Path: TopS1-Final ProjectGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2011

PENGUKURAN PARAMETER STRUKTURAL HUTAN MENGGUNAKAN DATA LIGHT DETECTION AND RANGING (STUDI KASUS: PERKEBUNAN KELAPA SAWIT, SUMATERA SELATAN)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:08
Oleh : LISSA FAJRI YAYUSMAN (NIM 15107074); Pembimbing: Prof. Ketut Wikantika, Ph.D., dan Daniel Adi Nugroho, S.T., S1 - Department of Geodetic Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Light Detection and Ranging, Canopy Height Model, forest structural parameter, tree height, canopy volume

Dalam identifikasi dan pengelolaan potensi hutan atau perkebunan, kebutuhan data struktural sangat penting. Perkebunan kelapa sawit yang memiliki potensi tinggi pada sektor lingkungan dan ekonomi memerlukan pengelolaan yang baik dan terencana. Pengukuran parameter struktural pada perkebunan kelapa sawit akan memberikan informasi yang diperlukan dalam rangka pemantauan dan pengelolaan area tersebut. Proses pengukuran pada area yang luas ini dapat didukung oleh teknologi penginderaan jauh dengan ketelitian tinggi, yaitu Light Detection and Ranging atau LiDAR. Teknologi LiDAR dengan keunggulan multiple return tidak hanya mampu memindai struktur hutan dari sisi atas saja, namun juga dapat mengukur bagian-bagian kanopi pohon dan objek-objek lain di bawahnya. Dengan begitu, pemodelan struktur dapat mencakup seluruh vegetasi pada perkebunan kelapa sawit dengan lebih akurat. Pantulan pulsa laser yang juga diperoleh dari permukaan tanah memungkinkan pula untuk melakukan pemodelan elevasi permukaan tanah yang tertutup oleh kanopi pohon berupa Digital Terrain Model (DTM). Dengan metode rasterisasi, dapat dibentuk pemodelan elevasi kanopi pohon Canopy Height Model (CHM) dengan mengurangkan Digital Surface Model (DSM) dan DTM. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh ketinggian pohon 49,15% antara 10,3-20,3 meter, 42,75% antara 0,3-10,3 meter, 8,1% antara 0-0,3 meter, 0,02 % antara 20,3-30,3 meter, dan total volume kanopi 8684,242 m3 pada area studi.

Deskripsi Alternatif :

In the forest and plantation potential identification and management, the need of structural data is very important. Oil palm plantations, which have high potential in environmental and the economy sector, requires good management and planning. Measurement of structural parameters on oil palm plantations will provide the necessary information in order to monitoring and management of the area. Measurement process on large areas can be supported by remote sensing technology with high accuracy, namely Light Detection and Ranging or LIDAR. LIDAR technology with the advantages of multiple returns is not only able to scan the forest structure from the top side only, but also can measure parts of the canopy of trees and other objects underneath. Therefore, modeling of oil palm plantations can include the whole structure of the vegetation with more accuracy. The returns of laser pulse is also obtained from the soil surface makes it possible to perform modeling of land surface elevation under tree canopy in the form of Digital Terrain Model (DTM). By converting the point cloud into raster, the elevation of tree canopy can be modeled into Canopy Height Model (CHM) by subtracting the Digital Surface Model (DSM) and the DTM. Based on this research, tree height distributions in the area are 49.15% between 10.3-20.3 meter, 42.75% between 0.3-10.3 meter, 8.1% between 0-0.3 meter, and 0.02 % between 20.3-30.3 meter, while the total volume of canopy is 8684.242 m3.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Prof. Ketut Wikantika, Ph.D., dan Daniel Adi Nugroho, S.T., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...