Path: TopS1-Final ProjectCivil Engineering-FTSL2009

PENILAIAN RESIKO PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE ANALISIS SEMI-KUANTITATIF BERDASARKAN AS/NZS 4360-2004 : Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Produksi Vaksin PT. XYZ

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:47
Oleh : Idhea Putra M. Basir (NIM 15002148), S1 - Department of Civil Engineering
Dibuat : 2009-03-29, dengan file

Keyword : Ketidakpastian, resiko negatif (ancaman), AS/NZS 4360-2004, penilaian resiko, analisis semi-kuantitatif, kecenderungan, konsekuensi
Subjek : Technology-Engineering-Civil engineering
Kepala Subjek : Construction-Management
Nomor Panggil (DDC) : T 624.068 BAS
Url : http://otomasi.lib.itb.ac.id/index.php?menu=library&act=detail&libraryID= 93575
Sumber pengambilan dokumen : Tugas Akhir S1 Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung

ABSTRAK:

Resiko berupa peluang maupun ancaman dapat hadir karena adanya berbagai ketidakpastian. Dapat dijelaskan bahwa ketiadaan informasi maupun bagian dari suatu sistem dapat menghasilkan ketidakpastian yang membentuk segala kemungkinan. Dari hubungan itu, kemungkinan bagi kejadian yang diharapkan disebut peluang (opportunity), sedangkan kemungkinan terjadinya hasil yang tidak diharapkan dinamakan ancaman (threat). Timbulnya sumber-sumber resiko negatif (ancaman) dalam lingkup proyek konstruksi dapat membatasi sasaran pelaksanaan, baik pada pihak-pihak proyek yang akan menanggung resiko, serta reputasi industri konstruksi itu sendiri. Guna mengatasi hal tersebut, dibutuhkan pendekatan sistematis yang dapat mengidentifikasi berbagai sumber-sumber ancaman dalam berbagai aspek dan menetapkan langkah-langkah penanggulangan yang tepat melalui manajemen resiko. Dalam hal ini, penilaian resiko menjadi bagian penting dalam proses manaejmen resiko untuk menetapkan prioritas sumber-sumber resiko potensial bagi proyek konstruksi.

Tugas akhir ini mengetengahkan penilaian resiko proyek konstruksi, dengan memfokuskan pada sumber-sumber resiko negatif. Prosesnya memanfaatkan standar manajemen resiko AS/NZS 4360-2004 sebagai salah satu standar yang diaplikasikan dalam kegiatan manajemen resiko secara luas. Dari kerangka proses yang ada, penilaian resiko terdiri atas penetapan konteks, identifikasi resiko, penilaian resiko, dan evaluasi resiko. Sementara, penerapan penilaian resiko akan mengambil studi kasus proyek Gedung Fasilitas Produksi Vaksin Virus PT. XYZ, dengan responden dari PT. ABC. Metode penilaian yang akan dipakai adalah analisis semi-kuantitatif yag menyatakan kecenderungan dan konsekuensi dalam skala nilai tertentu, namun tidak menunjukkan nilai sebenarnya. Hasil yang diperoleh dari penilaian resiko ini adalah daftar resiko yang menunjukkan besarnya pengaruh sumber-sumber resiko yang dihasilkan.


CATATAN:

Penulis tidak memberikan izin untuk menampilkan isi tugas akhir secara fulltext.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK:

Resiko berupa peluang maupun ancaman dapat hadir karena adanya berbagai ketidakpastian. Dapat dijelaskan bahwa ketiadaan informasi maupun bagian dari suatu sistem dapat menghasilkan ketidakpastian yang membentuk segala kemungkinan. Dari hubungan itu, kemungkinan bagi kejadian yang diharapkan disebut peluang (opportunity), sedangkan kemungkinan terjadinya hasil yang tidak diharapkan dinamakan ancaman (threat). Timbulnya sumber-sumber resiko negatif (ancaman) dalam lingkup proyek konstruksi dapat membatasi sasaran pelaksanaan, baik pada pihak-pihak proyek yang akan menanggung resiko, serta reputasi industri konstruksi itu sendiri. Guna mengatasi hal tersebut, dibutuhkan pendekatan sistematis yang dapat mengidentifikasi berbagai sumber-sumber ancaman dalam berbagai aspek dan menetapkan langkah-langkah penanggulangan yang tepat melalui manajemen resiko. Dalam hal ini, penilaian resiko menjadi bagian penting dalam proses manaejmen resiko untuk menetapkan prioritas sumber-sumber resiko potensial bagi proyek konstruksi.

Tugas akhir ini mengetengahkan penilaian resiko proyek konstruksi, dengan memfokuskan pada sumber-sumber resiko negatif. Prosesnya memanfaatkan standar manajemen resiko AS/NZS 4360-2004 sebagai salah satu standar yang diaplikasikan dalam kegiatan manajemen resiko secara luas. Dari kerangka proses yang ada, penilaian resiko terdiri atas penetapan konteks, identifikasi resiko, penilaian resiko, dan evaluasi resiko. Sementara, penerapan penilaian resiko akan mengambil studi kasus proyek Gedung Fasilitas Produksi Vaksin Virus PT. XYZ, dengan responden dari PT. ABC. Metode penilaian yang akan dipakai adalah analisis semi-kuantitatif yag menyatakan kecenderungan dan konsekuensi dalam skala nilai tertentu, namun tidak menunjukkan nilai sebenarnya. Hasil yang diperoleh dari penilaian resiko ini adalah daftar resiko yang menunjukkan besarnya pengaruh sumber-sumber resiko yang dihasilkan.


CATATAN:

Penulis tidak memberikan izin untuk menampilkan isi tugas akhir secara fulltext.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ima Fatima, Ir., M.Eng., Editor: Ena Sukmana