Path: TopGray LiteraturesDDeddy_M._Barmawidjaja1996

Perubahan lingkungan pengendapan berdasarkan analisis foraminifera pada Formasi Ledok dan Mundu pada kala Mio-Pliosen, daerah Nglobo, Jawa Tengah.

Gray literature from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:47:11
Oleh : Deddy M. Barmawidjaja, Department of Geology
Dibuat : 1966-00-00, dengan file

Keyword : foraminifera, planktonic foraminifera – Ledok Formation to Mundu Formation

Abstrak: Analisis foraminifera plankton pada 40 contoh batuan yang berasal dari penampang terukur sungai Banyuasin di daerah Nglobo, menghasilkan 2 zona selang yang mencakup umur Miosen Akhir – Pliosen Akhir, terdiri dari zona parsial Globorotalia plesiotumida (N-16), zona selang Globorotalia plesiotumida-Globorotalia tumida (N-17), zona selang Globorotalia tumida-Sphaeroidinella dehiscens (N-18), zona selang Sphaeroidinella dehiscens-Globorotalia pseudopima (N-19), zona selang Globorotalia pseudopima-Globorotalia tosaensis (N-20) dan zona parsial Globorotalia tosaensis (N-21). Analisis foraminifera dengan metode kualitatif dan kuantitatif menunjukkan adanya perubahan lingkungan pengendapan pada peralihan antara Formasi Ledok ke Formasi Mundu yang ditandai oleh perubahan jumlah individu, jenis spesies dan jumlah total fauna yang diikuti pula oleh perubahan kadar karbonat. Perubahan lingkungan pengendapan tersebut dapat ditafsirkan sebagai kenaikan paras muka laut di Formasi Mundu pada kala Mio-Pliosen.

Deskripsi Alternatif :

Abstrak: Analisis foraminifera plankton pada 40 contoh batuan yang berasal dari penampang terukur sungai Banyuasin di daerah Nglobo, menghasilkan 2 zona selang yang mencakup umur Miosen Akhir – Pliosen Akhir, terdiri dari zona parsial Globorotalia plesiotumida (N-16), zona selang Globorotalia plesiotumida-Globorotalia tumida (N-17), zona selang Globorotalia tumida-Sphaeroidinella dehiscens (N-18), zona selang Sphaeroidinella dehiscens-Globorotalia pseudopima (N-19), zona selang Globorotalia pseudopima-Globorotalia tosaensis (N-20) dan zona parsial Globorotalia tosaensis (N-21). Analisis foraminifera dengan metode kualitatif dan kuantitatif menunjukkan adanya perubahan lingkungan pengendapan pada peralihan antara Formasi Ledok ke Formasi Mundu yang ditandai oleh perubahan jumlah individu, jenis spesies dan jumlah total fauna yang diikuti pula oleh perubahan kadar karbonat. Perubahan lingkungan pengendapan tersebut dapat ditafsirkan sebagai kenaikan paras muka laut di Formasi Mundu pada kala Mio-Pliosen.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor: