Path: Top > S1-Final Project > Meteorology-FITB > 2014

METODE DEPTH AREA DURATION (DAD) UNTUK ANALISIS KEJADIAN BANJIR DI DKI JAKARTA

DEPTH AREA DURATION (DAD) METHOD FOR ANALYSIS OF FLOOD IN DKI JAKARTA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:45:47
Oleh : GAMMAMERDIANTI (NIM:12809039), S1 - Department of Geophysics and Meteorology
Dibuat : 2014, dengan 7 file

Keyword : banjir, tinggi muka air (TMA), metode Depth Area Duration (DAD).
Sumber pengambilan dokumen : Pembimbing : Dr. Tri Wahyu Hadi

Banjir merupakan bencana yang kerap kali melanda Indonesia, khususnya Jakarta. Faktor penyebab terjadinya banjir ini adalah lokasi Jakarta yang berada di dataran rendah dan menjadi daerah hilir dari 13 sungai. Hal tersebut sangat mempengaruhi besarnya banjir terutama ketika sungai – sungai tersebut meluap akibat tingginya curah hujan.




Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk mengontrol luapan tersebut yaitu dengan membangun pintu air di beberapa sungai, seperti pintu air Katulampa di sungai Ciliwung dan melakukan pemantauan tinggi muka air (TMA) yang bertujuan mengantisipasi terjadinya banjir atau disebut juga sebagai early warning di wilayah Jakarta. Namun upaya ini dirasa kurang untuk mengurangi dampak kejadian banjir. Diperlukan sarana tambahan untuk menunjang early warning banjir tersebut, contohnya metode Depth Area Duration (DAD).




Metode DAD merupakan sarana analisis berupa kurva, salah satu fungsinya untuk menganalisis tingginya curah hujan di suatu daerah yang sering kali menimbulkan dampak buruk, seperti banjir. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis keterkaitan antara penggunaan nilai TMA Katulampa sebagai titik pantauan banjir dengan kurva DAD di Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jakarta.




Diperoleh hasil bahwa peristiwa banjir yang terjadi di DKI Jakarta tidak selalu bergantung pada tinggi muka air di pintu air. Terdapat pula pengaruh dari tingginya curah hujan di wilayah Jakarta, seperti banjir yang terjadi pada tahun 2007 dan 2008. Selain itu terlihat adanya keterkaitan antara curah hujan di Jakarta dengan tinggi muka air Katulampa, khususnya saat kejadian banjir pada tahun 2007 yang digolongkan sebagai kejadian „banjir besar‟. Dapat disimpulkan pula bahwa karakteristik curah hujan yang menimbulkan banjir di wilayah DKI Jakarta merupakan curah hujan yang mengalami peningkatan secara bertahap selama durasi tertentu (banjir tahun 2007) dan curah hujan yang meningkat secara drastis dalm interval waktu yang singkat (banjir tahun 2008).

Deskripsi Alternatif :

Floods often occurs in Indonesia , especially in Jakarta . this is because of located in the lowlands and a downstream area of the 13 rivers,there are factors that serve as the cause of flooding in Jakarta, especially when the rivers are overflowed due to heavy rainfall .




One of the efforts that have been made to control the overflow built floodgate area at some rivers , such as Katulampa floodgate in Ciliwung river and water level (TMA) monitoring which aims to anticipate the occurrence of floods or referred to as an early warning in the Jakarta area . But they are not enough to reduce the impact of flood events in Jakarta . Another tools are required to support the flood early warning , for example, Depth Area Duration ( DAD ) method.




DAD method is an analysis tools which represented by the curves. One of its functions to analyze the heavy rainfall in an area that often cause adverse effects , such as flooding. Accordingly, this study aims to find and analyze the relationship between TMA Katulampa value as the point of flood monitoring and the DAD curve of heavy rainfall in Jakarta .




The results obtained indicate that the flood events that occurred in Jakarta is not only dependent on the water level at the floodgate but also the caused by heavy rainfall, such as the flooding that occurred in 2007 and 2008 . The relationship between rainfall in Jakarta and Katulampa water level is appear , especially during flood events in 2007 were classified as incident ' severe flood ' . It can be concluded that the characteristics of rainfall caused flooding in Jakarta was rainfall has increased gradually over a certain duration ( flood of 2007 ) and also increased rainfall preformance drastically in the short time interval ( flood of 2008 )

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Department of Geophysics and Meteorology
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Alice Diniarti

File PDF...