Path: Top > S2-Theses > Physics-FMIPA > 2016

PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI SEKITAR WILAYAH KERJA PERTAMBANGAN (WKP) PANAS BUMI STUDI KASUS: WKP PANAS BUMI JAWA BARAT

THE MAPPING OF PRONE LANDSLIDE AREA AROUND GEOTHERMAL WORKING AREA (GWA). CASE STUDY: GWA IN WEST JAVA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:41:05
Oleh : LINDA HANDAYANI (NIM: 20214016), S2 - Physics
Dibuat : 2016-05-23, dengan 7 file

Keyword : Longsor, Pemetaan, Mitigasi, Panas Bumi

Secara geologis, banyak faktor yang mendukung pengembangan wilayah Jawa Barat bagian selatan. Daerah ini merupakan jalur mineralisasi batuan. Selain itu, secara kualitatif sumber daya energi Panas bumi juga sangat melimpah. Pada penelitian ini lokasi penelitian adalah Kecamatan Pangalengan dan PLTP “X”.. Disamping faktor yang mendukung perkembangan Bandung tersebut, ada banyak kendala berupa topografi dan bencana alam geologi di daerah tersebut, salah satunya adalah longsor. Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan pemetaan daerah rawan longsor di Kecamatan Pangalengan dan di sekitar area panas bumi. Selanjutnya menganalisis upaya mitigasi yang harus dilakukan. Pada penelitian ini faktor-faktor yang dianalisis sebagai penyebab longsor adalah kemiringan lereng, bentuk muka bumi (curvature), jarak dari saluran air, kondisi geologi, jarak dari patahan, tutupan lahan, dan curah hujan. Data-data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis probabilistik Frekuensi Rasio. Berdasarkan penelitian, daerah yang sangat rawan terhadap longsor di Kecamatan Pangalengan adalah sekitar 4,91%. Daerah yang rawan longsor adalah 48,66% dan lokasi yang relatif aman dari bencana longsor adalah 46,43%. Untuk daerah di sekitar PLTP, daerah yang sangat rawan terhadap bencana longsor adalah 28,71 %. Sedangkan, daerah yang termasuk dalam kategori rawan adalah 56,23% dari luas keseluruhan. Analisis sifat fisis tanah juga telah menghasilkan hasil yang selaras dengan ilmu fisika. Hal ini menggambarkan bahwa lebih dari setengah bagian wilayah tersebut adalah wilayah yang rawan longsor. Bentuk mitigasi yang dapat dilakukan adalah melakukan penguatan lereng, membuat saluran air yang baik dan juga menggunakan teknik vegetasi. Pada daerah panas bumi, pembangunan infrastruktur harus memperhatikan daerah-daerah yang rawan terhadap bencana longsor. Jika tetap harus membangun di daerah tersebut, maka harus melakukan pengamanan tertentu. Secara umum longsor juga bisa ditangani dengan melakukan perbaikan geometri lereng. Hal penting yang juga dapat dilakukan adalah membuat pemantauan pergerakan tanah di bangunan-bangunan atau tempat-tempat krusial.

Deskripsi Alternatif :

Geologically, there are many factors for developing South of West Java. This region is mineralization stripe of stone. In addition, qualitatively, geothermal resources also plenitude. The location of this research is Pangalengan Sub District and PLTP “X”. Besides the factors that support for developing South of Bandung, there are also many obstacles: topographic and geological natural disasters. The main purpose of this mapping the prone landslide area in Pangalengan and in PLTP “X” and also analysis the mitigation attempt. Actually, landslide caused many factors, but the factor analyzed are slope, curvature, distance from drainage, geologi, soil, distance from lineament, landuse, and precipitation. That data analyzed using probabilistic analysis Frequency Ratio. In Pangalengan Sub District, the very prone area to landslides is 48,66%, fairly prone is 46,43%, and fairly safe area of the landslide is 46,43%. For around PLTP “X”, the very prone area to landslides is 28,71% and fairly prone is 56,23%. Physical properties analysis has correspond result with physics science. This condition describes, more than half of the region is very prone to landslide. Mitigation attempt that can be applied are build flexibel or rigid mitigation structural building, make trenches in the slope area, make good drainage, use the vegetation technique, and slope modification. In the Geothermal field, the development must be notice the prone area to landslide. If it still have to build in that area, it must support with certain security. It is also important to do is make the monitoring of ground movement in crucial buildings or areas.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr.Eng. Alamta Singarimbun, M.Sc., Editor: Ratnasari

File PDF...