Path: TopS1-Final ProjectChemistry-FMIPA2012

DESAIN VAKSIN : STUDI KOMPUTASI UNTUK PENENTUAN KESTABILAN KONJUGAT POLISAKARIDA TIFOID – DIFTERIA TOKSOID DENGAN TEORI MEKANIKA KUANTUM

VACCINE DESIGN : COMPUTATIONAL STUDY FOR STABILITY DETERMINATION OF CONJUGATE POLYSACCHARIDE TYPHOID – DIPHTHERIA TOXOID BASED ON QUANTUM MECHANIC THEORY

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:42:31
Oleh : M. FAHLESA FATAHILAH (NIM : 10508016); Pembimbing : Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, Ph.D , S1 - Department of Chemistry
Dibuat : 2012, dengan 7 file

Keyword : ab initio, Konjugat Vi-DT, Mekanika kuantum, Polisakarida Typhoid

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi






oleh organisme alami. Demam tifoid adalah penyebab utama morbiditas dengan perkiraan prevalensi di dunia antara 16-30 juta kasus dan menyebabkan 500.000 hingga 700.000






kematian per tahun. Diperlukan upaya untuk memperoleh vaksin dengan kekebalan lebih tinggi terhadap virus tifoid. Senyawa polisakarida tifoid (Vi) digunakan sebagai konjugat vaksin untuk memberikan daya tahan kekebalan lebih baik terhadap virus tifoid. Metode Kimia Komputasi memungkinkan untuk memperoleh sifat fisiko kimia molekul yang dimodelkan






sehingga dapat digunakan untuk memperoleh informasi profil senyawa dan reaktivitas molekul dalam hal ini molekul konjugat Vi-DT. Penentuan parameter kestabilan konjugat Vi-DT dilakukan dengan teori mekanika kuantum menggunakan perangkat lunak NWCHEM dengan komputer berprosessor 24 core. Tiga asam amino dalam protein tifoid-diphteria yaitu lisin, asam glutamat, dan asam aspartat dihitung energi ikatannya dengan polisakarida berdasarkan kemampuannya untuk berikatan secara kovalen. Hal lain yang dihitung kestabilannya adalah antara formilklorida dengan ketiga asam amino tersebut untuk membentuk tifoid-diphteria






toxoid. Dari ketiga asam amino tersebut, lisin berikatan paling stabil dengan formilklorida, sedangkan asam glutamat paling stabil berikatan dengan polisakarida.

Deskripsi Alternatif :

Vaccine is the antigenic material used to produce active immunity against a disease that can prevent or reduce the effect of infection by natural organisms. Typhoid fever is a major cause of morbidity in the world with an estimated prevalence of between 16-30 million cases and cause 500,000 to 700,000 deaths per year. Efforts are needed to obtain the vaccine with a higher immunity against the virus of typhoid. Polysaccharide typhoid (Vi) is used as a conjugate






vaccine to provide better durability immunity against typhoid virus. Computational chemistry methods allow to obtain the physico-chemical properties of molecules are modeled, so that it can be used to obtain the profile information of compounds and reactivity of molecules-in this case Vi-DT conjugate molecules. Stability determination of Vi-DT conjugate made with theory






of quantum mechanics using NWCHEM. Three amino acids in a protein-diphteria typhoid is lysine, glutamic acid, aspartic acid and its binding energy is calculated by polysaccharide based on its ability to bind covalently. Another thing that counted among its stability is formilchloride with three amino acids to form a typhoid-diphteria toxoid. Of the three amino acids, lysine






binds with formilchloride most stable, while the most stable glutamic acid binds to the polysaccharide.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, Ph.D, Editor: Alice Diniarti

File PDF...