Path: TopS1-Final ProjectEngineering Physics-FTI2015

STUDI PERANCANGAN PEMUSAT SURYA MODEL PALUNG PARABOLA

SOLAR PARABOLIC TROUGH CONCENTRATOR SYSTEM DESIGN

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:05:17
Oleh : GISELA VANIA ALINE (NIM : 13311012); RIZKY HARRY SUNGGUH (NIM : 13311067), S1 - Department of Engineering Physics
Dibuat : 2015, dengan 8 file

Keyword : pemusat surya, energi matahari, energi listrik, parameter geometri, karakteristik termal, estimasi

Pada tahun 2010, banyak negara telah menyadari pentingnya penggunaan sumber energi alternatif selain energi fosil untuk menopang kebutuhan listrik. Energi fosil memiliki cadangan yang makin menipis seiring perkembangan penduduk. Cadangan energi fosil yang menipis dapat ditopang dengan adanya penggunaan sumber energi alternatif, salah satunya energi matahari. Indonesia, merupakan negara yang terletak di daerah khatulistiwa, mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak dengan intensitas matahari rata-rata sebesar 4,8 kWh/m2 per hari. Intensitas matahari yang cenderung berlebih dapat digunakan oleh pemusat surya

untuk mengubah energi matahari menjadi bentuk energi listrik maupun energi lainnya. Pemusat surya ini dapat diterapkan pada lingkungan terbuka yang luas dan dapat menjadi sumber listrik utama bagi masyarakat ataupun dapat dipergunakan untuk keperluan perindustrian. Pada penelitian ini dilakukan rekayasa terbalik yang nantinya dapat menjadi studi awal untuk pengembangan dan pengaplikasian pemusat surya di Indonesia. Hasil parameter geometri perancangan dapat digunakan untuk menghitung pemanenan energi yang dihasilkan oleh pemusat surya. Pemanenan energi didapatkan dengan pengestimasian suhu yang didapatkan oleh kolektor setelah dilakukan pengujian. Hasil perhitungan perancangan didapatkan bahwa pemusat surya, dengan fokus 10 cm, lebar 50 cm dan tinggi palung 15,6 cm, merupakan jenis pemusat surya

dengan suhu sedang. Potensi pemanenan energi yang diperoleh dari pengujian memiliki nilai yang beragam bergantung pada kondisi lingkungan, sedangkan nilai efisiensi termal berkisar di nilai 28.

Deskripsi Alternatif :

In 2010, many countries have realized the importance of using alternative energy resources other than fossil energy to sustain the demand for electricity. As the

development of the population, fossil energy inventory was going down. Decresing of fossil energy inventory can be supported by the use of alternative energy sources, one of which solar energy. Indonesia, a country that lies on the equator, has more sunlight intensity with average of 4.8 kWh / m2 per day. The intensity of the sun that tends to be excessive can be used to convert solar energy into electrical energy or another energy forms by solar concentrator. This solar concentrator can be applied to a large open area and can be the main power source for residential as well as industrial purposes. In this research, reverse engineering design is useful as early studies for the development and application of solar concentrator in Indonesia. Results of geometric parameter can be used to calculate harvesting the energy produced by solar concentrator. Energy harvesting is determined through estimating the

temperature obtained by the heat-absorbing pipe.

The calculation result of solar concentrator found that the design of solar concentrator has focusing 10 cm, width 50 cm and depth of trough 15.6 cm is a type of solar concentrator with moderate temperatures. The potential for harvesting energy obtained from the test has a value that varies depending on environmental conditions, while the value thermal efficiency ranges in value of 28%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id