Path: Top > S2-Theses > Chemistry-FMIPA > 1987

KETAHANAN GELAS TERHADAP LARUTAN ASAM KUAT DAN BASA KUAT

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:39:42
Oleh : IDA SOEKARTA , S2 - Chemistry
Dibuat : 1987, dengan 7 file

Keyword : Ketahanan gelas, Asam kuat, Basa kuat
Subjek : Glass vessels - Chemical laboratories
Kepala Subjek : Chemistry
Nomor Panggil (DDC) : T 542.1 SOE
Sumber pengambilan dokumen : 19883998

Untuk memperoleh suatu produk kimia yang murni harus dihindarkan adanya unsur-unsur lain yang tidak diharapkan. Unsur-unsur pengotor ini dapat berasal dari pelarut, pereaksi atau dari wadah yang digunakan. Wadah atau bejana gelas yang pembuatannya berasal dari oksida-oksida logam dapat menyebabkan terjadinya unsur-unsur pengotor tersebut, jika ketahanan gelas tersebut rendah. Asam-asam dan basa-basa kuat dapat melarutkan unsur-unsur kimia dari gelas, yang berarti gelas tidak tahan terhadap pengaruh asam-asam dan basa-basa kuat. Ketahanan gelas dapat dinyatakan dengan pertambahan jumlah ion-ion logam dalam larutan dalam satuan berat per satuan luas permukaan: gelas yang diserang. Dalam penelitian ini telah diteliti berapa ketahanan gelas lunak (soft glass) dan gelas keras (dipakai pyrex) terhadap pengaruh HCl, HNC3 dan NaUH sebagai asam-asam dan basa kuat. Kandungan ion-ion logam dalam HC1, HNO3 dan NaOH diteliti sebelum dan sesudah dipanaskan dalam bejana-bejana gelas tersebut. Hasilnya pada umumnya menunjukkan bahwa HC1 mempunyai kemampuan melarutkan unsur unsur logam dari gelas lebih rendah dibandingkan dengan HNO3 atau NaLH. Ini berarti gelas lebih tahan terhadap pengaruh HC1 dibandingkan terhadap H1O 3 atau NaCH. Konsentrasi-konsentrasi HC1, HN03 dan NaOH dipakai 2 M, 1 M dan 3 M kecuali NaOH dalam analisa K dipakai 0,1 M, 012H dan 0,3 M. Faktor lamanya pemanasan diteliti; hasilnya ternyata makin lama dipanaskan makin besar kandungan ion-ion lo-gam dalam larutan; yang berarti makin rendah ketahanan gelas tersebut. Dalam penelitian ini pemanasan dilakukan selama + jam, 1 jam dan 5 jam. Untuk menditeksi konsentrasi ion-ion 1ogam dalam larutan dipakai metoda Spektrofotometri Serapan Atom. Dalam penelitian ini telah diteliti pertambahan konsentrasi ion-ion K, Na, Mg, Ca, Fe dan Zn dalam larutan.

Deskripsi Alternatif :

To obtain a pure chemical product, the presence of other unwanted elements should be avoided. These impurity elements may come from solvents, reagents or from the vessels being used. Glass vessels made from oxides of metal elements, can cause the presence-of the impurity.elements, due the low resistance of glass. Strong acids and bases may dissolve chemical elements of the glass vessels, indicating that the glass was not resistant to the influence of strong acids and bases. The resistance of glass can be expressed by the :increase of the amount of: metal ions in solution in terms of weight per unit surface area of the glass was attacked, In this work the resistance of soft glass and hard glass (pyrex was used) with respect to the influence of the strong acids HCl, HNO3 and the strong base, NaOH was determined. The content of metal ions in HC1, HN03 and NaOH was determined before and after heating in the glass vessels. Generaly, the result showed that HC1 had the lower ability to solve the metal elements of glasses than HNO3 or NaCH. It means that glass was more resistans towards the influence of HC1 than towards that of HNO3 or NaOH. The concentrations of HCl, HNO3 and NaOH used were 0,5 M, 1 M and 3 M, except in the analysis of K where 0.1 M, 0.2 M and 0.3 M of NaOH solution were used. As far as the duration of heating is concerned, abviouSly the longer the heating lasts the greater the concentration of metal ions found in solution, meaning that the glass resistance was decreasing more and more. In this work the heating lasted for f, 1 and 5 hours. To determine the concentration of metal ions in the solution the Atomic Absorbtion Spectrophotometric method was used. In this work the increase in the concentration of K, Na, Mg, Ca, Fe and Zn ions in solution was determined.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Prof. Dr. Isjrin Noerdin, Editor: Karya Sumpena

File PDF...