Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2013

INVESTMENT ANALYSIS AND STRATEGY TO INCREASE BUSINESS PROFITABILITY THROUGH EXPORT MARKET OPPORTUNITY (CASE STUDY: PT. BFM-A STATE OWNED COMPANY IN BANDUNG, INDONESIA)

ANALISIS INVESTASI DAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS BISNIS MELALUI PELUANG PASAR EKSPOR (STUDI KASUS : PT. BFM-PERUSAHAAN BUMN DI BANDUNG, INDONESIA)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:31:13
Oleh : FITRIANA RAHMAWATI (NIM: 29110331); Final Project Advisor: Ir. Uke MMP Siahaan, MBA, S2 - Business Administration
Dibuat : 2015-06-24, dengan 6 file

Keyword : Keywords: vaccine, export, investment analysis, production facility

ABSTRAK




Vaksin merupakan produk pasar seperti pada praktek bisnis umumnya, namun sangat kompleks dan memerlukan pengetahuan khusus dan pendekatan yang tepat . Produsen vaksin yang terbatas di dunia telah menciptakan peluang besar bagi produsen vaksin negara


berkembang untuk memasuki pasar global. Salah satu produsen vaksin WHO pra-kualifikasi yang telah memasuki pasar global merupakan salah satu perusahaan BUMN farmasi di Indonesia yaitu PT. BFM .




Peningkatan permintaan dari sektor ekspor melalui lini bisnis vaksin bakteri dan kombinasi menunjukkan adanya peluang di pasar global . Namun, kapasitas produk akhir yang ada telah mencapai pemanfaatan yang optimal pada tahun 2012. Kebutuhan pasar tidak terpenuhi karena keterbatasan kapasitas produksi .




Untuk dapat memanfaatkan peluang yang telah dibuka, BFM mempertimbangkan meningkatkan kapasitas produk akhir melalui investasi fasilitas baru yang terintegrasi (fasilitas formulasi, filling dan Kemasan). Untuk menganalisa peluang bisnis, studi kelayakan dilakukan dengan menganalisis aspek pasar dan keuangan dari rencana investasi proyek. Analisis pasar dilakukan dengan mempertimbangkan ukuran dan pertumbuhan pasar, persaingan dan potensi pasar. Hal ini menunjukkan adanya potensi pasar yang dapat diambil oleh BFM untuk vaksin bakteri dan kombinasi.




Analisis keuangan ditunjukkan dengan menggunakan berbagai indikator yaitu NPV, IRR dan PBP. Nilai-nilai yang diperoleh menyimpulkan bahwa proyek ini layak untuk diimplementasikan tergantung pada pemanfaatan produksi tahunan berdasarkan perkiraan


penjualan yang dianalisa menggunakan tiga skenario yaitu pesimis, moderat dan optimis.




Hasil dari skenario optimis adalah NPV Rp. 124,367,760,506; IRR 29,44% dan Payback period 4 tahun 6 bulan dengan sumber pendanaan yanf digunakan adalah 70% ekuitas, 30% utang Perbedaan antara asumsi dan realitas dapat mengubah kelayakan proyek. Analisis sensitivitas menunjukkan variabel yang paling sensitif dari perubahan nilai NPV dan IRR


adalah nilai tukar, komposisi DTP-HB-Hib dan kenaikan nilai harga jual.




Rencana pengembangan proyek fasilitas baru dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu tender, pembangunan fasilitas, instalasi peralatan, proses validasi dan pengajuan persetujuan ke Badan POM dan WHO. Diperlukan komitmen dari manajemen BFM untuk dapat


mengimplementasikan pengembangan proyek yang tepat waktu.




Kata kunci: vaksin, ekspor, analisis investasi, fasilitas produksi

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT




Vaccines are market products subject to usual business practices but are complex and require a specialized knowledge and a precise approach. Limited vaccine manufacturer in the world creates a big opportunity for emerging vaccine manufacturers to enter the global market. One of the WHO prequalified vaccine manufacturer that has enter the global market is one of the pharmaceutical state-owned company of Indonesia, PT. BFM.




The increase of demand from export sector through business line of bacterial and combination vaccines indicates global market opportunities. However, the existing final product capacity has reached its optimum utilization in 2012. Market needs are not met due to the limitation of production capacity.




In order to achieve the opportunities that have been opened, BFM consider increasing final product capacity through investment of new integrated (formulation, filling and packaging) facility. To analyze this business opportunity, feasibility study was conducted by analyzing the market and financial aspects of the project investment plan.




Market analysis was conducted by considering market size and growth, competition and market potential. It is indicated there is a potential market that BFM can grasp for bacterial and combination vaccine. Financial analysis was indicated by using various indicators of NPV, IRR and PBP. The values obtained concluded that the project is feasible to be implemented depending on the annual production utilization based on sales forecast which was analyze using three scenarios of pessimistic, moderate and optimistic. Result from optimistic scenario is NPV


Rp. 124,367,760,506; IRR of 29,44% and Payback period of 4 years 6 months with source of funding used is 70% equity, 30% debt. Differences between assumptions and the reality can change the feasibility of the project. Sensitivity analysis indicates the most sensitive variables of change to the value of NPV and IRR are exchange rate, DTP-HB-Hib composition and selling price escalation rate.




The project development plan of new facility will be conducted through several steps consist of project tender, facility construction, equipment installation, validation process and submission of approval to NADFC and WHO. Commitment form BFM’s management is required in order to carry out the implementation of on time project development.




Keywords: vaccine, export, investment analysis, production facility

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Final Project Advisor: Ir. Uke MMP Siahaan, MBA, Editor: Wiwik Istiyarini

File PDF...