentage) of biopigment obtained from modification medium was beta-carotene 0.19 (6.66%), pheophytin a 0.41 (9.10%), chlorophyll c 0.55 (20.43%), chlorophyll a 0.59 (23.35%), xantophyll 0.80 (8.23%), unknown biopigment I 0.57 (1.98%), and unknown biopigment II 0.97 (18.25%). The result suggested that Nannochloropsis sp. was potential organisme for biopigment production.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I : Dr. Zeily Nurachman





































    Pembimbing II : Dr. Santi Nurbaiti
    , Editor: Alice Diniarti

Download...