Path: Top > S1-Final Project > Geodesy and Geomatics Engineering-FITB > 2013

PEMANFAATAN KAMERA INFRAMERAH DEKAT DENGAN WAHANA PESAWAT TANPA AWAK UNTUK PEMANTAUAN TINGKAT KEMASAKAN TANAMAN TEBU (STUDI KASUS : PERKEBUNAN TEBU PT KEBUN AGUNG, PATI, JAWA TENGAH)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:10
Oleh : JUNNO TANTRA PRATAMA WIBOWO (NIM : 15108026); Pembimbing : Dr. Deni Suwardhi, ST., MT. ; Dr. Soni Darmawan, ST., MT., S1 - Department of Geodetic Engineering
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : Tebu, Penginderaan jauh, Pesawat tanpa awak, ENDVI

Tebu adalah tanaman rerumputan monokotil dari family Poaceae dan umumnya membutuhkan waktu panen sekitar 11 sampai 12 bulan, menghasilkan variasi spasio-temporal yang tinggi akan perkembangan tanaman dan radiometrinya. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami variabilitas tersebut dan selanjutnya digunakan untuk mengestimasi umur tanaman tebu dan waktu panennya.




Untuk melakukan estimasi umur tanaman tebu digunakan kamera true color dan kamera inframerah dekat yang dipasangkan pada wahana pesawat tanpa awak. Dari citra inframerah dapat dihitung nilai indeks vegetasi yang menunjukan tingkat kerapatan vegetasi hijau pada area yang diamati. Indeks vegetasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Enhanced Normalized Vegetation Index (ENDVI), sebuah model matematis yang dibuat untuk mendapatkan indeks vegetasi dari data satu kamera inframerah dekat.




Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa ENDVI dan umur tanaman tebu memiliki korelasi yang cukup tinggi. Korelasi antara nilai indeks vegetasi dan data umur tebu digunakan untuk mengestimasi umur kebun tebu yang lainnya. Estimasi tidak dapat dilakukan hanya dengan mengguakan nilai ENDVI tetapi harus dibantu dengan interpretasi secara visual. Sementara itu dari nilai faktor kemasakan didapatkan korelasi antara ENDVI dengan waktu panen terbaik

Deskripsi Alternatif :

Sugarcane is a monocot grass plant from Poaceae family which generally takes about 11 to 12 months to be ready to harvest, leading to high spatio-temporal variability of the crop development and radiometry. The objective of this research is to understand this variability and subsequently use it to estimate the sugarcane age and its optimum age to be harvested.




True color camera and near-infrared camera which are mounted on an unmanned aerial vehicle are used to do the observation. From the near infrared image, vegetation index can be calculated to show the density of green vegetation of specific area. The vegetation index used in this research is Enhanced Normalized Vegetation Index (ENDVI), a mathematical model to obtain vegetation index from single near infrared image.




Based on the results of this study it can be found that ENDVI and sugarcane’s age have a fairly high correlation. The correlation between vegetation index value and sugarcane’s age will be used to estimate other sugarcane fields age. Sugarcane’s age estimation couldn’t be done just by using ENDVI value, therefore visual interpretation should be involved. Meanwhile, the correlation of ENDVI value and optimal harvest time is obtained from the brix data.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Department of Geodetic Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Deni Suwardhi, ST., MT. ; Dr. Soni Darmawan, ST., MT., Editor: PKL-SMK

File PDF...