Path: Top > S1-Final Project > Mechanical Engineering-FTMD > 2009

FITNESS FOR SERVICE DAN ANALISIS KEKUATAN SISA PIPA TRANSMISI AKIBAT CACAT GEOMETRI DAN CACAT RETAK

STUDY OF FITNESS FOR SERVICE AND REMAINING STRENGTH ANALYZE FOR CRACKLIKE FLAW AND DISTORTION SHELL AT PIPELINE BASED ON API RP 579

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:40:51
Oleh : FIKRIE AHMAD FIRMANSYAH (NIM : 13104037); Pembimbing : Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja , S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : pipeline; Fitness For Service; Pipa Transmisi; Cacat Geometrik; Cacat Retak

Selama pipeline beroperasi dengan aman, maka tidak perlu dilakukan langkah fitness for service assessment, hanya dilakukan perawatan rutin biasa saja. Akan tetapi, bila setelah melewati masa inspeksi dan ditemukan suatu cacat pada pipeline, maka perlu dilakukan suatu langkah pengawasan yang bertujuan untuk menghitung kekuatan sisa yang dinamakan fitness for service assessment, hal ini berkaitan dengan tindak lanjut dalam proses RBI (risk based inspection) untuk menghindari kegagalan atau kerusakan akibat degradasi cacat tersebut.


Pada tugas sarjana ini dilakukan analisis kekuatan sisa pipeline yang mengalami cacat geometri dan cacat retak berdasarkan Section 8 & 9 API RP 579. Untuk mempermudah analisis, dikembangkan program bantu perhitungan yang mampu mengolah ratusan bahkan ribuan buah data cacat (data pigging). Sebagai studi kasus, penulis menganalisis kekuatan sisa pipeline dengan menggunakan data bulge dan dent sebanyak 30 data dengan parameter yang berbeda-beda, sebagai input perhitungan dan untuk cacat retak sebagai contoh diberikan 1 cacat saja dan analisis tegangan. Pada cacat bulge, dari 3 kasus ditemukan bahwa rasio kekuatan sisa hoop yang kritis adalah 0.5 dan rasio kekuatan sisa longitudinal adalah 0.23 dengan tinggi bulge adalah 73 mm dan panjang bulge adalah 70 mm, untuk kasus cacat dent yang kritis yaitu pada penyok biasa & parah diperoleh safety factor sebesar 0.93 dan 0.87 dengan tekanan operasi 1.5 Mpa dan 15 Mpa, dan cacat retak sebesar 0.83 dengan tekanan operasi 25 MPa. Kesimpulan tiap kasus tidak aman.

Deskripsi Alternatif :

During it’s safe operated, then the fitness for service is not conducted, just need routine ordinary maintenance. Otherwise, when after exceed inspection period, and it’s founded the crack defect (cracklike flaw) or geometric defect (distortion shell), then it’s need fitness for service assessment which aim to determine the remaining strength, this one is related with RBI process for pull to failure and damage by degradation of defect.The fitness for service assessment is a set of quantitative used in RBI process to determine the integrity and remaining life of degraded static component. In this final project, we analyze the integrity and remaining strength at the pipeline based on API recommended practice 579 section 8 & 9,fitness for service assessment is performed to make sure that process plant equipment, such as Piping, pipeline, tanks, and pressure vessel, will operate safely and reliably for some desired future period and to make run or repair decisions. In the case study, the assessment of the component need the evaluating after level 1 & in API RP 579, until level 3, there is analyze stress with the finite element., each component will be reduced the pressure that approximate 10 % until that near has safety factor is 1. If the Safety factor not until 1 so the evaluating mus t be to repaired, retired,or replacement, then after the case study is conclude, that all component, which experienced failure, mainly in bulge for ratio of stress until below 1, for dent has safety factor below 1, and crack not save for level2.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id