Path: Top > S1-Final Project > Chemistry-FMIPA > 2008

OPTIMASI PEMECAHAN EMULSI AIR DALAM PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN CAMPURAN LARUTAN NaCl-ETANOL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:42:33
Oleh : FEBRINALDO EKA NUGRAHA (NIM 10503063), S1 - Department of Chemistry
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Pemecahan emulsi air, Pelumas bekas, Campuran larutan NaCl-Etanol

Pelumas adalah bahan yang diperoleh dari hasil pengolahan minyak bumi sebagai base oil dan aditif yang digunakan untuk mengurangi gesekan logam pada mesin. Pada saat ini, pelumas bekas dapat digunakan kembali melalui beberapa proses salah satunya adalah proses dewatering, yaitu proses pemisahan air yang teremulsi dalam pelumas bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi terbaik proses penurunan kadar air dalam pelumas bekas dengan cara memecah emulsi air dalam pelumas menggunakan pemecah emulsi larutan NaCl dalam pelarut air-etanol. Parameter proses yang dipelajari meliputi pengaruh konsentrasi elektrolit, konsentrasi alkohol dalam pelarut elektrolit, dan angka banding volume larutan elektrolit terhadap minyak pelumas bekas. Penentuan kadar air dalam setiap hasil yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan FTIR dengan teknik horizontal ATR. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah puncak serapan air dengan FTIR terjadi pada 3400 cm-1 yang merupakan puncak vibrasi ulur O-H. Kondisi terbaik untuk pemecahan emulsi air dalam pelumas bekas diperoleh adalah konsentrasi NaCl 1200 ppm, % alkohol dalam pelarut air-alkohol 50% dan angka banding volume larutan NaCl terhadap pelumas bekas 3 : 10. Dengan waktu setling sekitar 24 jam, pada kondisi tersebut kadar air dapat diturunkan dari 12,5 % hingga 1,3 %. Dalam penelitian ini juga diperoleh informasi bahwa penentuan kadar air dalam pelumas bekas dapat dilakukan dengan teknik horizontal ATR dengan linieritas yang cukup baik.

Deskripsi Alternatif :

Oil is a hydrocarbon compund as a result of refinenation of crude oil as a base oil and additive used to reduce metal friction in a machine. Nowadays used oil can be recycled by several procceses, one of which is dewatering. That is separation proses of emulsified water in oil. The aim of this research is to get the optimal condition of reducing the water content in used oil by breaking the water emulsion in oil using NaCl solution in water-ethanol solvent as a demulsifier. The studied proccess parameter consist of the effect of electrolyte concentration, alcohol volume in electrolyte solution, and the ratio of electrolyte solution volume to used oil volume. The determination of water content was measured by using FTIR with HATR technique. The result shows the presence of water absorption peak at 3400 cm-1 which is the peak of O-H translational vibration. The optimal condition of water emulsion breaking in the used oil was obtained at 1200 ppm NaCl concentration in 50% water-alcohol solvent, and at ration of 3:10 for electrolyte-used oil. In 24 hours settling time, the water content was reduced from 12.5% to 1.34%. this research also concludes that water content determination in the used oil can be done using HATR technique with good linearity.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Aminuddin Sulaeman, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...