Path: Top S2-Theses Chemical Engineering 2001

RANCANGAN MODUL KONTAKTOR MEMBRAN UNTUK PENGENDALIAN EMISI GAS BUANG

MEMBRANE CONTACTOR MODULE DESIGN FOR FLUE GAS CLEANING

Master Theses from JBPTITBPP / 2009-07-07 11:02:45
Oleh : LIA MAIRIZA (NIM 23098014), S2 - Chemical Engineering
Dibuat : 2001, dengan 7 file

Keyword : Rancangan modul, kontaktor membran, emisi gas buang

Proses-proses berbasiskan membran merupakan pilihan yang sangat mendapatkan perhatian dewasa ini sebagai teknologi pemisahan yang efisien dan modular sehingga dipandang sebagai alternatif yang sangat menjanjikan dalam pengendalian emisi gas buang untuk menggantikan proses-proses pemisahan komersial yang ada. Salah satu faktor utama yang menentukan suksesnya proses-proses berbasis membran adalah rancangan modul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja dari rancangan modul kontaktor membran aliran transversal dengan modul longitudinal yang telah lazim digunakan, untuk diaplikasikan dalam pengendalian emisi gas buang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul transversal memberikan turbulensi dan perolehan fluks yang lebih besar daripada modul longitudinal pada laju alir yang sama. Aliran fluida tegak lurus terhadap fiber pada modul transversal menyebabkan terjadinya pusaran sirkulasi (eddy circulation) dan dapat mengurangi panjang lapisan film (boundary layer) yang terjadi pada sisi shell. Perolehan fluks SO2 untuk aliran gas di shell (extraluminal) pada modul transversal lebih tinggi daripada jika gas dialirkan di dalam lumen (intraluminal).

Deskripsi Alternatif :

Membrane based processes are optiol1s rapidly gaining recognition as efficient and compact separation technologies recently, so that they are cOl1sidered as a prospective alternative for flue gas cleaning to replace conventional separation processes. One of the major parameters determining succesfull of membrane based processes is module design The objective of this work is to design a transversal module for membrane contactor that is applied for flue gas cleaning. Transversal module gives higher turbulence compared to longitudinal module and will increase mass transferfer coefficient. Perpendicular flow

of transversal module promotes eddy circulation and decreases the length of boundary layer along memhrane module. Therefore, obtained flux is greater in transversal module. Nevertheless, at lower sorbent flow rate, ohtained flux from both modules at maximum and minimum gas flow rate show the similar values. In transversal module, ohlained flux when gas flowing through the shell side were higher thall those if gas flowing through the lumen.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr.Ir. Danu Ariono dan Dr.Ir. I Gede Wenten, M.Sc., Editor: Vika A. Kovariansi

Download...