Path: Top > Member > mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

Aplikasi Analisis Komponen Utama dalam Pemodelan Penduga Lengas Tanah dengan
Data Satelit Multispektral

Journal from / 2004-08-02 14:41:09
Oleh : Erna Sri Adiningsih, matematik dan sains
Dibuat : 2003-11-00, dengan 1 file

Keyword : PCA, soil moisture, soil brightness index, greenness index, soil wetness index, multispectral satellite
data.

Principle Component Analysis (PCA) application in modeling the soil moisture estimate using multispectral satellite
data is meant to optimize spectral combination. PCA method has been applied to Landsat Thematic Mapper (TM)
satellite data with good results. However, Landsat data have low temporal resolution (16 days) compared with
daily NOAA-AVHRR (NOAA-Advanced Very High Resolution Radiometer) satellite data. So, NOAH-AVHRR data
are able to provide better information on daily soil moisture. The objective of the study is to develop soil moisture
estimation model based on daily 5-channel daily NOAH-AVHRR data using PCA method. The locations are West
Java and Central Java as case study, while the period is August-September 1999. Some field soil samples were also
taken from the two locations. The coefficient of variance shows that the three principle component (PC) can explain
the variance of soil moisture of 0-20 cm depth better than of >20 cm depth. This is due to more dynamic surface
soil moisture change rather than deeper soil layer. Among the three PCs, the first PC is the best parameter- to
estimate soil moisture. The index resulted by the first PC can estimate soil moisture better than vegetation index.

Deskripsi Alternatif :

Penerapan analisis komponen utama (PCA) dalam pemodelan penduga lengas tanah menggunakan data satelit
multispektral dimaksudkan untuk mengoptimalkan kombinasi spektral. Metode PCA telah diterapkan untuk data
satelit Landsat Thematic Mapper (TM) dengan hasil yang balk. Namun data Landsat memiliki resolusi temporal
yang rendah (16 hari) dibandingkan dengan data satelit NOAH-AVHRR harian, sehingga penggunaan data NOAAAVHRR
diharapkan dapat memberikan informasi tentang kondisi lengas tanah harian dengan lebih balk.
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model penduga lengas tanah berdasarkan data NOAA-AVHRR harian
5 kanal menggunakan methoe PCA. Lokasi study kasus adalah Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan periode data
Agustus - September 1999. Beberapa contoh tanah diambil di lapangan pada 2 lokasi. Koefisien keragaman ketiga
komponen utama dapat menjelaskan lengas tanah pada kedalaman > 20 cm dengan lebih balk dibandingkan pada
kedalaman 0-20 cm. Hal ini disebabkan permbahan lengas tanah pada lapisan permukaan lebih dinamis daripada
lengas tanah pada lapisan lebih dalam. Komponen utama pertama yang diperoleh disebut sebagai indeks
kecerahan tanah, yang kedua adalah indeks kehijauan, dan yang ketiga adalah indeks kelembaban tanah. Diantara
ketiga komponen utama, komponen utama pertama merupakan parameter penduga lengas tanah yang terbaik.
Indeks yang dihasilkan dari komponen utama pertama juga menduga lengas tanah lebih baik jika dibandingkan
indeks vegetasi.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
Organisasimatematik dan sains
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Mahmud, Iskandar Effendi, Editor: mudjiono@

File PDF...