Path: Top > S1-Final Project > Civil Engineering-FTSL > 2017

PERANCANGAN ASPEK TRANSPORTASI PROYEK STASIUN INTERMODA JOYOBOYO SURABAYA

DESIGN OF TRANSPORTATIONAL ASPECTS OF JOYOBOYO INTERMODAL STATION PROJECT IN SURABAYA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:52
Oleh : KHALIF ABDUL MALIK (NIM : 15013135), S1 - Department of Civil Engineering
Dibuat : 2017-09-25, dengan 1 file

Keyword : stasiun intermoda, demand penumpang monorel, karakteristik parkir, perkerasan, dampak lalu lintas, geometri rel dan platform, antrian

Stasiun Intermoda Joyoboyo merupakan stasiun yang menjadi pusat pergantian moda transportasi. Moda transportasi yang dapat mengakses stasiun ini antara lain bus kota, bus antar kota, angkutan umum, mobil, dan motor. Hal ini bertujuan untuk memenuhi konsep TOD (Transit-Oriented Development). Akibatnya, kemacetan yang menjadi masalah umum dalam jaringan lalu lintas di kota besar menjadi berkurang.


Dalam proyek Stasiun Intermoda Joyoboyo, terdapat beberapa aspek yang harus dianalisis. Salah satu dari aspek tersebut adalah aspek transportasi. Pada proyek ini, aspek transportasi yang dianalisis adalah terkait demand penumpang kereta api monorel, karakteristik parkir, struktur perkerasan parkir terminal pada stasiun, dampak lalu lintas pada kawasan stasiun akibat pembangunannya, geometri jalan rel, platform stasiun kereta api monorel, dan antrian loket tiket kereta api monorel.


Berdasarkan hasil analisis aspek transportasi tersebut, diperoleh demand penumpang kereta api monorel sebesar 415 penumpang/jam. Luas parkir total yang dibutuhkan berdasarkan demand penumpang kereta api monorel adalah 1132,5 m2. Selain itu, kapasitas parkir yang dibutuhkan untuk mobil adalah 1134 mobil.jam dan untuk motor adalah 2250 motor.jam dengan jam operasional stasiun sebesar 18 jam. Struktur perkerasan yang dipilih untuk diaplikasikan pada pelataran stasiun ini adalah perkerasan beton bersambung tanpa tulangan dengan tebal lapis pondasi sebesar 125 mm dan tebal pelat beton sebesar 165 mm. Dalam menghubungkan tiap segmen perkerasan, digunakan tulangan dowel dan tie bar. Pembangunan stasiun ini menghasilkan dampak buruk (derajat kejenuhan lalu lintas tidak dalam kondisi stabil) pada lalu lintas di sekitarnya sehingga membutuhkan beberapa alternatif untuk menanggulangi masalah tersebut. Geometri jalan rel dan platform ditentukan berdasarkan jenis kereta api yang beroperasi pada stasiun, yakni kereta api monorel tipe kecil. Jenis antrian yang terjadi pada stasiun adalah tipe FVFS dan akan berlangsung baik jika stasiun memiliki 3 loket tiket dan ketiga loket tersebut diletakkan secara berdekatan.

Deskripsi Alternatif :

Joyoboyo Intermodal Station is a station that functioning as the center of transportational modes changing. The transportations that can access this station are city buses, inter-city buses, public transportations, cars, and motorcycles. It is for fulfill the TOD (Transit-Oriented Development) concept. The effect of applying this concept is decreasing of general problems in traffic’s network in the city.


In this project of Joyoboyo Intermodal Station, there are several aspects that must be analyzed. One of those aspects is transportational aspects. In this project, the analyzed of transportational aspects are about demand of monorail passengers, characteristics of parking, pavement structure of terminal in this intermodal station, the traffic’s impact in station area that caused by its construction, the geometry of monorail guideway, the platform of monorail station, and the queue on monorail ticket counter.


Based on the outputs of analysis on those transportational aspects, the earned of outcomes are demand of monorail passengers is 415 passengers/hour. The required of total parking area is 1132,5 m2. Futhermore, the required of parking capacity is 1134 vehicles.hour (for cars) and 2250 vehicles.hour (for motorcycle) with operational hour of this station is 18 hours. The chosen of pavement structure based on received traffic load is segmental-concrete-pavement-without-reinforcement type with thickness of foundation layer is 125 mm and thickness of concrete slab is 165 mm. During connecting each segment of pavement structure, it will use dowels and tie bars. This station’s construction will cause bad effects (level of traffic saturation is not on stable condition) on roads around it so that it needs some alternatives to resolve those problems. Geometry of monorail guideway and platform is determined by the type of monorail that will be used in this station, that is small-type monorail. The type of queue that occurs on this station is FVFS and it will be used effectively if this station has 3 ticket counters and those ticket counters placed closely.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Ir. Rudy Hermawan Karsaman, M.Sc., Ph.D., Editor: Alice Diniarti

File PDF...