Path: Top > S2-Theses > Architecture-SAPPK > 2014

REINVENTING PASAR TRADISIONAL (Studi Kasus: Pasar Palasari, Bandung)

REINVENTING PUBLIC MARKET (Case Study: Pasar Palasari)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:24:11
Oleh : KADEK INDIRA DIAH KARDINA (NIM: 25211019), S2 - Architecture
Dibuat : 2014, dengan 8 file

Keyword : pasar tradisional, Pasar Palasari, vitalitas, sinergi kegiatan, focal point

Pasar tradisional, yang dalam catatan sejarah di sejumlah daerah memiliki posisi strategis sebagai pusat kegiatan, mengalami penurunan kondisi yang berimbas pada


penurunan jumlah perkembangannya. Sebagai pusat kegiatan ekonomi sosial, pasar tradisional memiliki sejumlah kelebihan yang potensial untuk dikembangkan. Seiring


dengan perkembangan dan kemajuan zaman, penting untuk menghidupkan kembali gagasan mengenai pasar tradisional dengan mempertahankan nilai-nilai pasar tradisional


yang sesuai dengan kekinian dan menemukan nilai-nilai baru yang dapat disinergikan dengan yang telah ada, sehingga pasar dapat memiliki daya hidup dan daya saing. Pasar Palasari, yang digunakan sebagai studi kasus, merupakan pasar dengan komoditas dagang berupa buku, hasil bumi, dan bunga di Bandung. Untuk menganalisis keragaman kawasan di sekitar lokasi, digunakan prinsip lokasi-alokasi ruang dan atribut vitalitas dari prinsip


desain urban. Selain itu digunakan pula analisis sinergi kegiatan untuk memprediksi potensi kegiatan di lokasi. Hasil analisis tersebut digunakan untuk menetapkan kegiatan yang akan diinjeksikan dan sinergi kegiatan yang akan diciptakan pada lokasi. Untuk itu, dikemukakan gagasan agar pasar tradisional dapat kembali menjadi focal point. Pasar harus dapat sejalan dengan dinamika pasar saat ini dan memberikan manfaat serta keuntungan. Untuk itu perlu dialokasikan kegiatan yang potensial yang dapat bersinergi dengan kegiatan pasar. Berdasarkan gagasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa, sinergi


kegiatan memiliki peran dalam menghidupkan kembali gagasan mengenai pasar tradisional.

Deskripsi Alternatif :

The condition of public markets, which in historical records in a number of areas lie in strategic position as a center of activity, have decreased. It impacts


the amount of decrease in its development quantity. As a center of social economic activities, public markets have a number of potential advantages to be developed. Along with the times, it is important to revive the idea of public market with maintaining its values in accordance with the present and find new values that can be synergized with the existing one. So that the market can develop the vitality and competitiveness. Palasari Market, which is used as a case study, is a market which commodity are books, groceries, and flowers in


Bandung. To analyze the diversity of the area around the site, the locationallocation principle and vitality attribute of urban design principle are used. Moreover, also used the activity synergy analysis to predict the activity potency in the location. The results of this analysis are used to define the activities that will


be injected and synergy of activities that will be created at the location. The idea is making public market as a focal point. The market should be in line with current market dynamics and provide benefits and advantages. It needs to be allocated for potential activities that can synergize with market activity. Based on these ideas, it can be concluded that the synergy of activities have a role in reviving the idea of a traditional market .

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :


    Ir. Basauli Umar Lubis, MSA., Ph.D.;


    Ir. Sutan Hidayatsyah, MSP., Editor: Alice Diniarti

File PDF...