Path: Top > S2-Theses > Geological Engineering-FITB > 2009

KARAKTERISASI BATUAN RESERVOAR PERMEABILITAS RENDAH FORMASI BEKASAP BERDASARKAN STUDI PETROGRAFI DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:38:36
Oleh : HADI PRASETYO (NIM 22006030), S2 - Geology
Dibuat : 2009, dengan 10 file

Keyword : Batuan reservoar permeabilitas rendah, Formasi Bekasap, Studi petrografi, Lingkungan pengendapan

Studi integrasi petrografi dan lingkungan pengendapan merupakan salah satu metode dengan biaya yang kompetetif, dan memberikan hasil yang akurat dalam waktu yang relatif cepat untuk melakukan karakterisasi batuan reservoar. Tujuan dari studi ini untuk melakukan identifikasi karakter batupasir interval 1950 Formasi Bekasap dalam rangka optimalisasi produksi.






Penelitian ini mendokumentasikan pengaruh faktor geologi terhadap strategi pengembangan dan optimalisasi produksi pada batupasir Formasi Bekasap interval 1950 yang merupakan hasil pengendapan sistem estuarin, tidal domniated delta. Secara litofasies, batupasir tersebut dapat dibedakan atas dua bagian, yaitu bagian-atas dan bawah. Bagian bawah tersusun oleh fasies batupasir silang-siur dan batupasir masif dengan sedikit struktur bioturbasi, berbutir sedang dan konglomeratan dengan permeabilitas-horizontal mencapai 1900 mD yang didominasi oleh batupasir tipe arenite terdiri dari subarkose dan sublitharenite. Sedangkan bagian-atas didominasi oleh fasies batupasir berbutir halus dan sangat-halus, bioturbasi sedang-kuat serta sedikit batupasir bioturbasi glaukonitan di bagian atasnya dengan permeabilitas-horizontal bervariasi beberapa puluh mD sampai 200 mD, umumnya terdiri dari batupasir tipe greywacke yang terdiri dari feldspathic greywacke dan lithic greywacke.






Proses diagenesis yang telah berlangsung meliputi kompaksi, rekristalisasi masadasar menjadi mineral lempung mikrokristalin, pengisian porositas oleh semen dolomit, siderit, kaolinit dan silika, penggantian feldspar oleh mineral lempung ilit, serta pelarutan dari feldspar membentuk porositas sekunder.






Perkembangan kualitas reservoar, terutama harga permeabilitas, lebih dipengaruhi oleh hasil lingkungan pengendapan berupa ukuran butir, sortasi dan kandungan masadasar dibandingkan proses diagenesis berupa sementasi dan pelarutan yang hanya mempengaruhi secara lokal/terbatas.






Ukuran butir menghalus, sortasi semakin buruk serta kandungan masadasar dan struktur bioturbasi semakin banyak menyebabkan harga permeabilitas berkurang. Sebaliknya, nilai permeabilitas akan bertambah seiring dengan ukuran butir mengkasar, sortasi semakin baik, dan kandungan masadasar berkurang. Sementasi dolomit menyebabkan berkurangnya nilai permeabilitas dan porositas, sedangkan pelarutan akan menambah harga porositas dan permeabilitas.






Sensitivitas reservoar terhadap produksi, pemboran dan stimulasi dikontrol oleh kehadiran dolomit dan siderit yang be rpotensi menyebabkan problem presipitasi calciumfluoride dan/atau iron-hydroxide, serta kaolinit / ilit yang menyebabkan munculnya problem fine migration.






secara teknik dan ekonomi, pemboran horizontal merupakan strategi pengembangan dan peningkatan produksi yang optimal pada reservoar permebilitas rendah di batupasir interval 1950 Formasi Bekasap.

Deskripsi Alternatif :

An integrated petrographic i.e. thin section, x-ray defraction (XRD) and scanning electron microscopy (SEM), and depositional environment study is one of many methods available, which is relatively cheap, and giving quick and accurate results to support reservoir characterization. The objectives of this study are to identify 1950 interval sandstone of Bekasap Formation characters regarding productio n optimization.






this research docummented that geologic factors controlled on development strategy and production optimization for the 1950 interval sandstone of Bekasap Formation, which is deposited at an estuarine, tidal dominated delta system. According to lithofacies, the 1950 interval sandstone can be divided into upper and lower parts. The lower part consist of medium grained, conglomeratic cross-bedded and massive sandstone, slightly bioturbated sandstone, mainly arenite type that have horizontal permeability up to 1,900 mD. On the other hand, the upper one is composed of fine- very fine grained, medium- highly bioturbated sandstone, greywacke type dominated, with horizontal permeability vary from tens up to 200 mD.






Diagenetic processes occurred include compaction, recrystallization of mud matrix, precipitation of dolomite, siderite, kaolinite and silica infill pores, slightly replacement of mud matrix and feldspar by dolomite and illite respectively, and partially dissolution of feldspar created secondary pores.






In general, reservoir quality development especially horizontal permeability is more controlled by depositional environment factor i.e: grain-size, bioturbatuion and mud matrix content rather than diagenetic process i.e: cementation and dissolution. But, at several depths, both permeability and porosity reduction are significantly controlled by cementation.






Permeability reduction is significantly controlled by decreasing grain size and sorting, and increasing both matrix and bioturbatio n content. On the other hand, decreasing both matrix and bioturbation volume, coarser grain size and better sortation are influenced on increasing permeability. Precipitation of dolomite cement is dramatically destroyed both permeability and porosity whereas dissolution is slightly increased both porosity and permeability.






Reservoir sensitivities related to production, drilling, and stimulation are controlled by dolomite and siderite that produced calcium-fluoride and/or iron-hydroxide precipitate, and also kaolinite and illite, which are potentially created fine- migration problem.






Both technically and economically, horizontal drilling technology as an optimum strategy during developing field and increasing production for low permeability of the 1950 interval sandstone of Bekasap Formation.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Emmy Suparka dan Dr. Ir. Dardji Noeradi, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...