Path: TopS1-Final ProjectMaterial Engineering-FTMD2007

PENGARUH PENGGUNAAN TERAK BAJA SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP KEKUATAN TEKAN BETON

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:32:50
Oleh : KRISNA NUGROHO (NIM 13702014), S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : Pozzolan, Substitusi parsial semen, Terak baja, Beton

Industri semen merupakan penghasil CO2 terbesar ketiga di dunia setelah sektor transportasi dan pembangkit. Industri semen dapat menyumbangkan hingga 10% dari total emisi CO2 di dunia. Konsentrasi CO2 yang berlebihan di atmosfir dapat memicu fenomena pemanasan global (global warming) yang pada akhirnya dapat mengakibatkan ketidakstabilan iklim dan kenaikan ketinggian permukaan laut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan terkait hal tersebut adalah dengan mengurangi penggunaan semen dengan menambahkan bahan pozzolan.






Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemungkinan pemanfaatan terak baja (steel slag) sebagai bahan substitusi parsial semen dalam struktur beton. Terak baja diperlakukan sebagai bahan substitusi parsial semen dengan persentase substitusi 0%, 5%,10%, dan 15%.






Hasil pengujian menunjukkan bahwa persentase yang memberikan kuat tekan maksimum adalah untuk persentase subsitusi 10% yang menghasilkan kuat tekan 37,98 Mpa pada umur 56 hari dibandingkan dengan beton normal 37,6 Mpa. Berdasarkan analisa semi kuantitatif terhadap hasil XRD menunjukkan perbandingan senyawa CSH pada beton normal berbanding beton substitusi terak baja 10% sebesar 1:1,34. Beton terak baja menunjukkan kelecakan yang lebih baik namun menunjukkan laju pengikatan dan pertumbuhan kekuatan yang lambat pada umur dini.

Deskripsi Alternatif :

Cement Industry is the third largest CO2 contributor after transportation and electricity which also donates 10% of the World Total CO2 Emission. Excessive CO2 concentration within the atmosphere could trig the global warming phenomenon which ended by unstable climate condition and increasing of the sea level. One solution to overcome this phenomenon is by decreasing the use of cement with pozzolan addition.






The objective of this research is to observe the possibility of using steel slag as partial cement substitution in concrete structure. Steel slag is treated as a cement partial substitution material with substitution in 5%, 10%, and 15%.






The testing result shows that 56 days concrete with 10% steel slag partial substitution in cement, give the highest compressive strength 37, 98 MPa compare to normal concrete 37,6 MPa. The Analysis of XRD result verify that the ratio of CSH compound present in normal concrete against 10% steel slag cement concrete is 1:1,34. Steel slag cement concrete demonstrate better workability however it exhibit slow setting time and slow strength development in the early age.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Material Engineering Study Programme
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Saptahari M. Sugiri, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...