Path: TopS2-ThesesIndustrial Engineering and Management-FTI2011

EVALUASI EFEKTIFITAS LAMPU CAHAYA BIRU UNTUK MENINGKATKAN KEWASPADAAN MENGEMUDI

EFFECTIVENESS EVALUATION OF BLUE LIGHT TO IMPROVE DRIVING ALERTNESS

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:39
Oleh : IRMA LESTARI (NIM : 23409047); Pembimbing : Yassierli, PhD, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : cahaya biru, elektroensepalograf (EEG), kewaspadaan, hormon melatonin, ritme sirkadian, uji-t

Kecelakaan didominasi oleh faktor manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan alam (Polda Jabar, 2010). Terjadi peningkatan jumlah kecelakaan dari tahun 2005 sampai


tahun 2010 di daerah Jawa Barat. Pada tahun 2005 jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 1518 kasus, pada tahun 2006 jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 2264 kasus, pada tahun 2007 jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 3604 kasus, pada tahun 2008 jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 3873 kasus, pada tahun 2009 jumlah


kecelakaan yang terjadi sebanyak 4098, dan pada tahun 2010 jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 6808 (Polda Jabar, 2011). Faktor kelelahan, kantuk, dan tidak waspada sangat berkaitan dan memicu terjadinya kecelakaan.


Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi efektifitas lampu cahaya biru (465 nm) terhadap pengemudi di malam hari. Penelitian ini dilakukan di ruang simulator dan dilakukan dua kali eksperimen dengan dua kondisi pencahayaan (cahaya biru rancangan dan cahaya biru Philips). Responden pada penelitian ini yaitu dua belas orang pengemudi laki-laki dengan pengalaman mengemudi lebih dari satu setengah tahun. Responden mengemudi di ruang simulator selama enam puluh menit. Tiga puluh menit pertama responden mengemudi dengan pencahayaan cahaya biru dan tiga puluh menit kedua responden mengemudi tanpa pencahayaan cahaya biru. Selama eksperimen, perekaman gelombang otak dilakukan pada responden dengan electroencephalograph (EEG) dan


setiap lima belas menit KSS ditanyakan kepada responden.


Peningkatan tingkat kewaspadaan terjadi pada saat responden mengemudi setelah pencahayaan lampu cahaya biru dimatikan. Dari hasil KSS menunjukkan bahwa kedua


lampu cahaya biru tidak berbeda signifikan (p-value 0,748) dalam peningkatan KSS pada saat pencahayaan lampu cahaya biru dan tidak berbeda signifikan (p-value 0,857) setelah pencahayaan lampu cahaya biru dimatikan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa tingkat kewaspadaan responden tidak berbeda signifikan (p-value 0,112) ketika mengemudi dengan pencahayaan lampu cahaya biru dan tingkat kewaspadaan responden tidak berbeda signifikan (p-value 0,536) ketika mengemudi setelah lampu cahaya biru dimatikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua lampu cahaya biru tidak berbeda dan efektif untuk meningkatkan kewaspadaan mengemudi di malam hari.

Deskripsi Alternatif :

An accident is dominated by human factors, vehicles, roads, and the natural environment (Polda Jabar, 2010). Number of accidents increased from 2005 to 2010 in West Java. In 2005 the number of accidents that occur as many as 1518 cases, in 2006 the number of accidents that occur as many as 2264 cases, in 2007 the number of


accidents that occur as many as 3604 cases, in 2008 the number of accidents that occur as many as 3873 cases, in 2009 the number of accidents occur as many as 4098, and in 2010 the number of accidents that occurred as many as 6808 (Polda Jabar, 2011). Fatigue, sleepiness, and unawareness are releated to the accident.


The purpose of this research is to evaluate the effectiveness of blue light (465 nm) to improve alertness the driver at night. This research was conducted in the driving simulator had a repeated measure design, with two counterbalanced light conditions (designed blue light and Philips blue light). Respondents in this study are twelve male drivers with driving experiences more than 1.5 years. They drove at the simulator room for sixty minutes. Respondents do the job of driving in the simulator room for sixty minutes. In the first thirty minutes, the respondents drove with blue light exposure, and in the last thirty minutes. During the experiments, brain wave recording conducted on respondents with EEG (electroencephalograph), and evry fifteen minutes, KSS (Karolinska Sleepiness Scale) asked to the respondents.


Alertness level increased when respondents driving after the blue light is turned off. The KSS results indicate that both of blue light is not significant (p-value 0.748) to the increase of KSS at the time during the blue light exposure and not significant (p-value 0.857) during no blue light exposure. The t-test showed that the level of awareness of respondents is not significant (p-value 0.112) when driving with the blue light exposure and the level of awareness of respondents not significant (p-value 0.536) when driving after the blue light turned off. This indicates that the two blue light is not different and effective to raise awareness of driving at night.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Yassierli, PhD, Editor: Alice Diniarti

File PDF...