Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 2007

KAJIAN PERENCANAAN PENANGGULANGAN EROSI PANTAI LEBIH DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI

THE STUDY OF EROSION PROTECTION AT LEBIH BEACH GIANYAR DISTRICT, BALI PROVINCE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:29
Oleh : I Wayan Suteja (NIM 95005308), S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2007-02-00, dengan 6 file

Keyword : erosion, waves, and handling
Subjek : Civil Engineering
Kepala Subjek : Engineering

ABSTRAK:




Erosi pantai didefinisikan sebagai mundurnya garis pantai dari posisi asalnya.




Erosi pantai disebabkan oleh adanya angkutan sedimen menyusur pantai sehingga mengakibatkan berpindahnya sedimen dari satu tempat ke tempat lainnya. Angkutan sedimen menyusur pantai terjadi bila arah gelombang datang membentuk sudut dengan garis normal pantai.




Angin di Pantai Lebih dominan bertiup dari arah Selatan, demikian juga fetch effektif yang paling besar juga dari arah Selatan sehingga gelombang dominan yang terjadi berasal dari arah Selatan. Di Pantai Lebih Kabupaten Gianyar, terjadi angkutan sediment sebesar 301.000 m3/tahun yang mengakibatkan mundurnya garis pantai. Angkutan sedimen menyusur pantai yang terjadi bergerak dari arah Selatan. Penanggulangan erosi Pantai Lebih sudah pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi Bali yaitu dengan membangun krib dari blok-blok beton. Akan tetapi krib yang dibangun hancur diterjang gelombang sehingga usaha penanggulangan erosi yang terjadi belum berhasil.




Solusi penanggulangan dalam studi ini adalah dengan membangun seri break water sejajar pantai. pembangunan seri break water sejajar pantai berhasil membentuk formasi salient selebar 120 m. Demikian juga dengan menggunakan metode Parabolik Form, diketahui garis pantai maju dari kondisi awal setelah dibangun seri break water.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT:




Erosion is defined as the backward of shoreline to wards the land from its original position. Erosion is caused by littoral sediment tranport along shoreline in wich sediment moves from one place to another. Littoral sediment transport occurs when incoming waves from an angle to wards normal line of shoreline.




Lebih Beach shoreline, which is the study location, has a shoreline length of approximately 2 (two) Km. The wind is dominant to blow from the south in which the dominant wave is from the south also. In Lebih Beach shoreline, the sediment littoral occurring is 494.736,33 m3/year, leading to a decline of the shoreline. The sediment moves from south to north direction. So far, Lebih beach erosion protection handling has been carried out by Bali Province government by building groins concrete blocks. However it has not been able to overcome the erosion. In fact, groins constructed was derstrayed by strong current.




With the study, the shoreline change due to erosion and its protection concept was analyzed by using Genesis programming, which yields the suggested activities as follows: constructing break water series in eroded areas besides the existing break water on Lebih Beach, thus the erosion can be overcome.

Copyrights : Copyright (c) 2007 FTSL ITB, Information Dissemination Right @ 2007 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Krisnaldi Idris, Dr., Ir.




    Pembimbing 2: Sri Legowo, Dr., Ir.




    Scanner: Arnaz Driyastika M.




    (2007-12-03), Editor: driyastika

File PDF...