Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2007

STRATEGI SOLUSI PEMENUHAN KEBUTUHAN PEMBANGUNAN TERMINAL KARGO DI BANDARA SOEKARNO-HATTA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:40
Oleh : JAVERSON SIMAMORA (NIM : 29106013); Pembimbing: Ir. Uke MMP. Siahaan, MBA, S2 - Business Administration
Dibuat : 2007, dengan 6 file

Keyword : cargo terminal, Soekarno-Hatta airport

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (selanjutnya disingkat BSH) merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia. Bobot pengguna angkutan udara yang melalui BSH tidak hanya bertumpu pada banyaknya jumlah penumpang, tetapi juga menonjol pada angkutan barang (kargo) yang diangkut. Meningkatnya arus lalu lintas kargo di BSH berkaitan erat dengan perkembangan dan pertumbuhan perekonomian nasional, regional dan internasional. Hal ini tidak terlepas dari kedudukan BSH sebagai pintu gerbang utama kawasan Jabodetabek sebagai pusat aktivitas nasional yang sangat strategis khususnya peran ibukota Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.


Dengan semakin bertumbuhnya pergerakan kargo dan angkutan penumpang melalui BSH, maka fasilitas yang ada sudah tidak memadai lagi. Fasilitas kargo yang terdapat di BSH saat ini adalah Gedung 510, Gedung 520, dan Gedung 530 yang menangani kargo baik domestik maupun internasional yang sifatnya berupa pergudangan, sehingga sering terjadi penumpukan kargo. Berkembangnya konsep kargo dan logistik modern serta semakin tumbuhnya pergerakan kargo eksisting di BSH, maka fasilitas yang ada saat ini sudah tidak mampu mengakomodasi pergerakan kargo di masa mendatang, khususnya yang dapat mengelola International Cargo Transhipment.


Atas tuntutan kebutuhan tersebut serta demi mewujudkan konsep BSH sebagai main hub cargo di kawasan Asia - Pasifik, maka PT (Persero) Angkasa Pura II (AP II) sebagai pengelola BSH sesuai dengan Master Plan yang dimiliki berencana untuk mengoptimalkan lahan idle yang dimiliki sekaligus menangkap peluang dari penyediaan fasilitas pemprosesan kargo terpadu di masa mendatang dengan membangun Terminal Kargo. Untuk merealisasikan ide pembangunan tersebut, PT (Persero) Angkasa Pura II diperhadapkan dengan masalah pendanaan dan pola pengelolaan.


Alternatif solusi yang ada antara lain, dikelola sendiri, sewa dan konsesi, kerjasama operasi, BOT (Build Operate Transfer) & BOO (Build Operate Own), perusahaan patungan (joint venture). Masing-masing alternatif solusi tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi untuk kondisi perusahaan sekarang, strategi yang terbaik adalah menggandeng investor dengan pola kerjasama BOT (Build Operate Transfer).


Implementasi pengelolaan BOT (Build Operate Transfer) dimulai dengan melakukan kajian-kajian kelayakan usaha pembangunan Terminal Kargo. Dengan solusi ini, investor akan melakukan pembangunan, pengelolaan dengan dana sendiri selama masa konsesi yaitu 20 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan kriteria investasi, dengan proyek ini investor akan memperoleh IRR (20,45%), PBP (8,09 years) and positive NPV (Rp1.629.487.449,88). Pada akhir konsesi yaitu pada tahun 2027, semua aset yang terawat dengan baik akan berpindah kepada pihak PT AP II.

Deskripsi Alternatif :

Soekarno-Hatta International Airport is the largest and the busiest airport in Indonesia. The using of air transportation does not only touch upon the number of passengers, but also the number of cargo delivery. The increasing of air cargo traffic at BSH is closely related to development and national economic, regional and international growth and also emerged by low cost carriers. Thus is due to Soekarno-Hatta airport as a main enterance for Jabodetabek region namely as a centre of national affairs which has good position in term of Jakarta as the capital of Indonesia in which the centre of governmental and economics are.


With the increasing of cargo movement and passengers through BSH, therefore the existing facilities are not sufficient anymore. Cargo facilities at BSH namely building 510, building 520, dan building 530 handling both domestic and international cargo in term of warehousing that makes for cargo hoarding. As the developing of cargo concept and modern logistic and the growth of existing cargo existing at BSH, the existing area is not able to accommodate cargo movement in the future, especially on running International Cargo Transhipment.


For that need to actualize the airport concept as main hub cargo in the region of Asia pacific, then PT (Persero) Angkasa Pura II (AP II) who has under management at Soekarno-Hatta airport referring to the Master Plan they have as to optimize the idle land and capture the opportunity on providing integrated cargo processing in the future by building cargo Terminal. To actualize /run this idea, PT (Persero) Angkasa Pura II faces the problem on funding strategy and corporation strategy.


The alternative solutions namely are, operated it by the company, lease and concession, operation collaboration, BOT (Build Operate Transfer) & BOO (Build Operate Own), joint venture company. Each of these alternatives has their own advantages and disadvantages. Mean while, for the present of company situation, the best strategy is to collaborate with inventors with BOT (Build Operate Transfer).


The implementation of BOT (Build Operate Transfer) has first stages a head by doing some feasibility studies, design, making draft and then begins to build. With this solution, investor by themselves will be responsible to do constructing, execution, delivery, operating as long as 20 years as the concession period. Based on calculation, with this project invsetors will get IRR (20,45%), PBP (8,09 years) and positive NPV (Rp1.629.487.449,88). At the end of concession period, those well treated assets will be transferred to the PT AP II at the end of concession period, in 2027.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Uke MMP. Siahaan, MBA, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...