Path: Top » S1-Final Project » Geodetic and Geomatic Engineering » 2008

PENGKAJIAN TEKNOLOGI LIGHT DETECTION AND RANGING (AIRBORNE LIDAR HYDROGRAPHY) UNTUK PEMETAAN PERAIRAN DANGKAL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2011-06-14 16:32:41
By : GILANG WIDYAWISAKSANA H. P. (NIM 15104061); Pembimbing : Dr. Ir. Eka Djunarsjah, M.T. dan Sofan Prihadi, ST., S1 - Department of Geodetic Engineering
Created : 2008, with 7 files

Keyword : LIDAR, Airborne Lidar Hydrography, Shallow water, Hydrographic survey

Hingga saat ini wilayah perairan Indonesia belum sepenuhnya terpetakan. Luasnya perairan Indonesia berdampak pada faktor biaya dan waktu, serta metode survei hidrografi yang umumnya dirasakan kurang efektif. Pengukuran kedalaman dengan metode optik merupakan cara terbaru yang digunakan untuk pemeruman. Metode ini memanfaatkan transmisi sinar laser dari pesawat terbang dan prinsip-prinsip optik untuk mengukur kedalaman perairan. Pemanfaatan Laser untuk penentuan kedalaman perairan mulai dikembangkan di beberapa negara. Teknologi ini bernama LIDAR (Light Detection and Ranging) yang karena digunakan untuk keperluan pemetaan perairan, maka diubah namanya menjadi Airborne Lidar Hydrography. Teknologi ini menggunakan wahana pesawat terbang, tak ubahnya seperti fotogrametri. Sehingga dapat menyelesaikan pemetaan perairan dengan sangat cepat cocok untuk perairan dangkal dengan kedalaman hingga 76 meter, seperti wilayah pantai.

Dengan kemampuannya menampilkan bentuk 3 Dimensi, maka output data ALH ini akan dapat diaplikasikan dalam banyak hal terkait perencanaan pengaturan tata ruang dan mitigasi bencana.

Description Alternative :

Until now, the water territory region of Indonesia has not fully mapped. Water territory broadness of Indonesia affected at cost factor and time, and hydrography survey method that is generally is felt unsatisfying effective. The measurement with optic method is newest way applied for bathymetric. This method use laser ray transmission from plane and optic principles to measure depth of water territory. Using Laser for determination depth of water territory starts developed in some states. This technology so called LIDAR (Light Detection and Ranging). But because applied for water territory mapping, hence changed the name becomes Airborne Lidar Hydrography. This technology applies plane, it is like Photogrametry. So can finalize water territory mapping by leaps and by bounds suited for shallow water territory with depth until 76 metre, like coast zone.

Applying this technology, is useful to assist the nearest institution in handling the flood. Furthermore, it can be used in planning the space formation system and natural disasters mitigation.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTITBPP
OrganizationS1 - Department of Geodetic Engineering
Contact NameDrs. Mahmudin, SIP.
AddressJl. Ganesha 10
CityBandung
RegionJawa Barat
CountryIndonesia
Phone62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
Administrator E-maildigilib@lib.itb.ac.id
CKO E-maildigilib@lib.itb.ac.id