Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2017

MARKETING STRATEGY FOR ZAMZAM OYSTER MUSHROOM CHIPS

MARKETING STRATEGY FOR ZAMZAM OYSTER MUSHROOM CHIPS

2017
Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-02 11:01:32
Oleh : Made Ressa Santhika--29115092, S2 - MBA-ITB
Dibuat : 2017-09-26, dengan file

Keyword : Snacks, oyster mushroom chips, marketing strategy, consumer preference
Subjek : Snacks, oyster mushroom chips, marketing strategy, consumer preference
Kepala Subjek : Marketing
Nomor Panggil (DDC) : 658.8

Untuk meningkatkan profit, UKM dapat melakukannya dengan cara menciptakan produk yang memiliki nilai tambah. Petani jamur di Ciparay memproduksi keripik jamur tiram dengan brand Zamzam. Produk kebanyakan masih didistribusikan di sekitar Ciparay. Setelah enam bulan produksi, penjualan mereka masih sangat rendah dan jauh dari target yang telah mereka tetapkan. Sebagai hasilnya mereka lebih banyak menciptakan opportunity cost daripada keuntungan. Untuk mengidentifikasi akar dari permasalahan ini, penulis melakukan wawancara mendalam dengan pemilik keripik jamur Zamzam untuk menganalisa strategi pemasaran mereka. Penulis juga menyebarkan kuesioner kepada 411 responden yang tinggal di Bandung. Angka tersebut diperoleh dari penggunaan rumus Slovin pada populasi di kota Bandung pada tahun 2015. Penulis menetapkan syarat bagi responden yakni berusia 15 tahun ke atas, tinggal di kota Bandung dan kuesioner ini juga terbuka baik kepada mereka yang pernah maupun belum mengkonsumsi keripik jamur tiram sebelumnya.


Penelitian menemukan bahwa hanya 43% konsumen yang pernah mengkonsumsi keripik jamur tiram. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Zamzam untuk meyakinkan konsumen untuk memilih mengkonsumsi keripik jamur tiram daripada keripik lain yang lebih popular seperti kentang, singkong dan pisang. Terdapat peluang yang cukup lebar dalam penjualan keripik jamur karena melalui penelitian, rata-rata sikap responden pada keripik jamur tiram dan Zamzam cukup positif. Permasalahannya adalah mereka tidak memiliki target pasar yang jelas sehingga dengan kata lain mereka berusaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sangat luas. Mereka juga tidak memiliki strategi pemasaran yang mana sangat diperlukan dalam meningkatkan penjualan. Permasalahan juga ditemukan dalam saluran distribusi sebagaimana mereka hanya mempergunakan saluran pe,asaran yang terbatas sehingga produk susah ditemui baik secara online. Permasalahan lainnya adalah promosi mereka yang kurang sehingga brand Zamzam memiliki brand awareness yang rendah. Hasilnya menunjukkan bahwa factor-faktor tersebut berkontribusi pada rendahnya penjualan keripik jamur Zamzam.


Maka dari itu solusi untuk keripik jamur Zamzam adalah dengan menentukan STP yang jelas. Pembeli berusia muda baik siswa/mahasiswa atau pekerja lebih menarik untuk dijadikan sebagai target. Penulis juga memberikan saran terhadap strategy pemasaran terkat dengan marketing mix.

Deskripsi Alternatif :

To increase their profit, SME’s could create added value product. This condition applied to mushroom farmer union in Ciparay which creates an oyster mushroom chips under the brand Zamzam. The product is mostly distributed in local areas of Ciparay. After six month of production their sales is very low and far from their target. As a result they generate more opportunity cost rather than profit. In order to identify root cause of the problem, author do. in depth interview with Zamzam owner to analyze their marketing strategy. Author also give a questionnaire to total 411 respondents who reside in Bandung areas. Those number is generated by utilization of Slovin formula to total population of Bandung residence by 2015. Author set the requirement for respondent which is aged 15 or above, resides in Bandung city, and open for anyone who have ever or never tried oyster mushroom chips before.


Through the research, result found that only 43% of consumer who has consumed oyster mushroom chips. This is a challenge for Zamzam in convincing consumer to choose oyster mushroom chips over other popular chips such as potato, cassava, and banana. There is a wide opportunity to sell the product because from the research, overall attitude of respondent to oyster mushroom chips and Zamzam is positive. But the problem is they don’t have a clear target market, therefore Zamzam tried to serve wide areas of consumer. They also don’t have any marketing strategy which needed to generate sales.. The problem also found in distribution channel, as they only utilized limited channel of distributor which caused low product presence on the online or offline store. Another problem is that they employ ineffective marketing communication which leads to low brand awareness. The result shows that those factors contributes to low sales of the Zamzam product.


Therefore the solution for Zamzam is to set clear STP. Young consumer such as student and young worker is more appealing to be their target. This is because they have a high spending on snack and preferred chips over other snacks. The distribution channel they used also needs to utilized online channel and increase the number of offline channel. After that they need to fix the marketing strategy by utilize online channel such as social media and websites. Those solution is aim to increase product sales to meet their target.


Keyword : Snacks, oyster mushroom chips, marketing strategy, consumer preference

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr.Ir.Mustika Sufiati Purwanegara, Msc, Editor: Yose Ali Rahman