Path: Top » Gray Literatures » A » Agus_H._Harsolumakso » 2001
Struktur geologi dan daerah genangan.
Oleh : Agus H. Harsolumakso, Department of Geology
Dibuat : 2001, dengan 1 file
Keyword : Quarternary sediments; Structural geologic interpretation
Wilayah DKI Jakarta sebagian besar dibentuk oleh endapan Kwarter dari berbagai produk yang menempati cekungan batuan dasar Tersier. Bentuk dan pola struktur pada batuan dasar serta adanya gejala struktur aktif yang mempengaruhi wilayah ini, mendorong bagi interpretasi tentang kemungkinan adanya gerak yang melibatkan batuan Kwarter yang juga akan mempengaruhi pembentukan permukaan depresif atau cekungan. Proses ini dapat dipengaruhi oleh kejadian struktur geologi, baik oleh gerak yang lateral ataupun vertikal.
Berdasarkan kondisi struktur geologi wilayah Jakarta terdapat dua kemungkinan mekanisme kejadian struktur yang berpengaruh pada pembentukan struktur depresif. Pertama, gerak lateral utara-selatan yang bersifat kompresif menyebabkan pembentukan lipatan dan pengangkatan pada posisi antiklinorium Bogor sekarang, diikuti dengan penurunan dibagian utaranya, kurang lebih pada posisi batas Cekungan Jakarta ke arah utara. Kedua, gerak lateral yang mempengaruhi wilayah Jakarta menyebabkan struktur yang sudah ada, terutama yang berarah timurlaut-baratdaya dan baratlaut-tenggara menjadi patahan geser. Gerak patahan geser ini menyebabkan terjadinya struktur penyerta berupa patahan turun atau naik, yang mengakibatkan terjadinya depresi atau pembubungan disekitar daerah pergeseran tersebut.
Proses pembentukan struktur ini pada daerah yang aktif secara tektonik akan berpengaruh terhadap perubahan morfologi saat ini yang berakibat adanya bagian wilayah yang turun relatif terhadap sekitarnya.
Wilayah DKI Jakarta sebagian besar dibentuk oleh endapan Kwarter dari berbagai produk yang menempati cekungan batuan dasar Tersier. Bentuk dan pola struktur pada batuan dasar serta adanya gejala struktur aktif yang mempengaruhi wilayah ini, mendorong bagi interpretasi tentang kemungkinan adanya gerak yang melibatkan batuan Kwarter yang juga akan mempengaruhi pembentukan permukaan depresif atau cekungan. Proses ini dapat dipengaruhi oleh kejadian struktur geologi, baik oleh gerak yang lateral ataupun vertikal.
Berdasarkan kondisi struktur geologi wilayah Jakarta terdapat dua kemungkinan mekanisme kejadian struktur yang berpengaruh pada pembentukan struktur depresif. Pertama, gerak lateral utara-selatan yang bersifat kompresif menyebabkan pembentukan lipatan dan pengangkatan pada posisi antiklinorium Bogor sekarang, diikuti dengan penurunan dibagian utaranya, kurang lebih pada posisi batas Cekungan Jakarta ke arah utara. Kedua, gerak lateral yang mempengaruhi wilayah Jakarta menyebabkan struktur yang sudah ada, terutama yang berarah timurlaut-baratdaya dan baratlaut-tenggara menjadi patahan geser. Gerak patahan geser ini menyebabkan terjadinya struktur penyerta berupa patahan turun atau naik, yang mengakibatkan terjadinya depresi atau pembubungan disekitar daerah pergeseran tersebut.
Proses pembentukan struktur ini pada daerah yang aktif secara tektonik akan berpengaruh terhadap perubahan morfologi saat ini yang berakibat adanya bagian wilayah yang turun relatif terhadap sekitarnya.
Beri Komentar ?#(0) | Bookmark
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| ID Publisher | JBPTITBPP |
| Organisasi | Department of Geology |
| Nama Kontak | Drs. Mahmudin, SIP. |
| Alamat | Jl. Ganesha 10 |
| Kota | Bandung |
| Daerah | Jawa Barat |
| Negara | Indonesia |
| Telepon | 62-22-2509118, 2500089 |
| Fax | 62-22-2500089 |
| E-mail Administrator | digilib@lib.itb.ac.id |
| E-mail CKO | digilib@lib.itb.ac.id |
Print ...
Kontributor...
- , Editor: