Path: TopS1-Final ProjectGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2011

PENERAPAN METODE PEMBOBOTAN DALAM PENENTUAN KUOTA PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP ANTAR DAERAH MENURUT ASAS – ASAS DALAM UU NO. 27 TAHUN 2007 (Wilayah Studi : Perairan Selat Madura)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:08
Oleh : I PUTU PRIA DHARMA APRILIA (NIM 15105050); Pembimbing: Dr. Ir. Dwi Wisayantono, MT, dan Dr. Ir. Eka Djunarsjah, MT., S1 - Department of Geodetic Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Madura Strait, fisheries, production quotas, weighting, JTB

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki hampir 17.504 pulau (Rais, 2010) sehingga memiliki wilayah laut dan pesisir yang sangat luas. Wilayah laut dan pesisir ini dimiliki oleh ratusan wilayah administratif mulai dari provinsi sampai kecamatan. Kepemilikan laut yang bertampalan ini memberi implikasi adanya pengelolaan sumber daya alam secara bersama sehingga sering kali menjadi suatu potensi konflik antar daerah dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada. Dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 telah diatur mengenai batas wilayah laut kewenangan dari provinsi, kabupaten dan kota tetapi nyatanya hal ini tidaklah cukup karena pada praktek di lapangan wilayah laut sangat sulit diidentifikasi batasnya. Oleh sebab itu maka penulis dengan mengambil wilayah studi di Selat Madura mencoba membuat suatu pemodelan menggunakan metode pembobotan untuk membagi kuota produksi perikanan tangkap dengan menggunakan 2 asas yang terdapat dalam UU No. 27 Tahun 2007 ini yaitu asas keberlanjutan dan asas keadilan serta dibenturkan dengan konsep JTB yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 995/Kpts/IK.20/9/1999. Pembuatan model ini diharapkan mampu untuk membantu mengatasi masalah konflik antar daerah yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan tangkap di Selat Madura.

Deskripsi Alternatif :

Indonesia is an archipelago which has nearly 17,504 islands (Rais, 2010) that have marine and coastal areas are very broad. Coastal marine area and is owned by hundreds of administrative regions ranging from the provincial to district. Ownership of overlaping sea gives the implications of natural resource management together so often become a potential conflict among the areas in the management of existing natural resources. In Law No. 27 of 2007 has been set concerning the delimitation of sea areas of authority from the provincial, district and town but in reality this is not enough because in practice in the field of sea area is very difficult to identify its limits. Therefore the writer by taking a study area in the Strait of Madura trying to create a model using a weighting method to divide the quota fisheries production by using 2 principles contained in Law No. 27 of 2007, namely the principle of sustainability and the principles of justice and with JTB concept contained in Decree of the Minister of Agriculture. 995/Kpts/IK.20/9/1999. Making this model is expected to help overcome the problem of inter-regional conflict related to utilization of fishery resources in the Strait of Madura.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Ir. Dwi Wisayantono, MT, dan Dr. Ir. Eka Djunarsjah, MT., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...