Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 2009

PENANGGULANGAN BANJIR DI KEC. SUMALATA KAB. GORONTALO-PROPINSI GORONTALO

FLOOD MANAGEMENT IN SUMALATA SUBDISTRICT GORONTALO RESIDENCE – GORONTALO PROVINCE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:37
Oleh : HARI EKA KUSMARDIANTO (NIM : 95007002); Pembimbing : Dr. Joko Nugroho ST, MT; Dr. Ir. Sri Legowo, S2 - Water Resources Management
Dibuat : 2010, dengan 9 file

Keyword : banjir, upaya struktural, nonstruktural, kondisi hidrolis

Banjir yang terjadi di desa Bolontio Barat dan Bolontio Timur Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Propinsi Gorontalo mengakibatkan banyak kerugian yang diderita

antara lain: kerusakan dan terendamnya rumah penduduk, infrastruktur pemerintahan, serta sarana dan prasarana umum lainnya (sekolah, tempat ibadah, jalan, pasar, pertokoan, instalasi PDAM, dsb), rusaknya persawahan, kehilangan ternak, dll. Akibat banjir yang seringkali melanda daerah permukiman terutama di Desa Bolontio Barat, masyarakat menginginkan segera dibuat sistem pengendali banjir yang bersifat permanen dan secepatnya. Pengendalian banjir yang menyeluruh harus dilakukakan secara terpadu (Integrated Flood Management) sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air terpadu (IWRM) yaitu pengananan secara struktural dan non struktural. Alternatif penanggulangan banjir secara struktural yang dilakukan adalah pembuatan waduk di hulu Sungai Boliyohuto, normalisasi sungai, pembuatan pintu pengatur di Sungai Ladapa serta pembuatan tanggul pada ruas sungai yang mengalami limpasan. Parameter-parameter hidrologi sebagai input dalam analisis profil muka air didapat dengan bantuan perangkat lunak HEC-HMS, sedangkan analisis hidraulik dilakukan dengan bantuan perangkat lunak HEC-RAS. Kajian hidrolis ditinjau pada kondisi tunak (steady) dan tidak tunak (unsteady). Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya penanganan secara

struktural yang paling optimal adalah pemasangan tanggul. Sedangkan upaya secara non struktural lebih ditekankan kepada upaya penataan pemanfaatan ruang dan penyadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan atau kegiatan konservasi.

Deskripsi Alternatif :

Flood at the countryside West Bolontio and East Bolontio, Sumalata Subdistrict, Gorontalo Residence, Gorontalo Province caused much losses and damages : inundation of resident house, government infrastructure, and other public facilities and basic facilities (school, religious service place, street, market, super market, PDAM installation, etc), destroying wet rice field, loss of livestock, etc. Due to the flood that frequently occured over setlement area, especially in the countryside West Bolontio, local people urge that there should be a flood control system. Flood control must be designed integrally as Integrated Flood Management, as part of integrated water resources management (IWRM) ,including structural and non structural measures. Structural measure alternative could be in the form of upstream retardaance basin, river normalization, gate system at Ladapa river and dike construction. Hydrology analysis using HEC-HMS has done to provide input for water surface profile analyses, whereas water surface profile used software HEC-RAS. Hydraulic analysis of water level is evaluated at steady and unsteady condition. The result of analysis show that dike system is the most effective structural measure. Whereas effort in non structural could be emphasized in effort of spatial planning and society awareness.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Joko Nugroho ST, MT; Dr. Ir. Sri Legowo, Editor: Alice Diniarti

File PDF...