Path: TopMemberena@lib.itb.ac.idtemporary

Solar Cycle Variations and its Effects on El Nino/La Nina Behaviour

Journal from JBPTITBPP / 2003-09-09 11:55:45
Oleh : Iratius Radiman, Jurnal Matematika & Sains vol.8 no.2 Juni 2003 - FMIPA - ITB (sulaeman@fmipa.itb.ac.id)
Dibuat : 2003-09-09, dengan 1 file

Keyword : Solar Cycle; El NiholLa Nina; SOI Index; Nino3.4 SST Anomaly
Url : http://

Variations in the Solar Cycle has been known for a long time. The Solar Cycle is observed to vary from 14 to 8 years in length. The reconstructions of the annual solar total irradiance since the beginning of Maunder Minimum (from year 1600) to year 2000 show that there are envelopes of groups sunspot numbers. The intensities delineated by the envelopes are consistent with the range of Call brightness. The timelength of the envelopes corresponds to long term variabilities such as the Gleissberg Cycle of 88 and 124 years period. A close correlation between total irradiance and sunspot number from 1610 to 2000 is found to be 0.88. Although the work of Labitzke and van Loon
has clearly shown the existence of an oscillation in man v atmospheric parameters with a period in the vicinity of 11 years and a phase that is related to that of solar activity, there is reluctance to accept a relationship to the 11 year
solar cycle. Therefore this study aimed to pursue the investigations further by determining the correlation coefficients to lower trophospheric layers. Our studies reveal to results, which we summarized as follows: A weak correlation at 27 month delay is found between solar activities and the El NiholLa Nina phenomena. The next ElNiholLa Nina event is expected to occur from year 2002 until mid 2003. A major change in the pattern of the solar cycle since 1700 appears. The sun is seen to be more frequent in its active states over the last 100 years. The length of the cycle is becoming shorter. The solar cycles modulate from 5, 8, 12 and 25-year period obtained from its total irradiance plot. The 5-year period coincides very well within the El NiholLa Nina period of 2 to 7;vear. The El NiholLa Nina phenomenon has a 10-12 month duration. Every El NiholLa Nina event is separated from 24 to 84
months duration in an irregular pattern. Every El NiholLa Nina event is unique. These conclusions are drawn after decomposing the SSTAnomaly Index through applied Fourier Transform. The effect of the solar cycle variations is to generate long period harmonics in the coming El NiholLa Nina events. We expect that more variability in climate
will occur in the coming decade.


Perubahan siklus matahari telah lama diketahui. Siklus matahari berubah rentang waktunya dari 14 sampai 8 tahun. Dari rekonstruksi pancaran total tahunan matahari sejak Maunder Minimum (dari tahun 1600) sampai tahun 2000 terdapat selubung-selubung kelompok bintik matahari. Intensitas dari selubung-selubung itu berada pada rentang kecerlangan garis-garis Call. Rentang periode selubung bersesuaian dengan rentang siklus periode
panjang dari Gleisberg yang berperiode 88 samapai 124 tahun. Korelasi kuat antara pancaran total matahari dengan bintik matahari dimulai tahun 1610 sampai 2000 adalah sangat tinggi yakni 0,88. Meskipun penerapan Labitzke dan Van Loon telah memperlihatkan dengan nyata akan keberadaan siklus di dalam parameter parameter atmosfer Bumi dengan periode sekitar 11 tahun dan Jose yang terkait dengan kegiatan matahari, masih tetap
terdapat keengganan untuk menerima keterhubungannya dengan siklus matahari. Itulah sebabnya telaah ini ditujukan untuk menentukan koefrsien korelasi sampai ke lapisan troposfer. bawah. Peker/aan sampai pada hasil-hasil yang dapat diringkaskan sebagai berikut: Terdapat korelasi lemah dengan tenggang waktu 27 bulan antara kegiatan matahari dengan gejala El NiholLa Nina. El NiholLa Nina berikutnya diperkirakan terjadi pada tahun 2002 sampai pertengahan 2003. Suatu perubahan besar dalam pola siklus matahari sejak 1700 terjadi. Matahari diamati lebih kerapkali berada dalam status aktif selama 100 tahun terakhir. Rentang siklus menjadi lebih singkat. Matahari bermodulasi dari 5, 8, 12 dan 25-tahun dari hasil plot total pancarannya. Periode 5 tahun bersesuaian dengan rentang periode El NiholLa Niha antara 2-7 tahun. Ge/ala El NiholLa Nina berlangsung 10-12 bulan. Setiap kejadian El NiholLa Nina terpisah antara 24 sampai 84 bulan dalam pola yang tak beraturan. Setiap kejadian El NiholLa Nina adalah unik. Beberapa kesimpulan ini diturunkan setelah menguraikan Indeks SST Anomali melalui penerapan transformasi Fourier. Pengaruh perubahan siklus matahari adalah pembentukan harmonik berperiode panjang pada kejadian-kejadian El NiholLa Nina mendatang. Kita mengharapkan bahwa variabilitas iklim akan terus terjadi pada dasawarsa mendatang. Kata Kunci : Siklus Matahari, El NiholLa Nina, Indeks SO!, Indeks Anomali SST Nino 3.4

Deskripsi Alternatif :

Variations in the Solar Cycle has been known for a long time. The Solar Cycle is observed to vary from 14 to 8 years in length. The reconstructions of the annual solar total irradiance since the beginning of Maunder Minimum (from year 1600) to year 2000 show that there are envelopes of groups sunspot numbers. The intensities delineated by the envelopes are consistent with the range of Call brightness. The timelength of the envelopes corresponds to long term variabilities such as the Gleissberg Cycle of 88 and 124 years period. A close correlation between total irradiance and sunspot number from 1610 to 2000 is found to be 0.88. Although the work of Labitzke and van Loon
has clearly shown the existence of an oscillation in man v atmospheric parameters with a period in the vicinity of 11 years and a phase that is related to that of solar activity, there is reluctance to accept a relationship to the 11 year
solar cycle. Therefore this study aimed to pursue the investigations further by determining the correlation coefficients to lower trophospheric layers. Our studies reveal to results, which we summarized as follows: A weak correlation at 27 month delay is found between solar activities and the El NiholLa Nina phenomena. The next ElNiholLa Nina event is expected to occur from year 2002 until mid 2003. A major change in the pattern of the solar cycle since 1700 appears. The sun is seen to be more frequent in its active states over the last 100 years. The length of the cycle is becoming shorter. The solar cycles modulate from 5, 8, 12 and 25-year period obtained from its total irradiance plot. The 5-year period coincides very well within the El NiholLa Nina period of 2 to 7;vear. The El NiholLa Nina phenomenon has a 10-12 month duration. Every El NiholLa Nina event is separated from 24 to 84
months duration in an irregular pattern. Every El NiholLa Nina event is unique. These conclusions are drawn after decomposing the SSTAnomaly Index through applied Fourier Transform. The effect of the solar cycle variations is to generate long period harmonics in the coming El NiholLa Nina events. We expect that more variability in climate
will occur in the coming decade.


Perubahan siklus matahari telah lama diketahui. Siklus matahari berubah rentang waktunya dari 14 sampai 8 tahun. Dari rekonstruksi pancaran total tahunan matahari sejak Maunder Minimum (dari tahun 1600) sampai tahun 2000 terdapat selubung-selubung kelompok bintik matahari. Intensitas dari selubung-selubung itu berada pada rentang kecerlangan garis-garis Call. Rentang periode selubung bersesuaian dengan rentang siklus periode
panjang dari Gleisberg yang berperiode 88 samapai 124 tahun. Korelasi kuat antara pancaran total matahari dengan bintik matahari dimulai tahun 1610 sampai 2000 adalah sangat tinggi yakni 0,88. Meskipun penerapan Labitzke dan Van Loon telah memperlihatkan dengan nyata akan keberadaan siklus di dalam parameter parameter atmosfer Bumi dengan periode sekitar 11 tahun dan Jose yang terkait dengan kegiatan matahari, masih tetap
terdapat keengganan untuk menerima keterhubungannya dengan siklus matahari. Itulah sebabnya telaah ini ditujukan untuk menentukan koefrsien korelasi sampai ke lapisan troposfer. bawah. Peker/aan sampai pada hasil-hasil yang dapat diringkaskan sebagai berikut: Terdapat korelasi lemah dengan tenggang waktu 27 bulan antara kegiatan matahari dengan gejala El NiholLa Nina. El NiholLa Nina berikutnya diperkirakan terjadi pada tahun 2002 sampai pertengahan 2003. Suatu perubahan besar dalam pola siklus matahari sejak 1700 terjadi. Matahari diamati lebih kerapkali berada dalam status aktif selama 100 tahun terakhir. Rentang siklus menjadi lebih singkat. Matahari bermodulasi dari 5, 8, 12 dan 25-tahun dari hasil plot total pancarannya. Periode 5 tahun bersesuaian dengan rentang periode El NiholLa Niha antara 2-7 tahun. Ge/ala El NiholLa Nina berlangsung 10-12 bulan. Setiap kejadian El NiholLa Nina terpisah antara 24 sampai 84 bulan dalam pola yang tak beraturan. Setiap kejadian El NiholLa Nina adalah unik. Beberapa kesimpulan ini diturunkan setelah menguraikan Indeks SST Anomali melalui penerapan transformasi Fourier. Pengaruh perubahan siklus matahari adalah pembentukan harmonik berperiode panjang pada kejadian-kejadian El NiholLa Nina mendatang. Kita mengharapkan bahwa variabilitas iklim akan terus terjadi pada dasawarsa mendatang. Kata Kunci : Siklus Matahari, El NiholLa Nina, Indeks SO!, Indeks Anomali SST Nino 3.4

Beri Komentar ?#(33) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiJ
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: