Path: TopS1-Final ProjectSchool of Business and Management2017

MINAT DAN PERILAKU PEMBELIAN TERHADAP LOGISTIK HALAL DI INDONESIA

PURCHASE INTENTION AND BEHAVIOR TOWARDS HALAL LOGISTICS IN INDONESIA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-17 07:21:55
Oleh : JOSE MANUEL SUSANTO (NIM SUSANTO 190 14 184), School of Business and Management
Dibuat : 2017-09-17, dengan 1 file

Keyword : halal logistics, perceived value, perceived usefulness, intention, behaviour

ABSTRAK

Dalam konteks rantai pasok, Halal dianggap sebagai komponen baru dalam periode ini. Namun,

saat ini industry halal sedang mengalami pergeseran tidak hanya terbatas pada produksi

makanan dan konsumsi semata tetapi juga termasuk banyak proses di dalam rantai tersebut.

Peran logistik halal sangatlah kritis untuk memastikan implementasi dari rantai pasok halal di

setiap proses dari awal hingga produk akhir. Proses tersebut dimulai dari material mentah hingga

konsumsi akhir oleh konsumen, maka dari itu setiap proses harus memenuhi prinsip Syari.

Indonesia, sebagai Negara dengan populasi Muslim terbanyak di dunia, diharapkan dapat

memberikan pengetahuan mendalam melalui hasil dari penelitian ini.

Dalam penelitian ini, penulis mengaplikasikan Structural Equation Modelling (SEM) yang mana

digunakan untuk menganalisis hubungan struktural antara perceived value, perceived usefulness,

pengetahuan tentang logistik Halal, minat, dan perilaku terhadap logistik Halal. Tujuan dari

penelitian ini adalah untuk mengalisis lebih lanjut apakah setiap variable memiliki hubungan

yang signifikan satu sama lain dan untuk menyelidiki kerangka yang paling ideal dalam

pengembangan logistik Halal.

Berdasarkan survey kuesioner yang dikumpulkan dari 779 responden Muslim di Indonesia,

penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan tentang logistik Halal bersifat signifikan untuk

meningkatkan minat dan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi produk Halal. Meskipun

begitu, mengingat bahwa perceived value dan perceived usefulness tidak memiliki hubungan

yang signifikan terhadap minat, maka modifikasi lebih lanjut dilakukan untuk memperhatikan

hubungan tersebut melalui model yang sudah dimodifikasi. Dalam model yang sudah

dimodifikasi, perceived value dan pengetahuan tentang logistik Halal memainkan peran yang

signifikan sebelum perceived usefulness. Hasil penelitian menunjukkan semua variable

merupakan signifikan dan model yang sudah dimodifikasi merupakan model yang paling

sesuai/ideal untuk mengembangkan praktik logistik Halal di Indonesia.

Kata kunci : Logistik Halal, perceived value, perceived usefulness, minat, perilaku

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT

In the world of supply chain, Halal is considered as new component within this decade.

However, the Halal industry is currently shifting not only limited to food production and

consumption but also many processes involved in the chain. The role of Halal logistics is highly

critical to assure implementation of Halal supply chain in each process to the end-product. The

following processes start from farm to fork, therefore each and every process should comply

with Sharia principles. Indonesia, as the most populous Muslim country in the world, is expected

to give valuable insights with the outcome of this study.

In this study, the author applies Structural Equation Modelling (SEM) which is used to analyse

structural relationships between perceived value, perceived usefulness, knowledge on halal

logistic, intention, and behaviour towards Halal logistics. The purpose of this study is to further

analyse whether each variable has significant relationship one another and to explore the most

ideal framework in the development of Halal logistics.

Based on questionnaire survey gathered from 779 Muslim respondents in Indonesia, this study

finds that knowledge on halal logistic is significant to endorse intention and behaviour of people

in consuming halal product. However, since the perceived value and usefulness are not

significant to intention, thus a further modification is conducted to observe its relationship

through a modified model. In the modified model, perceived value and knowledge on halal

logistics play a significant role before perceived usefulness. The result shows all variables are

significant and the modified model is the best-fit model to develop the practice of Halal logistics

in Indonesia.

Keywords: halal logistics, perceived value, perceived usefulness, intention, behaviour

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Yuliani Dwi Lestari, Ph.D., Editor: Wiwik Istiyarini

File PDF...