Path: Top

STUDI EFEKTIVITAS KEBERADAAN STASIUN PERALIHAN ANTARA (SPA)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-07-07 10:10:32
Oleh : Goklas M. H. T (NIM:15308096), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2013, dengan 8 file

Keyword : SPA, kompaksi, pengelolaan sampah, TPS, efektivitas

Adanya PP No.18 Tahun 2012 yang mensyaratkan bahwa pemerintah daerah wajib mengubah sistem persampahannya menjadi berwawasan lingkungan, membuat pemerintah-pemerintah daerah/kota mengubah TPS di daerah mereka menjadi Stasiun Peralihan Antara (SPA). Contoh perubahan tersebut adalah SPA Tegalega di Bandung dan SPA Sangkuriang di Cimahi. SPA adalah unit pengolahan sampah yang memiliki keuntungan pengurangan biaya pengangkutan sebagai keuntungan dari segi finansialnya dan kurangnya ruang yang dibutuhkan pada TPA sebagai keuntungan dari segi lingkungannya. Prosesnya pada umumnya dengan mengkompaksi sampah melalui mesin compactor sehingga densitas sampah meningkat. Penelitian dimulai dengan survey pendahuluan untuk melihat kondisi SPA, lalu pengumpulan data, analisis dan dihasilkan output berupa efektivitas SPA. Pada penelitian ditemukan volume yang masuk ke SPA Tegalega sebesar 127,98 m3/hari dan SPA Sangkuriang sebesar 57,52 m3/hari. Sampah yang masuk mayoritas seperti sampah di Indonesia pada umumnya, yaitu berupa sisa makanan (59 persen). Pada SPA Sangkuriang, reduksi volume yang terjadi sebesar 34,3 persen. Sedangkan SPA Tegalega dapat mengurangi volume yang masuk ke TPA sebesar 42,8 persen dan 2,45 persen secara berat. Secara ekonomi keberadaan SPA terbukti efektif pada SPA Tegalega. Hal ini dibuktikan dengan reduksi biaya 16,48 persen dibanding saat menjadi TPS secara satuan volume dan 17,16 persen secara satuan berat. Reduksi tersebut berasal dari pengurangan biaya transportasi akibat peningkatan densitas sampah yang dibawa oleh pengangkut. Kenaikan densitas setelah sampah dikompaksi adalah 176,04 kg/m3 dari 103,27 kg/m3 sebelum dikompaksi pada SPA Tegalega. Dengan kekuatan tekanan kompaksi sebesar 3045 psi, secara umum hasil efektivitas SPA masih dibawah proses sejenis pada literatur.

Deskripsi Alternatif :

Government regulation No.18 Year 2012 requires that local government must amend its waste system to be more environmentally focused, made local governments changed its transfer station became compaction transfer station. The examples are Tegalega Compaction Transfer Station in Bandung and Sangkuriang Compaction Transfer Station on Cimahi. Compaction transfer Station is a waste processing unit which has advantage of reduction on its waste transport cost (financial benefit) and reduction of landfill space necessity (environmental benefit). In general, the process is by compacting the waste with the compactor machine, so that the density of the waste is increased. The research was started with pleminary survey to look at the condition of compaction transfer station, then data collecting, analysis the data and finally the output whether the compaction transfer station is effective or not. In the study, it was found that compaction transfer station obtained from Tegalega had average daily volume of 127.8 m3/day and Sangkuriang with 57.52 m3/day. The majority of the incoming waste is generally Indonesian type, which is came from food waste (59 percent). The compaction transfer station is proven to economically and environmentally effective, with the resulting reduction in volume is 42.8 percent or 2.45 percent with weight scale in Tegalega, or 34,3 percent reduction by volume in Sangkuriang. Economic benefit from the compaction transfer station in Tegalega is 16.48 percent cheaper the regular transfer station (volume based) and 17.16 percent cheaper on weight based. That economic benefits come from the reduction of transportation cost from the higher density. The increasing of density is 176,04 kg/m3 after compaction from 103,27 kg/m3 before compaction. However, when compared to similar studies overseas, with pressure power of 3045 psi, the compaction transfer station is still less effective in term of decreasing volume, lowering the moisture content and raising its density.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing,:
    Dr. Mochammad Chaerul, ST, MT, Editor: Alice Diniarti