Path: Top > S2-Theses > Geothermal Engineering-FTTM > 2012

KAJIAN EVAPORATIVE-COOLED CONDENSER UNTUK PROTOTYPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI SIKLUS BINER 60 kW

EVAPORATIVE-COOLED CONDENSER STUDY FOR SMALL SCALE BINARY GOETHERMAL POWER PLANT 60 kW

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:06:47
Oleh : IBRAHIM HADI (NIM : 22610011); Pembimbing : Dr. Abdurrachim, Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2012, dengan 8 file

Keyword : Evaporative-Cooled Condenser (ECC), pocket pembangkit listrik biner, Binary goethermal power plant

Kajian tentang kondensor jenis pendingin evaporative untuk pembangkit listrik panas bumi siklus biner telah dilakukan dalam tesis ini. Pembangkit listrik panas


bumi yang dikaji adalah pocket pembangkit listrik biner kapasitas 60 kW yang akan ditempatkan di lapangan panas bumi Wayang Windu. Laju aliran brine yang dibutuhkan untuk pocket pembangkit listrik biner ini adalah 2.7 kg/s dengan temperatur brine minimal 145oC. Sementara itu brine yang tersedia di lapangan panas bumi Wayang Windu adalah 35 kg/s dengan temperatur 180oC sehingga


lebih dari cukup untuk mensuplai panas ke pocket pembangkit listrik biner tersebut.


Fluida kerja yang digunakan pada siklus rankine ini adalah butana dengan kondisi operasi tekanan masuk turbin 13.8 bar (temperatur evaporasi 95oC) dan tekanan


keluar turbin 3.2 bar (temperatur kondensasi 45oC).


Hasil kajian ini menunjukan bahwa kondensor jenis pendingin evaporative adalah lebih baik dibandingkan jenis kondenser yang saat ini digunakan yaitu air-cooled


condenser (ACC). Luas permukaan perpindahan panas yang dibutuhkan pendingin evaporative adalah 30 m2, lebih kecil dibandingkan dengan luas permukaan perpindahan panas pendingin udara (air-cooled) yaitu 58 m2. Daya


listrik yang dibutuhkan pendingin evaporative yaitu 2.9 kW, lebih kecil bila dibandingkan dengan pendingin udara (air-cooled) yaitu 25.6 kW. Efisiensi sistem dengan pendingin evaporative naik menjadi 13% yang pada awalnya


dengan pendingin udara hanya 7%.

Deskripsi Alternatif :

Evaporative-Cooled Condenser (ECC) for binary geothermal power plant has been studied in this thesis. Binary goethermal power plant that has been studied is a pocket binary plant 60 kW. This pocket power plant will be installed at Wayang Windu geothermal field. This pocket power plant will use 2.7 kg/s brine flowrate with minimum temperature 145oC. In fact, there is 35 kg/s of brine flowrate in Wayang Windu geothermal field which temperature is about 180oC. So this brine condition is enough for suplying heat to the pocket binary power plant.


Butane is used as working fluid for the pocket binary power plant with the turbine inlet pressure is 13.8 bar (evaporating temperature 95oC) and condensing pressure


is 3.2 bar (condensing temperatur 45oC). The result of the study shows that evaporative-cooled condenser is better than aircooled condenser tha already used. Surface heat transfer area needed for evaporative condenser is less than surface heat transfer area needed for air condenser. Surface heat transfer area needed for evaporative-cooled is 30 m2 while surface heat transfer area needed for air-cooled is 58 m2. Power consumption needed for ECC is less than air-cooled condenser. ECC will need 2.9 kW for fan and pump while air-cooled condenser will need 25.6 kW. Evaporativecooled condenser is increasing the system efficiency more than 6%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Abdurrachim, Editor: Alice Diniarti

File PDF...