Path: Top > S2-Theses > MBA-Technology > 2017

ANALISIS KEGIATAN INTI DAN USULAN STRATEGI BISNIS DI PT. DIRGANTARA INDONESIA

CORE COMPETENCY ANALYSIS AND PROPOSED BUSINESS STRATEGY IN PT. DIRGANTARA INDONESIA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-12-15 14:40:37
Oleh : MAS AMIRUL MAHENDRA WIBISANA - NIM: 29115574, Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2017-12-15, dengan 1 file

Keyword : Industri Kedirgantaraan, Pesawat Terbang, Kegiatan Inti, Strategi Bisnis

Industri kedirgantaraan dan pertahanan melayani dua pasar utama, kedirgantaraan yang terdiri dari produksi, penjualan dan layanan pesawat komersial. Sementara pertahanan menyediakan produksi pesawat yang dibutuhkan militer. Umumnya, industry ini memproduksi pesawat terbang umum, kebanyakan digunakan untuk keperluan komersial dan militer.Pabrik pesawat terbang utama di Amerika Serikat adalah Boeing sedangkan Airbus merupakan perusahaan multinasional Eropa. Indonesia juga memiliki perusahaan yang memproduksi, merancang dan menjual pesawat baik sipil maupun militer yang dinamakan PT. Dirgantara Indonesia

Saat pertama berdiri PT. Dirgantara Indonesia bernama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan berdiri pada tahun 1976. Pada bulan Agustus 2000 perubahan nama menjadi PT. Dirgantara Indonesia atau Indonesian Aerospace (IAe) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid. Visi PTDI adalah menjadi perusahaan kedirgantaraan kelas dunia yang berbasis teknologi tinggi dan mampu bersaing di pasar global. Dalam mencapai tujuannya tersebut PTDI menemukan beberapa masalah mengenai kegiatan inti dan non-inti dan juga strategi bisnis yang sesuai dengan kondisi perusahaan pada saat ini.

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi, dilakukan analisis faktor internal dan eksternal menggunakan beberapa metode. Analisis Porter’s Five Forces digunakan untuk menentukan kondisi eksternal PTDI sedangkan untuk kondisi internal menggunakan analisis berbasis sumber daya, analisis proses bisnis, technology atlas project, dan analisis kompetensi inti. Informasi yang didapat kemudian digabungkan menjadi analisis SWOT untuk mendapatkan TOWS dan IE Matrix yang digunakan untuk merumuskan strategi yang sesuai untuk digunakan dengan kondisi saat ini.

Hasil dari seluruh analisis yang dilakukan, penulis menemukan beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk memecahkan masalah PTDI. Yang pertaman adalah memisahkan kegiatan inti dan non-inti sehingga PTDI dapat lebih focus pada kegiatan inti dan mendapatkan pengembalian diatas rata-rata. Kedua, strategi diferensiasi termasuk strategi pengembangan produk yang sesuai untuk digunakan PTDI pada kondisi saat ini.


Deskripsi Alternatif :

The aerospace/Defense industry serves two main market, aerospace that consist of production, sale and services of commercial aircraft. While defense provide production of military needed aircraft.. Generally, the industry produce general aircraft, mostly use for commercial and military purpose. Major aircraft manufacturer in United States is Boeing while Airbus is an European multinational corporation that design, manufactures, and sells civil and military aeronautical products worldwide. Indonesia also has a company that manufacture, design, and sells both civil and military aircraft named PT. Dirgantara Indonesia.

PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) firstly named PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio and established in 1976. In August 2000 it changed into PT. Dirgantara Indonesia or Indonesian Aerospace (IAe), inaugurated by President of Republic of Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid. The vision of PTDI is to be the world class aerospace company based on high technology and cost competitiveness in the global market. In the journey to achieve its goals, PTDI found some problems regarding its core and non-core activities and business strategy that suitable in its current condition.

To solve the problems both internal and external environment analyze using several methods. Porter’s five forces analysis used to determine PTDI external condition while internal condition use resources-based view, business process analysis, technology atlas project, and core competency analysis. The information that gathered then wrapped into SWOT analysis in order to obtained TOWS and IE Matrix that use for formulating suitable strategy to use.

As the result of all conducted analysis, author found several strategies that could be applied to solve PTDI’s issues and achieve above average return. The first one is separating core and non-core activities so PTDI can focus in core activities. Second, differentiation strategy including product development strategy could be use to its current position and resources that possessed.



Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Aldo Fantinus Wiyana, M.Sc., MBA., Editor: Irwan Sofiyan

File PDF...