Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2017

A STUDY ON VALUE CHAIN ANALYSIS IN FISHERY SECTOR IN BANDUNG, INDONESIA

KAJIAN VALUE CHAIN ANALYSIS PADA SEKTOR PERIKANAN DI KOTA BANDUNG, INDONESIA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-11 10:56:45
Oleh : MARNALA JOSHUA HUTAJULU (NIM: 29114880), S2 - MBA-ITB
Dibuat : 2017-10-11, dengan 1 file

Keyword : value chain analysis, governance, business model

Economic growth and poverty reduction efforts in Indonesia are in fact not followed by the decrease in inequality of income distribution. Coastal communities whose livelihoods as small-medium scale entrepreneurs does not play much in the economic activity. Pro-poor economic development is needed to enable them to participate inclusively in the economic activities. To solve this problem, a study in the fishing industry is essential viewed from value chain perspective. Value Chain Development (VCD) concept can be applied to improve the welfare of fishery communities.

Value Chain Analysis (VCA) is a method used in the implementation of VCD projects. The method contains a workable framework to analyse value chain and is highly compatible to be combined with existing business concepts. Governance are one of the key elements that play a role in the dynamics of relationships among actors and other stakeholders along the value chain. The dynamic illustrates the overall business model of a value chain. Innovation, integration and inter-business collaboration are critical to the long-term sustainability of the business model in order to achieve sustainable economic competitiveness.

A new VCA framework is proposed and tested in a case study to test the adaptability and rigorousness in analysing a Grouper fish distribution chain in Bandung. A semi-structured face-to-face interview was done to extract information and point of view from each value chain participant. Responses were processed and analysed with the help of Computer Assisted Qualitative Data AnalysiS (CAQDAS) technology. Information from each interviewed representatives was compared to generate a higher degree of conclusion and treated as findings for discussion.

It was found that Business Enabling Environment (BEE) became the main factor affecting process upgrading. BEE is closely tied to regulations, market transactions, infrastructure, and policies which all support to promote innovation. Value chain governance allows TPI to lead innovation of business models to increase value within the system and achieve equitable value distribution. TPI needs to change its business strategy based on shared value perspective so that they can increase income through tax collection and solve social problems simultaneously in a sustainable manner. Important points that can be done by TPI as a recommendation of this research are: (1) changing the business objectives, (2) applying standardization, (3) innovating for continuous improvement, (4) investing in infrastructure, and (5) building a reporting system.

Deskripsi Alternatif :

Pertumbuhan ekonomi dan usaha penurunan angka kemiskinan di Indonesia ternyata tidak diikuti dengan penurunan ketidakadilan dalam distribusi pendapatan. Masyarakat pesisir yang bermata pencaharian sebagai pengusaha skala kecil-menengah tidak berperan banyak dalam aktivitas ekonomi. Pembangunan perekonomian yang berpihak pada masyarakat miskin dibutuhkan agar mereka dapat berpartisipasi secara inklusif dalam kegiatan ekonomi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, kajian rantai nilai di industri perikanan perlu untuk diakukan dilihat dari perspektif rantai nilai. Konsep Value Chain Development (VCD) dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan.

Value Chain Analysis (VCA) adalah salah satu metode yang digunakan dalam pelaksanaan proyek VCD. Metode ini memiliki kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk menganalisa sebuah rantai nilai dan sangat kompatibel untuk dikombinasikan dengan konsep bisnis yang ada. Tata kelola merupakan salah satu elemen utama yang berperan dalam dinamika hubungan di antara para pelaku dan pemangku kepentingan lain di sepanjang rantai nilai. Dinamika tersebut menggambarkan keseluruhan model bisnis dari sebuah rantai nilai. Inovasi, integrasi dan kolaborasi penting bagi kelangsungan model bisnis dalam jangka panjang demi tercapainya daya saing ekonomis yang berkelanjutan.

Sebuah kerangka kerja VCA yang baru diusulkan dan dicobakan terhadap sebuah studi kasus untuk menguji kemampuan adaptasi dan kekokohannya dalam menganalisis sebuah rantai distribusi ikan kerapu di Kota Bandung. Wawancara tatap muka yang semi-terstruktur diterapkan untuk menggali sudut pandang setiap partisipan rantai nilai. Respon diproses dan dianalisis dengan bantuan teknologi Computer Asissted Qualitative Data AnalysiS (CAQDAS). Informasi dari setiap perwakilan yang diwawancara dikomparasikan untuk menghasilkan sebuah kesimpulan dan dijadikan temuan sebagai bahan diskusi.

Ditemukan bahwa Business Enabling Environment (BEE) menjadi faktor utama yang mempengaruhi process upgrading. BEE berkaitan erat dengan regulasi, transaksi pasar, infrastruktur, dan kebijakan yang kesemuanya mendukung promosi inovasi. Tata kelola rantai nilai memungkinkan TPI untuk memimpin inovasi model bisnis untuk meningkatkan nilai di dalam sistem dan mencapai distribusi nilai yang adil. TPI perlu untuk merubah strategi bisnisnya berdasarkan perspektif shared value sehingga mampu meningkatkan pendapatan melalui pajak dan menyelesaikan masalah sosial yang ada secara bersamaan dan berkesinambungan. Poin penting yang dapat dilakukan oleh TPI sebagai rekomendasi dari penelitian ini adalah: (1) mengubah tujuan bisnisnya, (2) mengaplikasikan standarisasi, (3) melakukan inovasi untuk perbaikan yang terus-menerus, (4) investasi untuk infrastruktur, dan (5) membangun sistem pelaporan.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - MBA-ITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Togar M. Simatupang, Ph.D, Editor: Alice Diniarti

Download...