Path: Top > S1-Final Project > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2017

UPAYA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS KOMUNITAS DI DESA RANCAMANYAR, KECAMATAN BALEENDEAH, KABUPATEN BANDUNG

COMMUNITY BASED ENVIRONMENTAL PROTECTION IN RANCAMANYAR VILLAGE, BANDUNG REGENCY

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:30:32
Oleh : FAIZ ECKMAL PHILARETTE, S1 - Regional and City Planning-SAPPK (faiz.eckmal@gmail.com)
Dibuat : 2017-10-02, dengan 1 file

Keyword : Perlindungan Lingkungan hidup, Pengelolaan Lingkungan hidup, Komunitas, Daerah Aliran Sungai
Subjek : Pengembangan Masyarakat
Nomor Panggil (DDC) : 307.14

Sungai Citarum secara luas dianggap sebagai salah satu sungai terbesar di Indonesia, mendukung kebutuhan air bersih di Jawa Barat dan ibu kota Indonesia DKI Jakarta. Namun, Sungai Citarum juga dianggap sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia. Kontradiksi ini tentunya paling dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di sepanjang sungai sungai citarum, terutama di bagian hulu sungai. Agar masyarakat yang tinggal di hulu sungai dapat hidup berdampingan dengan sungai itu sendiri, harus ada perlindungan lingkungan hidup berbasis komunitas, sehingga bisa dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri hingga pada tingkatan terkecil. Perlindungan lingkungan hidup berbasis komunitas (Community Based Environmental Protection/CBEP) adalah sebuah konsep yang dikenalkan oleh United States of America Environmental Peotection Agency (EPA). CBEP menekankan pada pengambilan keputusan lingkungan hidup kolaboratif, hollistik, yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tertentu dalam usaha mereka dalam mengatasi tantangan lingkungan hidup. Penelitian ini berusaha untuk menemukenali prinsip dari perlindungan lingkungan hidup berbasis komunitas milik US EPA, pada kerangka kerja yang dapat dirancang dengan baik untuk perlindungan lingkungan hidup bagi masyarakat di Indonesia, dengan studi kasus Desa Rancamanyar, Kabupaten Bandung. Dengan demikian, dapat membantu masyarakat untuk melakukan konservasi lingkungan hidup secara mandiri, sehingga menjamin kesehatan dan sanitasi bagi masyarakat mereka.

Deskripsi Alternatif :

The Citarum River is widely regarded as one of the largest rivers in Indonesia, supporting clean water needs in West Java and the capital city of DKI Jakarta. However, the Citarum River is also considered one of the most polluted rivers in the world. This contradiction is certainly most felt by people living along the river Citarum river, especially in the upper part of the river. In order for people living in the upper river to coexist with the river itself, there must be community-based environmental protection, so that it can be implemented by the community itself to the smallest level. Community Based Environmental Protection (CBEP) is a concept introduced by the United States Environmental Energy Peoples Agency (EPA). The CBEP emphasizes collaborative, hollistic environmental decision making that is appropriate to meet the needs of particular communities in their efforts to address environmental challenges. This research seeks to identify principles of US EPA's community-based environmental protection, on a well-designed framework for environmental protection for Indonesians, with Rancamanyar Village case study, Bandung District. Thus, it can help communities to do environmental conservation independently, thus ensuring health and sanitation for their communities.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Ir Teti Armiati Argo MES Phd, Editor: Yoninur Almira

File PDF...