Path: TopGray LiteraturesMM._M._Purbo-Hadiwidjoyo1999

Perbukuan Ilmu dan Teknologi di Indonesia

Gray literature from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:47:02
Oleh : M.M. Purbo-Hadiwidjoyo, Central Library - ITB
Dibuat : 1999-00-00, dengan file

Keyword : Book publishing; Science & Technology

Perkembangan perbukuan di Indonesia, khususnya bidang ilmu dan teknologi (iltek), menghadapi berbagai kendala yang menyistem karena tak dapat dipisahkan dengan keadaan sosial-ekonomi-budaya kita. Kebiasaan membaca yang belum merata, yang disebabkan masih dekatnya orang kepada budaya lisan daripada kepada budaya tulis, dan rendahnya daya beli, mengakibatkan tiras buku rendah. Jika kita menghendaki keberaksaraan masyarakat Indonesia meningkat, sikap kita secara menyeluruh harus diubah, dimulai dari mengubah sistem pengajaran bahasa dari cara yang sekarang yang menekankan pengertian dasar kebahasaan ke mendorong dosen menulis dengan memberikan kum kenaikan pangkat yang relatif tinggi tidak jarang disalahgunakan dengan menyerahkan karya semu. Pembebasan pajak buku, dan penekanan pajak uang jasa penulis sampai serendah-rendahnya dapat merupakan pendorong tambahan. Kita harus membuat buku sebagai salah satu kebutuhan pokok, dan buku iltek kita jadikan sarana menuju ke budaya kita yang baru.
Berbagai kendala itu membuat produksi buku iltek Indonesia kecil. Selama ini, ada beberapa pihak yang sudah berusaha mencatat besarnya angka produksi itu, baik pihak Pemerintah maupun pihak swasta. Sulit bagi kita menemukan angka produksi yang sebenarnya. Sampai sekarang, hasil yang dapat diandalkan belum kita lihat, tetapi menurut taksiran angka antara 3000 dan 5000 judul setahun dapat diandalkan belum kita lihat, tetapi menurut taksiran angka antara pendidikan dan untuk umum. Dengan adanya Undang-undang n0.4, tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam kita boleh berharap pada waktu mendatang dapat memperoleh gambaran yang lebih tepat mengenai hal itu.

Deskripsi Alternatif :

Perkembangan perbukuan di Indonesia, khususnya bidang ilmu dan teknologi (iltek), menghadapi berbagai kendala yang menyistem karena tak dapat dipisahkan dengan keadaan sosial-ekonomi-budaya kita. Kebiasaan membaca yang belum merata, yang disebabkan masih dekatnya orang kepada budaya lisan daripada kepada budaya tulis, dan rendahnya daya beli, mengakibatkan tiras buku rendah. Jika kita menghendaki keberaksaraan masyarakat Indonesia meningkat, sikap kita secara menyeluruh harus diubah, dimulai dari mengubah sistem pengajaran bahasa dari cara yang sekarang yang menekankan pengertian dasar kebahasaan ke mendorong dosen menulis dengan memberikan kum kenaikan pangkat yang relatif tinggi tidak jarang disalahgunakan dengan menyerahkan karya semu. Pembebasan pajak buku, dan penekanan pajak uang jasa penulis sampai serendah-rendahnya dapat merupakan pendorong tambahan. Kita harus membuat buku sebagai salah satu kebutuhan pokok, dan buku iltek kita jadikan sarana menuju ke budaya kita yang baru.
Berbagai kendala itu membuat produksi buku iltek Indonesia kecil. Selama ini, ada beberapa pihak yang sudah berusaha mencatat besarnya angka produksi itu, baik pihak Pemerintah maupun pihak swasta. Sulit bagi kita menemukan angka produksi yang sebenarnya. Sampai sekarang, hasil yang dapat diandalkan belum kita lihat, tetapi menurut taksiran angka antara 3000 dan 5000 judul setahun dapat diandalkan belum kita lihat, tetapi menurut taksiran angka antara pendidikan dan untuk umum. Dengan adanya Undang-undang n0.4, tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam kita boleh berharap pada waktu mendatang dapat memperoleh gambaran yang lebih tepat mengenai hal itu.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: