Path: TopS1-Final ProjectEnvironmental Engineering-FTSL2007

PEMILIHAN ALTERNATIF PROSES BIOLOGI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK KOTA PONTIANAK

BIOLOGICAL PROCESSES ALTERNATIF SELECTION OF PONTIANAK WASTE WATER TREATMENT PLANTS

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:16
Oleh : Jhon Michael H. S. (NIM 15303066), S1 - Environmental Engineering Study Programme (my_qies@yahoo.com)
Dibuat : 2007-00-00, dengan 11 file

Keyword : WWTP, biological processes, contact stabilization, Pontianak.
Subjek : Environmental Engineering
Kepala Subjek : Engineering

ABSTRAK:




Kota Pontianak merupakan ibukota dari Propinsi Kalimantan Barat. Beberapa tahun terakhir kota ini mengalami pertumbuhan yang cukup cepat. Dengan lokasi yang cocok untuk perdagangan dan kegiatan industri, pontianak disinyalir akan berkembang bahkan lebih cepat lagi. Pertumbuhan kota Pontianak juga akan diikuti oleh pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan ini ternyata belum diimbangi dengan usaha untuk menjaga kualitas lingkungan yang dalam hal ini adalah sarana pengolahan limbah domestik secara terpadu. Pembuangan limbah domestik yang dilakukan di kota Pontianak hingga saat ini adalah menggunakan septic tank dan sebagian masyarakat langsung membuang limbah domestiknya ke batang sungai yang bermuara ke sungai Kapuas. Hal ini apabila berlangsung terus menerus dapat mengakibatkan pencemaran yang berat pada sungai Kapuas yang juga menjadi sumber air untuk kegiatan masyarakat. Dengan kondisi ini maka pembangunan sebuah instalasi pengolahal air limbah (IPAL) domestik dipandang sudah sangat penting. IPAL yang direncanakan menggunakan pengolahan biologis karena limbah domestik kaya akan bahan organik biodegradable. Alternatif pengolahan biologis yang dipilih berdasarkan beban pengolahan, efisiensi pengolahan, aspek teknis, aspek lingkungan, adalah Completely Mix Activated Sludge, Kontak Stabilisasi, dan Aerated Lagoon. Selanjutnya, berdasarkan aspek ekonomi yaitu biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan selama masa perencanaan, maka diperoleh alternatif terpilih yaitu sistem pengolahan Kontak Stabilisasi.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT:




Pontianak is the capital city of West Borneo Province. In the last few years this city had a quick growth. By its strategic location which suitable for trading and industrial activity the growth of this city will move even faster. This growth would go along the population growth. Unfortunately this speedy growth was not followed by efforts on improving the environmental quality which in this case means implementation of waste water treatment plant (WWTP). The existing waste water handling is by using septic tank but some had disposed their waste directly to the drainage system and rivers that would flow to and contaminate the main river (Kapuas). Therefore, development of WWTP is necessary in order to prevent further damage on the rivers. Domestic waste water contains lots of biodegradable organic compound. Therefore the type of WWTP that would be used is biological treatment. By considering the wastewater characteristic, process performance, technical and environmental aspect, the suitable alternative biological processes are Completely Mix Activated Sludge, Contact Stabilization, and Aerated Lagoon. Finally, the economical analysis on investment, operational dan maintenance cost shows that the Contact Stabilization process is the best one, that will be constructed as the biological process of the WWTP.

Copyrights : Copyright (c) 2007 FTSL ITB, Information Dissemination Right @ 2007 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Environmental Engineering Study Programme
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id