Path: Top > S1-Final Project > Geological Engineering-FITB > 2011

GEOLOGI DAN STUDI DIAGENESIS BATUGAMPING FORMASI TENDENHANTU DAERAH GUNUNG ANTU DAN SEKITARNYA, DESA TANJUNG MANGKALIHAT, KECAMATAN SANDARAN, KABUPATEN KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:46:45
Oleh : INDI AMRULLAH (NIM 12007045), S1 - Department of Geology
Dibuat : 2011, dengan 8 file

Keyword : Gunung Antu, Tanjung Mangkalihat, Formasi Tendenhantu, Formasi Golok, Diagenesis Batugamping.

Geomorfologi daerah penelitian memiliki pola tertentu, seperti pola perbukitan, pola aliran sungai, kelurusan sungai dan pola lembah. Pola yang ada dikontrol oleh litologi dan struktur. Pola aliran sungai pada daerah ini lebih dikontrol oleh batuan yang ada di daerah penelitian. Satuan geomorfologi di daerah ini terdiri dari dua satuan, yaitu: Satuan Perbukitan Karst Gunung Antu dan Satuan Lembah Antiklin Gunung Antu. Dari tua ke muda stratigrafi daerah penelitian tersusun dari empat satuan tidak resmi, yaitu: Satuan Batugamping Terumbu berumur Miosen Awal – Miosen Tengah yang disetarakan dengan Formasi Tendehantu dan ciri litologinya adalah batugamping. Satuan Batugamping Kalkarenit berumur Miosen Tengah yang disetarakan dengan Formasi Golok dan ciri litologinya adalah batugamping yang berselingan dengan napal, didominasi oleh batugamping. Satuan Napal berumur Miosen Tengah-Miosen Akhir yang disetarakan dengan Formasi Golok dan ciri litologi berupa napal yang berselingan dengan lapisan batugamping kalakrenit yang relatif tipis dengan dominasi napal. Yang terakhir adalah Satuan Aluvial berumur resen yang terdiri dari material lepas dan bongkah dari napal dan juga batugamping. Struktur geologi yang ada di daerah penelitian berupa sesar mendatar yang relatif berarah tenggara – barat laut, timurlaut- baratdaya dan utara- selatan, antiklin dan sesar naik yang berarah relatif barat baratdaya- timur timur laut. Pembentukan struktur pada daerah penelitian diperkirakan terjadi pada Kala Plio-Pleistosen dengan tegasan utama berarah utara baratlaut - selatan tenggara. Produk diagenesis batugamping pada daerah penelitian dapat dianalisis dengan baik pada sayatan tipis batugamping, yang terdiri dari mikritisasi microbial, sementasi, neomorfisme, dolomitisasi, kompaksi dan disolusi. Lingkungan diagenesis batugamping terdiri dari lima lingkungan diagenesis, yaitu: Marine phreatic, burial, mixing zone, meteoric phreatic dan meteoric vadose.

Deskripsi Alternatif :

Geomorphology of the study area has a certain pattern, such as patterns of hills, river flow patterns, alignment and patterns of the valley. The pattern is controlled by lithology and structure. The pattern of river flow in this region is more controlled by the rocks that exist in the study area. Unit geomorphology in this area consists of two units, namely: Mount Antu Karst Hills Unit and Anticlinal Valley of Mount Antu Unit. From old to young stratigraphic study area devided into four litostratigraphy unit, namely: Early Miocene - Middle Miocene Reefal Limestone Unit wich synchronized with the Tendehantu Formation and dominated by bioclastic limestone. characteristics. Middle Miocene Calcarenite Limestone Unit wich synchronized with the Golok formation with dominated by calcarenite limestone and interbeded calcarenite with marl. Middle- Late Miocene Marl Unit which is comparable Golok Formation consist of marl and interbeded marl with calcarenite.. The latter is the Unit of Resen old alluvium consists of loose material and chunks of marl and limestone. Geological structures in the area consists of strike slip fault trending southeast - northwest, northeast-southwest and north-south, anticline and reverse fault trending west southwest- east northeast. Formation of structure in the study area is estimated to occur in the Plio-Pleistocene with the major principal stress trending north northwest- south southeast. Firstly was formed Antu thrust fault and followed by Antu anticline, and then Antu strike slip fault Product Diagenetic limestones in the study area can be analyzed by both thin section of limestone, which consists of microbial mikritisasi, cementation, neomorfisme, dolomitisasi, compaction and dissolution. Limestone diagenesis environment consist of five diagenesis environtment, namely: Marine phreatic, burial, mixing zone, meteoric phreatic and meteoric vadose.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Benyamin Sapiie Ph.D., Editor: Dwina Fatimiyah Shidiq

File PDF...