Path: TopS1-Final ProjectMicrobiology-SITH2017

PENGARUH BIOSURFAKTAN YANG MEMILIKI EFEK ANTIMIKROBA TERHADAP KOMUNITAS BAKTERI PEMBENTUK BIOFILM DI SUMUR MINYAK BUMI

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:14:14
Oleh : NABIILAH ARDINI FAUZIYYAH (NIM : 10413028), School of Life Sciences and Technology
Dibuat : 2017-09-20, dengan 1 file

Keyword : Biofilm, biosurfaktan antimikroba, dinamika komunitas, MBIC, MBEC

Biokorosi merupakan proses deteriorasi material logam yang diinduksi oleh


pembentukan biofilm dan umum terjadi pada pipa perminyakan. Antimikroba sintetik


secara umum telah digunakan untuk mengatasi korosi namun memiliki efek toksik


terhadap lingkungan. Biosurfaktan yang bersifat ramah lingkungan dapat dikembangkan


untuk mengantikan antimikroba sintetik tersebut dalam menghambat pembentukan dan


mengeradikasi biofilm. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penapisan


biosurfaktan dari bakteri indigen sumur minyak bumi yang memiliki kemampuan antibiofilm.


Di samping itu dilakukan penentuan nilai minimum inhibitory concentration


(MIC), minimum biofilm inhibitory concentration (MBIC), dan minimum biofilm


eradication concentration (MBEC), serta pengaruhnya terhadap komunitas bakteri


pembentuk biofilm. Penapisan biosurfaktan dengan kemampuan anti-biofilm dilakukan


dengan metode broth microdillution. MIC ditentukan dengan metode angka lempeng


total (ALT), sementara MBIC dan MBEC ditentukan berdasarkan penurunan berat


basah biofilm pada plat logam. Analisis pengaruh biosurfaktan terhadap dinamika


komunitas bakteri pembentuk biofilm Pseudomonas sp 1., Pseudomonas sp 2., dan


Panonnibacter prhagmitetus dilakukan dengan metode ALT. Dari 8 biosurfaktan yang


diuji, biosurfaktan F7 terpilih pada tahap penapisan dengan persen eradikasi biofilm


sebesar 80%. Nilai MIC, MBIC, dan MBEC biosurfaktan terhadap komunitas bakteri


pembentuk biofilm secara berurutan adalah 62,5 μg/mL , 31,25 μg/mL, dan 500μg/mL.


Pada penelitian ini, Pseudomonas sp 2. merupakan isolat paling rentan pada fase


planktonik dan tahap pengeradikasian biofilm, sedangkan Pseudomonas sp 1. pada fase


pembentukan biofilm. Sementara itu P. prhagmitetus resisten baik pada fase planktonik


dan pembentukan biofilm. Pada penelitian ini juga menunjukan hasil bahwa


biosurfaktan lebih baik dalam menginhibisi pembentukan biofilm dibandingkan


menghambat pertumbuhan sel bakteri pembentuk biofilm pada fase planktonik.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiSchool of Life Sciences and Technology
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Eng. Isty Adhitya Purwasena
    , Editor: Alice Diniarti

Download...