Path: Top > S1-Final Project > Petroleum Engineering-FTTM > 2016

METODE PERAMALAN PRODUCTIVITY INDEX RATIO DAN KEEKONOMIAN SUMUR STIMULASI MIKROBA HUFF AND PUFF DENGAN MENGGUNAKAN SIMULATOR KONVENSIONAL KOMERSIL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2018-05-17 11:54:04
Oleh : IQBAL DWIPUTRA (NIM : 12210036), S1 - Petroleum Engineering-FTTM
Dibuat : 2018-05-17, dengan 1 file

Keyword : MEOR, huff and puff, model simulasi, CMG, productivity index ratio, korelasi productivity index ratio

Produksi sumur minyak akan mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode yang dapat meningkatkan perolehan minyak. Berbagai metode telah dilakukan untuk meningkatkan perolehan minyak, metode tersebut disebut dengan Enhanced Oil Recovery. Salah satu jenis dari Enhanced Oil Recovery tersebut adalah Microbial Enhanced Oil Recovery. Penggunaan mikroba dalam usaha pengingkatan perolehan minyak menggunakan mikroba telah lama dikembangkan oleh berbagai pihak. Percobaan komputasi,laboratorium, dan lapangan terus dikembangkan untuk meningkatkan perolehan minyak menggunakan mikroba. Namun hingga saat ini belum ada hasil yang memuaskan dalam meramalkan productivity index ratio dalam aplikasi MEOR. Oleh karena itu dilakukan studi mengenai metode peramalan productivity index ratio dari suatu sumur mikroba menggunakan simulator komersil konvensional.

Studi yang digunakan oleh penulis dalam peramalan productivy index ratio dari suatu sumur injeksi huff and puff menggunakan simulator bernama CMG dikarenakan belum adanya simulator yang dibuat khusus untuk mikroba. Pembuatan model menggunakan simulator untuk reservoir black oil dan berbagai kondisi yang sesuai dengan screening untuk injeksi mikroba berjenis huff and puff. Setelah pembuatan model dilakukan validasi untuk mengecek apakah model yang dibuat cocok dengan kondisi lapangan dan sangat mendekati kondisi tersebut. Validasi model dilakukan dengan pelaksanaan well testing menggunakan aplikasi komersial. Setelah model divalidasi dan mendekati kondisi yang sebenarnya lalu dilakukan simulasi sesuai dengan berbagai parameter yang berpengaruh terhadap productivity index ratio pada aplikasi MEOR. Kemudian dilakukan analisis sensitivitas dari berbagai parameter tersebut dan dilakukan pendekatan korelasi menggunakan metode regresi. Kumpulan nilai productivity index ratio tersebut kemudian dianalisis untuk melihat seberapa baik korelasi tersebut apabila dibandingkan dengan hasil productivity index ratio hasil simulator dengan perhitungan galat.

Hasil peramalan productivity index ratio yang dihasilkan cukup memuaskan dengan galat keseluruhan kurang dari 5%. Selain itu dilakukan pula analisis ekonomi dalam skala komputasi untuk melihat feasibilitas dari hasil simulasi tersebut. Dari berbagai jenis mikroba yang dilakukan simulasi ditemukan bahwa mikroba C dapat menghasilkan peningkatan perolehan minyak sebesar 796.367 barrel dan diprediksi akan menghasilkan revenue sebesar 41,682.02 Dollar Amerika Serikat.

Deskripsi Alternatif :

Production of an oil well wil be decreased within time. In order to tackle that problem we need a method that can increase the production of an oil well. A lot of methods have been discovered to increase the production of an oil well, that method is called Enhanced Oil Recovery. One of the methods of Enhanced Oil Recovery is Microbial Enhanced Oil Recovery. The usage of microbes to increase the production of the oil has been developed by companies, academias, and researchers. Computation, laboratory experiments, and field scale of microbes are continue to be developed in order to increase the production of an oil well. However, until now there is no sufficient correlation to predict the productivity idex ratio of an oil well in Microbial Enhanced Oil Recovery. This research has been done to predict the productivity index ratio of an oil well using a conventional commercial simulator.

CMG simulator has been used by the author to predict the productivity index ratio of microbial huff and puff oil well. The model is made with simulator for black oil and conditions which are occurred in field scale. The model is needed to be validated by well testing. After the model has been validated then the author create a list of a parameters that are affecting the productivity index ratio of microbial huff and puff application. Then the author analized the sensitivity of each parameter and create a correlation of the data set using regression. A set of data then being analized to check the errors of the correlation.

The result of the prediction of productivity index ratio that has been found really satisfies. The errors of the correlations are less than 5%. Beside of that, the analysis of the economy of the microbial huff and puff also has been analized to see the feasibility of the application of it. Microbe C is the greatest microbe that can increase the cummulative oil production of an oi well with 796.367 barrels and a revenue of 41,682.02 United States Dollars.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Petroleum Engineering-FTTM
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Sudjati Rachmat, DEA, Editor: Suharsiyah

File PDF...