Path: Top > S2-Theses > Design-FSRD > 2008

PEMANFAATAN LIMBAH KAYU UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK ALAT MAKAN DI DESA BLANCERAN KLATEN

UTILIZATION OF WOOD WASTE TO DEVELOP EATING TOOL PRODUCTS IN BLANCERAN VILLAGE KLATEN

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:46:48
Oleh : IIK ENDANG SITI WAHYUNINGSIH (NIM 27106016), S2 - Design
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Limbah Kayu, Produk, Alat Makan, Finishing

Kegiatan industri furnitur yang ada di Kabupaten Klaten banyak menghasilkan limbah kayu baik berupa potongan kayu, serutan kayu, serbuk kayu dan sebagainya. Limbah tersebut selama ini telah diolah oleh masyarakat perajin di Desa Blanceran Klaten menjadi benda kerajinan seperti suvenir, miniatur dan lain sebagainya. Namun kerajinan limbah kayu yang telah ada selama ini belum berjalan dengan optimal karena produk yang dihasilkan cenderung monoton serta sistem pemasaran dari perajin yang masih pasif dan tergantung pihak ke tiga.

Gagasan peneliti adalah pengembangan produk alat makan, karena fungsinya yang sederhana dan berukuran kecil (sendok, garpu, pisau, sumpit dan sebagainya) yang sesuai dengan karakteristik material limbah kayu (berukuran terbatas dan tidak sama) serta masih terbatasnya produk ekspor dari Klaten yang berupa alat makan. Oleh karena itu, limbah kayu tersebut memiliki peluang yang cukup besar untuk dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi produk yang baru yang memiliki nilai jual tinggi.

Adapun dalam penelitian ini digunakan "metode eksperimentasi material dan proses" yaitu metode yang menitikberatkan pada keahlian dan ketrampilan dalam pengolahan bahan baku yang ada pada suatu lingkungan, untuk dijadikan benda-benda yang bernilai guna maupun estetis. Eksperimentasi difokuskan pada proses produksi, meliputi: teknik/teknologi pembuatan, konstruksi penggabungan bahan, natural finishing (teknik bakar/gas burner) serta aplikasinya untuk pengembangan desain peralatan makan.

Dari analisis yang dilakukan, proses produksi/pembuatan produk alat makan dari limbah kayu ini sesuai dengan kapasitas dan kemampuan produksi para perajin di Desa Blanceran yang umumnya memiliki peralatan/teknologi terbatas. Sebagai contoh misalnya untuk proses finishing alami (teknik bakar dan pewarnaan alami) yang secara teknik cukup mudah dilakukan serta terjangkau biaya produksinya.

Upaya strategi pengembangan usaha dilakukan dengan memanfaatkan keberadaan limbah kayu yang jumlahnya melimpah, murah dan mudah di dapat), proses produksinya yang merupakan teknologi sederhana yang didominasi ketrampilan tangan (hand made) sehingga tidak membutuhkan peralatan/teknologi tinggi. Sedangkan strategi untuk mengantisipasi banyaknya produk sejenis atau produk tiruan (hasil mesin/pabrik) adalah dengan cara pengembangan desain dan peningkatan wawasan/kepekaan desain pada perajin secara terus-menerus, yang dilakukan secara berkelanjutan disertai peningkatan proses produksinya untuk mencapai mutu produk sebagai komoditi ekspor.

Deskripsi Alternatif :

The furniture industries existing in Klaten regency produce wood waste both in the form of pieces of wood, shavings, sawdust and many other forms. These wastes have so far been processed by the local craftsmen into handicrafts such as souvenirs, miniatures and many others. However, the existing handicrafts made from such wastes have not yet been optimized due to the fact that the products tend to be unvaried and the marketing system is passive, which simply relies on the third party.

The researcher's idea is to develop eating tool products because they have simple functions and small sizes (spoons, forks, knives, chopsticks and so on) which are in accordance with the characteristics of the wood waste (limited sizes and dissimilar). In addition, export products in the form of kitchenware from Klaten are still limited. Therefore, wood waste have a big potential to be used and developed into new products which have high selling points.

The research employs material and process experimentation method. This method emphasizes on the expertise and craftsmanship in processing raw materials that are found in an area to be changed into useful and aesthetic objects. The experimentation was focused on production processes including production techniques/technology, material combination construction, natural finishing (gas burner) and the eating tools design.

From the analysis undertaken, the production process of the eating tools from wood wastes is in line with the production capacity and capability of the craftsmen in Blanceran, who have limited technology/equipment in general. For example, they can apply easy and affordable techniques for natural finishing process (gas burner and natural coloring).

Efforts have been made to develop business by utilizing abundant, inexpensive and easily available wood wastes and the production processes use simple technology dominated by handiwork. Therefore, the production processes of eating tools do not need high technology/equipment. Meanwhile, the strategy to deal with similar products or fake products (manufactured products) is to develop product designs and improve the craftsmen's design sensitivity and insight continuously along with improvements in production processes to achieve quality products as an export commodity.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: DR. Dudy Wiyancoko dan Dra. Ratna Panggabean, MSn., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...