Path: Top > Member > hidayat@unix.lib.itb.ac.id

PERENCANAAN METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KERETA API KAYU TANAM – PADANG PANJANG – BATU TABAL

CONSTRUCTION METHOD PLANNING FOR CONSTRUCTION OF RAILWAY BRIDGE IN KAYU TANAM – PADANG PANJANG – BATU TABAL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-12-18 18:47:32
Oleh : KARIN JOSEFANNY (NIM : 15013019), S1 - Civil Engineering-FTSL
Dibuat : 2017, dengan 10 file

Keyword : Beton bertulang, warren truss, lead resource, engineer’s estimate, pelelangan, biaya langsung, biaya tidak langsung, analisa harga satuan ; reinforced concrete, warren truss, lead resource, engineer’s estimate, bidding, direct cost, indirect cost, unit price analysis

Jembatan Kereta Api Kayu Tanam – Padang Panjang – Batu Tabal merupakan sebuah prasarana transportasi yang menghubungkan stasiun-stasiun kereta api sepanjang koridor Kayu Tanam – Padang Panjang – Batu Tabal untuk memenuhi kebutuhan mobilitas penumpang dan barang di Sumatera Barat. Dulunya, jalur kereta api ini hanya digunakan untuk mengangkut barang. Namun, seiring dengan permintaan dan kebutuhan yang meningkat, sekarang jalur ini juga direncanakan untuk mengangkut penumpang. Oleh karena itu, untuk meralisasikan rencana terebut, perlu dirancang metode pelaksanaan konstruksi yang sesuai dengan kondisi eksisting jembatan yang sudah ada. Perencanaan ini tidak hanya mencakup metode konstruksi yang efektif, tetapi juga meliputi penjadwalan proyek serta estimasi biaya proyek yang memenuhi mutu, waktu, dan biaya yang diinginkan. Hasil dari perencanaan ini digunakan sebagai acuan bagi owner dan kontraktor pelaksana untuk kegiatan lelang serta konstruksi nyata di lapangan.


Metode pelaksanaan konstruksi yang dimaksud dimulai dari pekerjaan persiapan. Kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan struktur bawah jembatan yang terdiri atas pondasi bored pile, pile cap serta abutment. Setelah pekerjaan struktur bawah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pekerjaan struktur atas yang terdiri atas pier atau pilar jembatan, pier head dan rangka jembatan. Pondasi dan pilar jembatan direncanakan berupa struktur beton bertulang, sementara rangka atau gelagar jembatan direncanakan berupa struktur baja warren truss. Di atas rangka baja inilah dipasang rel sebagai jalur kereta api.


Untuk penjadwalan proyek, durasi dari proyek diperhitungkan selama 83 hari dimana perhitungan ini didasarkan pada pekerjaan dengan lead resources alat berat dan pekerjaan dengan lead resources tenaga kerja.


Dari seluruh pekerjaan yang telah dihitung dan dijabarkan, dengan menggunakan metode analisa harga satuan, diperkirakan proyek ini menghabiskan biaya sebesar Rp8.301.840.566,- dimana estimasi biaya ini dilakukan dari segi pandang konsultan perencana dengan berdasar pada gambar shop drawing dan telah memperhitungkan biaya langsung dan biaya tidak langsung. Estimasi biaya ini berupa Engineer’s Estimate dan digunakan oleh pihak owner dalam proses pelelangan sebagai acuan dalam memilih pihak kontraktor.

Deskripsi Alternatif :

The Kayu Tanam – Padang Panjang – Batu Tabal Railway Bridge is a structure that connects railway stations along the Kayu Tanam – Padang Panjang – Batu Tabal corridors. Back then, this route was mainly used just to carry goods. Then, due to the increase in demand and people’s needs, nowadays this route is also planned for carrying both passengers and goods. In order to reach the plan to a realization, there needs to be a construction method planning that is suitable with the existing condition of the railway bridge. This plan not only includes the construction methods, but also includes project management such as project scheduling and cost estimation that meet the requirements of quality, time and cost. The result of this planning will then be used by the owner and contractor as a reference in the bidding and construction process.


The method of construction begins with the preparatory work, then is continued with the lower structure work that consists of bored pile foundation, pile caps and abutments. After the lower structure construction is finished, it is followed by the construction of the upper structure, consisting of the bridge piers, pier heads and main girders. The bridge’s foundation and piers are designed to be made of reinforced concrete, while the main girders are designed to be made of steel – warren truss, to be exact. The main railway will then be built above this steel truss.


Based on the project scheduling, the duration of this project is planned to be carried out for 83 days, for which the calculation is based on two types of work, which are the work with the lead resource of heavy equipment and the work with the lead resource of labors.


With all the work having been calculated and broken down into details, using the unit price method, this projects is estimated to cost Rp8.301.840.566,- In which the cost estimation is done from the planning consultants’ perspective, calculated based on specifications from shop drawings and already includes both direct and indirect costs. This Engineer’s Estimate will be used by the owner in the bidding process as a reference in choosing the project’s contractor.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Rani Gayatri Kusumawardhani P., S.T., M.Sc., Ph.D, Editor: hidayat

File PDF...