Path: TopS1-Final ProjectAstronomy-FMIPA2017

PEMODELAN EVOLUSI PROTOPLANETARY DISK DENGAN MENGGUNAKAN FARGO

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:42:17
Oleh : FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027), S1 - Department of Astronomy
Dibuat : 2017-09-20, dengan 1 file

Keyword : protoplanetary disk, migrasi planet, HL Tau.

Banyak protoplanetary disk yang telah teramati dengan baik di berbagai panjang gelombang. Sistem HL Tau adalah salah satu contoh protoplanetary disk tersebut. HL Tau adalah bintang muda yang berada di transisi kelas I menuju kelas II dalam klasifikasi Young Stellar Object (YSO) berdasarkan Stellar Energy Distribution-nya (SED). Saat ini, pengamatan long-baseline pada panjang gelombang sub-mm hingga mm menggunakan Atacama Large Millimetre/Submillimetre Array (ALMA) telah mampu memberikan citra asli dan menunjukkan adanya gaps pada HL Tau. Gaps tersebut berasosiasi dengan pembentukan planet di dalamnya.


Pada Tugas Akhir ini, kami menyajikan delapan model protoplanetary disk dengan tiga planet tidak berakresi dan dua model dengan planet berakresi untuk dipelajari evolusinya setelah orbit ke-500 dari planet terdalam. Model-model tersebut menggunakan FARGO-2D1D dengan dua variasi viskositas kinematik disk, yaitu 10−5 dan 10−3. Massa ketiga planet adalah 0,2, 0,27, dan 0,55 MJ dengan jarak masing-masing 13,2, 32,3 dan 68,8 sa. Model dengan planet tidak berakresi menunjukkan adanya struktur gelap-terang pada protoplanetary disk setelah orbit ke-100 dari planet terdalam. Struktur tersebut menyerupai pasangan cincin gelap-terang pada HL Tau berdasarkan pengamatan ALMA, akan tetapi dengan kontras kerapatan yang berbeda. Kami juga menemukan adanya fenomena migrasi planet pada model-model kami.

Deskripsi Alternatif :

There are many protoplanetary disks that have been well resolved observationally in various wavelengths. HL Tau system is an excellent example of them. HL Tau is a young star located in the transition of class I to class II in Young Stellar Object (YSO) classification based on its Stellar Energy Distribution (SED). More recently, long-baseline observations at wavelenghts of sub-mm to mm using Atacama Large Millimetre / Submillimetre Array (ALMA) have been able to obtain a pristine images and show gaps on HL Tau. They formed seven pairs of dark and bright ring structure. The gaps are associated to the formation of planets in the system.


In this final project, We present eight models of protoplanetary disk with three non-accreting planets and two models with three accreting planets to study their evolution after 500th orbit of the inner planet. The models used FARGO-2D1D with two variations of the disk kinematic viscosity, i.e. 10−5 and 10−3. The planet masses are 0.2, 0.27, and 0.55 MJ at distance 13.2, 32.3 and 68.8 au. The models with non-accreting planets provide dark-bright structure on the protoplanetary disk after the 100th orbit of the inner planet. The structure resembles dark-light ring pairs on HL Tau based on ALMA observation, but with different density contrast. We also found planetary migration phenomenons in our models.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Department of Astronomy
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof. Dr. Taufiq Hidayat, Editor: Alice Diniarti

File PDF...