Path: Top S2-Theses Highway Systems and Engineering 2008

KINERJA LABORATORIUM DARI CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS (AC-WC) MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 DENGAN MODIFIKASI FILLER

LABORATORY PERFORMANCE OF ASPHALTIC CONCRETE WEARING COURSE (AC–WC) CONTAIN RETONA BLEND 55 ASPHALT WITH FILLER MODIFIED

Master Theses from JBPTITBPP / 2009-05-26 09:05:08
Oleh : FREDY JHON PHILIP S. (NIM 26906001), S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Beton Aspal Lapis Aus (AC-WC), Retona Blend 55, modulus resilien, stabilitas dinamis, filler, Asphaltic Concrete Wearing Course (AC-WC), Retona Blend 55, resilient modulus, dynamic stability, filler

Ketahanan perkerasan jalan terhadap beban lalu lintas, temperatur yang tinggi dan kondisi lingkungan, terutama dipengaruhi oleh sifat dari bahan penyusunnya (aspal) dalam suatu campuran. Penggunaan Retona Blend 55 dalam campuran Beton Aspal Lapis Aus (AC-WC) diharapkan memperbaiki kelemahan-kelemahan dari aspal minyak (Pen 60/70).

Penelitian laboratorium dilakukan untuk menentukan karakteristik teknis aspal Retona Blend 55 dan membandingkannya dengan aspal Pen 60/70. Pengujian juga dilakukan untuk mengetahui karakteristik campuran Beton Aspal Lapis Aus (AC-WC) menggunakan 2 (dua) jenis filler, yaitu fly ash dan semen portland (PC). Gradasi yang digunakan pada penelitian ini adalah gradasi yang memotong kurva Fuller dan berada di bawah daerah terlarang. Spesifikasi yang digunakan adalah spesifikasi untuk Campuran Aspal Panas 2007.

Dengan menggunakan metode Marshall, nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) adalah 5,32% untuk AFA (Pen 60/70 + filler fly ash), 5,45% untuk APC (Pen 60/70 + filler semen), 6,18% untuk RFA (Retona Blend 55 + filler fly ash) dan 6,25% untuk RPC (Retona Blend 55 + filler semen). Hasil uji Perendaman Marshall menunjukkan bahwa semua campuran memenuhi kriteria Indeks Kekuatan Sisa (IKS), yaitu 96,41% untuk AFA, 96,03% untuk APC, 98,05% untuk RFA and 97,38% untuk RPC. Nilai minimum pada spesifikasi adalah 75% untuk campuran beton aspal dengan aspal Pen 60/70 dan 80% untuk campuran beton aspal dengan Retona Blend 55.

Hasil uji UMATTA menunjukkan bahwa modulus kekakuan campuran RFA (1939 MPa dan 1039 MPa) lebih superior dibandingkan RPC (1910 MPa dan 959 MPa) untuk dua temperatur (35oC dan 45oC). Sedangkan modulus kekakuan campuran APC (1802 MPa dan 693 MPa) lebih superior dibandingkan campuran AFA (1554 MPa dan 564,6 MPa).

Hasil pengujian Wheel Tracking pada dua temperatur (45oC dan 60oC) menunjukkan campuran dengan filler fly ash memiliki ketahanan deformasi permanen lebih baik dibandingkan filler semen. Nilai Stabilitas Dinamis pada dua temperatur (45oC dan 60oC) adalah 7000 lintasan/menit dan 2250 lintasan/menit (AFA), 6300 lintasan/menit dan 1901,1 lintasan/menit (APC), 7875 lintasan/menit dan 4846,2 lintasan/menit (RFA), dan 7000 lintasan/menit dan 4846,2 lintasan/menit (RPC).

Secara umum, berdasarkan hasil semua pengujian laboratorium (modulus resilien, stabilitas dinamis dan Indeks Kekuatan Sisa), menunjukkan bahwa campuran RFA memberikan kinerja yang paling baik dibandingkan ketiga campuran lainnya (RPC, AFA dan APC).

Deskripsi Alternatif :

The resistance of pavement to heavy traffic loading, high temperature and environmental conditions, was influenced primarily by its component (asphalt) in the mixture. The usage of Retona Blend 55 in Asphaltic Concrete (AC-WC) mixture was expected to improve the weakness of Petroleum Asphalt (Pen 60/70).

Laboratory research was conducted to determine the characteristic of Retona Blend 55 and to compare it with the Asphalt Pen 60/70. The experiment was conducted also to characterize the Asphalt Concrete (AC-WC) mixes using 2 (two) fillers types i.e. fly ash and portland cement (PC). The gradation used in the research is the gradation crossing the Fuller's curve and lying below the restricted zone. The specification used was the Indonesian Specification for Hot Mix Asphalt (2007).

Using the Marshall's method, the OBC value obtained was 5.32% for AFA (Pen 60/70 + fly ash filler), 5.45% for APC (Pen 60/70 + portland cement filler), 6.18% for RFA (Retona Blend 55 + fly ash filler), and 6.25% for RPC (Retona Blend 55 + portland cement filler). The results of Marshall Immersion test show that all mixture satisfied the criterion of Index of Retained Stability (IRS) i.e. 96.41% for AFA, 96.03% for APC, 98.05% for RFA and 97.38% for RPC. The minimum value in the specification was 75% for Asphalt Concrete using Pen 60/70 and 80% for Asphalt Concrete using Retona Blend 55.

The results of UMATTA test showed that the Resilient Modulus of RFA (1939 MPa and 1039 MPa) was higher than the RPC (1910 MPa and 959 MPa) for two temperatures (35oC and 45oC). While the Resilient Modulus of APC (1802 MPa dan 693 MPa) was higher than the AFA (1554 MPa dan 564.6 MPa).

The results of Wheel Tracking test for two temperatures (45oC and 60oC) showed that mixture using fly ash filler gave the better resistance to permanent deformation, compared to the mixture using portland cement filler. The value of Dynamic Stability for two temperatures (45oC and 60oC) was 7000 passes/minute and 2250 passes/minute (AFA mix), 6300 passes/minute and 1901.1 passes/minute (APC mix), 7875 passes/minute and 4846.2 passes/minute (RFA mix) and 7000 passes/minute and 4846.2 passes/minute (RPC mix).

In general, referring to all results of laboratory test (Resilient Modulus, Dynamic Stability and Index of Retained Stability), it was shown that the RFA mixture has the best performance comparing to the other mixtures (RPC, AFA and APC).

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Highway System Engineering
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Bambang Sugeng. S, DEA., dan Ir. Titi Liliani Soedirdjo, M.Sc., Editor: Vika A. Kovariansi

Review...