Path: Top > S1-Final Project > Oceanography-FITB > 2015

MODEL DISPERSI TERMAL DARI SIRKULASI AIR PENDINGIN DI PERAIRAN PANTAI PLTU SURALAYA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:47:24
Oleh : FUAD ASSIFA (NIM : 12910022), S1 - Department of Oceanography
Dibuat : 2015, dengan 8 file

Keyword : suhu air laut, limbah air panas, model sebaran suhu, PLTU Suralaya

Limbah air panas dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) memiliki suhu yang lebih tinggi dari suhu normal perairan. Masuknya limbah air panas dari outlet PLTU ke laut dalam jumlah besar dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan biota laut di sekitarnya. Untuk mengkaji pola sebaran dan besar perubahan suhu limbah air panas di perairan digunakan model hidrodinamika 2 dimensi (2D) horizontal dan model transport suhu dari MIKE 21. Data yang digunakan dalam simulasi adalah data pasang surut, angin, batimetri, garis pantai, debit inlet dan outlet, suhu air laut normal, dan suhu air laut dari outlet. Skenario pemodelan dilakukan untuk musim barat dan musim timur. Hasil simulasi menunjukkan pada saat pasang, air laut bersuhu tinggi dari outlet menyebar ke bagian barat outlet, dan pada saat surut menyebar di bagian timur outlet. Luas sebaran suhu yang memiliki ΔT diatas 2 °C pada saat musim timur 1.014.750 m2 lebih besar dari luas sebaran pada musim barat 963.494 m2. Kenaikan suhu di inlet terjadi pada saat pasang maksimum musim timur dengan ΔT 4 °C.

Deskripsi Alternatif :

Hot water waste from Steam Generated Power Plant (PLTU) was hotter than the temperature of surrounding water. The massive influx of hot water waste from PLTU outlet into the ocean could yield into a negative impact toward the marine biota in the region. To study the scattered pattern and quantity of change of the temperature difference due to hot water waste, this study used 2 dimension (2D) horizontal hydrodynamic model and temperature transport model from MIKE 21. The data used in the simulation were tidal data, wind data, bathymetry, coastline data, inlet and outlet discharge, normal sea water temperature, and water temperature from outlet. Model scenario conducted during west monsoon and east monsoon. The result of the simulation showed during flood tide, sea water had higher temperature from outlet and spread toward west of outlet while on ebb tide it spread to east of outlet. The area which had ΔT above 2 °C during the east monsoon was 1.014.750 m2 and was bigger than area covered during the west monsoon with 963.494 m2 area coverage. Maximum raised in temperature in inlet happened during the maximum flood tide during the east monsoon with ΔT 4 °C.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ivonne M. Radjawane, Ph.D, Editor: PKL-SMK

File PDF...