Path: Top > S2-Theses > Transportation-SAPPK > 2016

EVALUASI PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) BERDASARKAN DATA ALAT PROFILOMETER (STUDI KASUS: JALAN LINGKAR NAGREG JAWA BARAT)

EVALUASI PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) BERDASARKAN DATA ALAT PROFILOMETER (STUDI KASUS: JALAN LINGKAR NAGREG JAWA BARAT)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:29:58
Oleh : INDAH DEWI ARIANI (NIM: 26913306), S2 - Transportation
Dibuat : 2016, dengan 9 file

Keyword : Profilometer, Pavement Condition Index, International Roughness Index, Surface Distress Index.

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang memegang peranan penting, maka sudah selayaknya jalan dikelola dengan baik agar memiliki tingkat pelayanan yang optimal. Evaluasi terhadap kinerja perkerasan jalan perlu dilakukan untuk menentukan program pemeliharaan yang tepat dengan terlebih dahulu melakukan survey kondisi jalan.

Profilometer merupakan alat survey kondisi jalan berteknologi modern yang kini sering digunakan. Alat ini mempunyai keluaran berupa berbagai macam data seperti geometrik, profilometry, video kondisi jalan dan GPS.

Pada penelitian ini dilakukan analisa kondisi fungsional jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga (kombinasi International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI)) dengan menggunakan keluaran data Alat Profilometer. Data keluaran tersebut lalu diproses dengan software khusus alat Profilometer.

Hasil analisa disimpulkan perbandingan hasil kondisi fungsional pada metode PCI dengan Bina Marga (IRI dan SDI) dari 54 unit segmen jalan ditemukan 11 buah unit segmen (±20%) yang berbeda hasil kondisi fungsional. Adapun dalam metode Bina Marga, nilai IRI berperan sebagai kontrol kualitas data karena berasal dari alat sedangkan nilai SDI bersifat subjektif karena berdasarkan pengamatan visual. Hasil evalusi formula SDI dengan PCI disimpulkan bahwa PCI lebih merepresentasikan kondisi di lapangan dibandingkan SDI. Analisa sensitivitas nilai PCI terhadap panjang interval unit segmen menunjukkan semakin kecil panjang interval unit segmen, nilai PCI semakin besar pada kondisi kerusakan jalan tidak merata di seluruh segmen. Jenis kerusakan yang dominan pada ruas Lingkar Nagreg ditinjau dari deduct value yaitu Ravelling dan Alligator Cracking. Penggunaan alat profilometer untuk survey kondisi jalan lebih efisien dan efektif karena berbagai macam data dapat dihasilkan dalam satu kali survey.

Deskripsi Alternatif :

Road is one of the land transportation infrastructure that plays an important role, therefore it needs to be well managed in order to have an optimal service level. The evaluation of pavement performance should be done to determine the right maintenance Program by first conducting road survey conditions.

Profilometer is one of the modern surveying instrument which is often used nowadays. The output data of this instrument are various such as Geometry, Profilometry, Road Condition Video, and GPS.

The Purposed of this Research is to analyze the pavement functional condition refer to Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga (Combination of International Roughness Index (IRI) and Surface Distress Index (SDI)) Method based on Profilometer’s Output Data. The Data later was processed with software.

The result of the comparison on two method is from 54 (fifty four) segment units, there are 11 (eleven) segment units (±20%) which obtain different result of functional condition. As for the Bina Marga Method (combination of IRI and SDI) shows that IRI has important role for controlling the quality of data since it obtained from the tools while the value of SDI is quite subjective since it depends on visual observation. The formula evaluation between SDI and PCI shows that PCI described the actual field better than SDI. The result of Sensitivity Analysis in PCI Method conclude that the smaller the interval of segment unit, the greater the PCI value in condition the pavement distress is uneven in all segments. The dominant type of pavement distress in Lingkar Nagreg based on deduct values are ravelling and alligator cracking. It is also concluded that using Profilometer as a surveying instrument can be more effective and efficient since it produces various data in one time survey.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing Dr. Ir. Eri Susanto Hariyadi, MT.; Dr. Ir. Sri Hendarto, M.Sc., Editor: PKL-SMK

File PDF...