Path: Top > S1-Final Project > Mechanical Engineering-FTMD > 2009

PENGUKURAN OUTLET OPENING RUNNER TURBIN FRANCIS DENGAN LASER SCANNER

MEASUREMENT OF FRANCIS TURBINE RUNNER OUTLET OPENING USING LASER SCANNER

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:40:49
Oleh : FAHMI SEPTIAN (NIM : 13104158); Pembimbing Utama: Dr. Ing. Ir. Indra Djodikusumo, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : Outlet Opening; Runner; sudu, outlet opening, laser scanner, pengukuran.

Kesalahan geometri yang dihasilkan dari setiap proses produksi dapat mengakibatkan masalah fungsional pada sistem turbin air saat operasional. Masalah tersebut dapat berupa kecilnya daya keluaran, getaran/dinamika, kavitasi, dan gesekan antarkomponen. Oleh karena itu, pengukuran dimensi dan geometri komponen menjadi hal mendasar dan penting diterapkan dalam setiap produksi.


Dengan bertujuan untuk mengetahui kualitas produk, terutama runner, maka dibutuhkan verifikasi dimensi dan geometri dari setiap komponen pada akhir proses manufaktur yang dijalani. Fokus verifikasi dimensi dan geometri pada


tugas sarjana ini berada pada komponen runner yang paling krusial, yaitu sudu.


Penggunaan laser scanner sebagai alat akuisisi fisik sudu menjadi titik berat studi. Dengan pengukuran non kontak tersebut, verifikasi geometri dilakukan untuk membandingkan geometri sudu aktual terhadap model CAD nominal sudu.


Piranti lunak yang digunakan untuk mengukur geometri sudu pada tugas sarjana ini adalah Pro/Engineer dan Geomagic Studio. Langkah-langkah pengukuran data hasil scanning pada kedua piranti lunak tersebut dijelaskan secara rinci untuk memberikan gambaran prosedur yang dijalankan.


Analisis pengukuran dari sudu dan terutama outlet opening menyatakan geometri sudu dalam keadaan baik. Hal ini terlihat dari penyimpangan terbesar sudut trailing edge sudu dari nilai rata-rata maksimal sebesar 0,6 o. Jika dikonversi ke jarak maka penyimpangan tersebut ke arah negatif sebesar -2,41 mm dari nilai rata-rata. Nilai tersebut juga menyatakan penyimpangan terbesar berharga -2,5%.

Deskripsi Alternatif :

Geometrical error, given by the production process, results in functional problems in hydro turbine system. These problems include less output power, vibration, cavitation, and friction between parts. Hence, dimentional and


geometrical measurement become the fundamental and essential action to be done in each production processes to prevent or reduce further functional problems.


Dimentional and geometrical verification for each parts in manufacturing processes are needed to know how the quality of the parts. This final project focuses on the most crucial part in the runner, the blades.


Laser scanner was utilized as a scanning device which converting physical model into digital model. Using this non contact measuring technology, geometrical verification was done by comparing the scanning data (actual blade)


to nominal CAD model. Pro/Engineer and Geomagic Studio are employed as the geometrical measuring softwares. Measuring steps of scanning data in these softwares are clearly given to show the procedures. Measuring analysis for blades, especially the outlet opening, shows a good condition of bladesÂ’ geometry. This is shown from the maximum angle deviation which is in the value of 0.6 o. If it is converted into distance, that will be -2.41 mm from its average. Moreover, this also means that maximum distance deviation is -2.5%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing Utama: Dr. Ing. Ir. Indra Djodikusumo
    , Editor: PKL-SMK

File PDF...